AIM ASEAN Roadshow Kota Surabaya, Staf Khusus Presiden Dorong Transformasi UMKM di Jawa Timur

Hubungi Kami AIM ASEAN Roadshow Kota Surabaya, Staf Khusus Presiden Dorong Transformasi UMKM di Jawa Timur Sumber : https://duta.co/aim-asean-roadshow-kota-surabaya-staf-khusus-presiden-dorong-transformasi-umkm-di-jawa-timur Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, terus mendorong percepatan transformasi digital UMKM. Itu diwujudkan melalui berbagai kolaborasi dengan pemerintah daerah, sektor swasta, serta komunitas masyarakat. Itu dilakukan menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah. Salah satu kegiatan yang mendukung upaya tersebut adalah AIM ASEAN Roadshow Kota Surabaya yang diselenggarakan di Gedung Jatim Expo pada Kamis (16/4/2026). Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 750 pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha di Kota Surabaya dan sekitarnya. Program ini bertujuan untuk memperluas pemahaman serta pemanfaatan teknologi digital dalam pengembangan bisnis, sekaligus menjembatani kesenjangan antara akses teknologi dan penerapan nyata di lapangan. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjadi peningkatan kapasitas digital pelaku usaha secara signifikan, di mana setidaknya 30 – 40% peserta mampu mulai mengadopsi tools digital secara langsung dalam operasional bisnisnya, serta mendorong peningkatan produktivitas usaha kedepannya. Permasalahan UMKM Menurut Tiar Karbala, permasalahan utama dalam adopsi kecerdasan buatan (AI) oleh UMKM bukan terletak pada keterlambatan dalam mengenal teknologi tersebut. Tantangan yang lebih mendasar adalah kesenjangan antara paparan teknologi dan penerapan nyata di lapangan. Banyak UMKM telah diperkenalkan dengan berbagai teknologi digital, namun belum memiliki literasi bisnis dan digital yang memadai, dukungan pendampingan, akses pembiayaan, maupun ekosistem yang memungkinkan teknologi tersebut benar-benar digunakan secara berkelanjutan. Tiar menekankan adopsi teknologi, termasuk AI, oleh pelaku UMKM tidak dapat berdiri sendiri, melainkan bergantung pada kesiapan ekosistem yang mendukung. Dalam konteks ini, pemerintah berperan sebagai ecosystem enabler yang mendorong kolaborasi lintas aktor, mulai dari pelaku usaha, platform digital, hingga lembaga pendukung. Hal ini diperlukan untuk memastikan transformasi digital berjalan secara inklusif dan berkelanjutan. Ia juga menegaskan bahwa tantangan utama saat ini bukan terletak pada ketersediaan teknologi, melainkan pada kesenjangan literasi, akses dan kesiapan pengguna. Sehingga, diperlukan pendekatan seimbang antara mendorong inovasi dan memastikan perlindungan, agar adopsi teknologi dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan produktivitas UMKM. Panelis lain dalam kegiatan tersebut, Sitti Raisya Fitri (Co-Founder Kasir Pintar), menambahkan bahwa dari sisi praktis, teknologi digital telah memberikan solusi konkret bagi pelaku UMKM, khususnya dalam pengelolaan keuangan usaha. Melalui pemanfaatan aplikasi kasir digital dan sistem pencatatan terintegrasi, pelaku usaha dapat mencatat transaksi secara lebih akurat, memantau arus kas, serta memperoleh gambaran kondisi bisnis secara real-time. Kemudahan ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga membantu pelaku UMKM dalam mengambil keputusan usaha berbasis data. Sehingga, ketika ekosistem pendukung telah tersedia dan teknologi dirancang sesuai kebutuhan pengguna, adopsi digital dapat secara langsung mendorong keberlanjutan usaha UMKM. Di Jawa Timur, khususnya Kota Surabaya sebagai salah satu pusat ekonomi regional, UMKM memegang peran yang sangat dominan. Berdasarkan data Sistem Informasi Data Tunggal UMKM oleh Kementerian UMKM per 31 Oktober 2025, jumlah UMKM di Jawa Timur tercatat sebanyak 4,58 juta unit, dan telah menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur mencapai 5,33%. Namun, sebagian besar pelaku usaha masih berada pada tahap awal digitalisasi, dengan keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi lanjutan seperti kecerdasan buatan (AI), pengolahan data dan sistem manajemen digital. Kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga sore hari tersebut diisi dengan diskusi, berbagi pengalaman, serta sesi pembelajaran mengenai pemanfaatan teknologi digital dalam pengembangan usaha. Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan tidak hanya memperoleh wawasan baru mengenai peluang pemanfaatan teknologi, tetapi juga mendapatkan inspirasi dan jejaring kolaborasi yang dapat membantu mereka mengembangkan usaha secara lebih berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat kesadaran pelaku UMKM mengenai pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi agar mampu meningkatkan daya saing di tengah perubahan pasar yang semakin cepat. Wagub Emil: Pemerintah Daerah Konsisten Dorong Penguatan UMKM Kegiatan AIM ASEAN Roadshow di Surabaya kali ini dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak. Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menekankan pentingnya kolaborasi untuk mendukung UMKM lokal. Sebagai contoh, Wagub Emil Dardak menyambut baik kebijakan pemerintah pusat dengan program-program utamanya yang memberikan dampak ekonomi positif bagi UMKM. Wagub Emil Dardak juga mengapresiasi kedatangan Staf Khusus Presiden Tiar Karbala yang ikut serta dalam transformasi UMKM di daerah-daerah, khususnya Jawa Timur. Selain itu, Emil Dardak juga mendorong para pelaku UMKM untuk mulai memanfaatkan teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan (AI), dalam menjalankan usaha mereka. Menurutnya, teknologi tersebut dapat membantu pelaku usaha bekerja dengan lebih cepat dan mudah. Wakil Gubernur yang telah ikut serta memimpin Jawa Timur sejak 2018 bersama Gubernur Khofifah Indar Parawansa ini menyatakan dukungannya terhadap kegiatan pelatihan AI sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem UMKM dan mempercepat pemanfaatan teknologi digital di level daerah. Diskusi dan Pelatihan Kegiatan ini juga dilanjutkan dengan pelatihan teknis yang menghadirkan narasumber dari kalangan pemerintah serta pelaku usaha yang telah berhasil mengintegrasikan teknologi dalam pengembangan bisnis mereka. Materi pelatihan disusun oleh KUMPUL Impact sebagai mitra pelaksana dengan pendekatan yang praktis dan aplikatif, sehingga pelaku usaha dapat langsung mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan usaha sehari-hari. Program AIM ASEAN sendiri merupakan inisiatif regional yang dijalankan oleh ASEAN Foundation bersama AVPN, dengan tujuan memperluas literasi teknologi dan pemanfaatan kecerdasan buatan di kawasan Asia Tenggara. Di Indonesia, program ini dilaksanakan bersama KUMPUL Impact sebagaimitra pelaksana. Program ini mendapat dukungan dari sejumlah pihak, seperti Dinas Koperasi Dan UMKM Provinsi Jatim; Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan Kota Surabaya; Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Gresik, dan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo. Most Recent Posts Tiar Nabilla Karbala Dorong Digitalisasi UMKM di Palembang, Wujudkan Visi Presiden Prabowo Pemerintah Genjot Digitalisasi UMKM Lewat AI, Ini Strateginya Dorong Daya Saing, Pemerintah Percepat Digitalisasi UMKM Lewat Pelatihan AI Dukung Visi Presiden, Tiar N Karbala Dorong Transformasi UMKM Palembang Category <lidata-term-id=”16″> BERITA & PUBLIKASI (80) <lidata-term-id=”1″> UMKM & Teknologi (18)
Ratusan UMKM Palembang Latih Kecerdasan Buatan Pacu Produktivitas

Hubungi Kami Sumber : https://rri.co.id/palembang/ekonomi/umkm/2319240/ratusan-umkm-palembang-latih-kecerdasan-buatan-pacu-produktivitas Ratusan UMKM Palembang Latih Kecerdasan Buatan Pacu Produktivitas RRI.CO.ID, Palembang – Sebanyak 300 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Palembang mulai melirik kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) sebagai senjata baru untuk memenangkan persaingan di pasar digital. Melalui gerakan “Sultan Muda Sumsel”, para pelaku usaha ini dibekali keterampilan teknis agar operasional bisnis mereka menjadi lebih efektif dan efisien. Pelatihan yang diinisiasi oleh AIM ASEAN dan Kumpul Impact ini berlangsung di Ballroom Sriwijaya Gedung OJK Sumatera Selatan, Rabu, 8 April 2026. Langkah ini dinilai strategis mengingat pemanfaatan teknologi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan untuk bertahan di era disrupsi. Staf Khusus Presiden RI Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, menekankan bahwa penggunaan AI harus diarahkan pada hal-hal praktis yang langsung menyentuh beban kerja harian pelaku usaha. “Kami ingin mendorong program yang sangat praktikal dan mampu membantu teman-teman UMKM supaya kehidupannya lebih ringan. Contohnya untuk membuat konten, poster, caption, hingga mempermudah pembuatan laporan keuangan,” ujar Tiar kepada wartawan usai menyampaikan materi kepada peserta pelatihan. Namun, di tengah kemudahan tersebut, Tiar juga memberikan catatan kritis mengenai aspek moral penggunaan teknologi. Menurutnya, literasi yang buruk terhadap AI berisiko membuka celah kejahatan digital, seperti penipuan suara atau pembuatan video tiruan tokoh publik untuk narasi negatif. “Banyak sisi positif, tapi ada juga negatifnya seperti digunakan untuk menipu orang. Karena itu, penggunaan teknologi harus dibarengi dengan literasi yang baik dan penggunaan yang beretika,” tegasnya. Tiar juga menggarisbawahi bahwa pola edukasi digital di Indonesia harus bertransformasi. Alih-alih hanya berkutat di hotel atau gedung besar, literasi teknologi dan keuangan harus masuk ke pusat aktivitas ekonomi masyarakat dan lembaga pendidikan. “Edukasi itu jangan berhenti di gedung-gedung besar, tapi harus masuk ke pasar, ke ruko, hingga ke kampus dan sekolah. Kita harus membina ‘Sultan Muda’ Sumatera Selatan ini dari embrionya, karena 10 tahun lagi merekalah yang akan memegang kendali,” tambah Tiar. Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, yang turut hadir dalam kesempatan tersebut, menyambut baik inisiatif ini. Ia berharap pelaku UMKM lokal tidak hanya menjadi penonton atau korban kemajuan teknologi, melainkan mampu mengonversinya menjadi peluang ekonomi yang nyata. Setelah Palembang, rangkaian pelatihan serupa dijadwalkan akan menyambangi beberapa kota lain di Indonesia, mulai dari Tarakan di Kalimantan, Surabaya, hingga beberapa kota di Sulawesi Utara. Most Recent Posts AIM ASEAN Roadshow Kota Surabaya, Staf Khusus Presiden Dorong Transformasi UMKM di Jawa Timur Tiar Nabilla Karbala Dorong Digitalisasi UMKM di Palembang, Wujudkan Visi Presiden Prabowo Pemerintah Genjot Digitalisasi UMKM Lewat AI, Ini Strateginya Dorong Daya Saing, Pemerintah Percepat Digitalisasi UMKM Lewat Pelatihan AI Category <lidata-term-id=”16″> BERITA & PUBLIKASI (82) <lidata-term-id=”1″> UMKM & Teknologi (16)
Tiar Nabilla Karbala Dorong Digitalisasi UMKM di Palembang, Wujudkan Visi Presiden Prabowo

Hubungi Kami Tiar Nabilla Karbala Dorong Digitalisasi UMKM di Palembang, Wujudkan Visi Presiden Prabowo Sumber : https://radarpalembang.bacakoran.co/read/23065/tiar-nabilla-karbala-dorong-digitalisasi-umkm-di-palembang-wujudkan-visi-presiden-prabowo#goog_rewarded Palembang – Kepedulian Presiden Prabowo Subianto terhadap penguatan UMKM serta peningkatan pemanfaatan teknologi digital tercermin dalam berbagai kebijakan dan program pemerintah. Komitmen tersebut juga menjadi bagian dari agenda pembangunan nasional yang tertuang dalam poin-poin Asta Cita Presiden. Dalam salah satu rapat terbatas di Istana Merdeka belum lama ini, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pelaku UMKM perlu memanfaatkan teknologi digital agar mampu bersaing dengan produk impor di pasar nasional maupun global. Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, turut mengimplementasikan arahan Presiden tersebut dengan mendukung berbagai inisiatif digitalisasi UMKM yang dilakukan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun komunitas masyarakat. Salah satu bentuk dukungan tersebut terlihat dalam kegiatan AIM ASEAN Roadshow Palembang, yang melibatkan pelaku UMKM dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan usaha. Kegiatan dilaksanakan di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Sumatera Selatan pada Rabu, 8 April 2026, dengan melibatkan sekitar 300 pelaku UMKM di Kota Palembang. Dalam sesi diskusi, Tiar Nabilla Karbala menegaskan bahwa teknologi kecerdasan buatan harus menjadi peluang bagi UMKM untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha. “Sebagaimana arahan presiden Prabowo Subianto, pemerintah harus memberdayakan UMKM dengan pemanfaatan teknologi. Terkait teknologi AI, teknologi ini tidak hanya relevan bagi perusahaan besar. Pelaku UMKM pada level mikro atau usaha kecil juga dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan efisiensi usaha, memahami pasar, serta mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif. Bahkan, pelaku UMKM di sektor makanan dan minuman dapat memanfaatkan AI untuk membantu mengembangkan resep menu baru,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima RRI, Jumat, 11 April 2026. Pemerintah pusat menilai bahwa transformasi digital UMKM masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan literasi digital serta kesenjangan akses teknologi di berbagai wilayah. Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong program kolaboratif yang melibatkan sektor swasta, akademisi, serta organisasi masyarakat guna memperluas akses pengetahuan dan pemanfaatan teknologi digital bagi masyarakat. Kegiatan AIM ASEAN Roadshow Palembang menjadi contoh kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta mitra masyarakat. Pelatihan dalam kegiatan ini membekali peserta UMKM dengan pemahaman dasar mengenai kecerdasan buatan, tahapan adopsi AI dalam bisnis, hingga prinsip penggunaan AI secara bertanggung jawab. KUMPUL Impact sebagai mitra pelaksana menyusun materi pelatihan secara praktis agar pelaku usaha dapat langsung menerapkan teknologi tersebut dalam kegiatan bisnis sehari-hari. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan turut mendukung penuh kegiatan ini. Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menyebut program pelatihan ini selaras dengan inisiatif “Seratus Ribu Sultan Muda”. Seratus Ribu Sultan Muda merupakan inisiatif yang digagas oleh Gubernur Herman Deru dalam menciptakan wirausahawan baru yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Selain diskusi panel mengenai etika pemanfaatan teknologi bagi pelaku usaha, kegiatan ini juga dilanjutkan dengan pelatihan teknis yang dilaksanakan pada Kamis (9 April 2026). Diskusi dan pelatihan tersebut melibatkan narasumber dan trainer dari pemerintah, akademisi, serta pelaku usaha untuk membahas peluang sekaligus tanggung jawab dalam penggunaan teknologi digital. Program AIM ASEAN merupakan inisiatif regional yang dijalankan oleh ASEAN Foundation bersama AVPN. Di Indonesia, program ini dilaksanakan bersama KUMPUL Impact sebagai mitra pelaksana. Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap semakin banyak pelaku UMKM mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal sehingga dapat meningkatkan produktivitas usaha, memperluas akses pasar, serta memperkuat daya saing ekonomi daerah dan nasional di era ekonomi digital. Dalam sesi diskusi, Tiar Nabilla Karbala menegaskan, teknologi kecerdasan buatan harus menjadi peluang bagi UMKM untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha. “Sebagaimana arahan presiden Prabowo Subianto, pemerintah harus memberdayakan UMKM dengan pemanfaatan teknologi. Terkait teknologi AI, teknologi ini tidak hanya relevan bagi perusahaan besar. Pelaku UMKM pada level mikro atau usaha kecil juga dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan efisiensi usaha, memahami pasar, serta mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif,” ujarnya. Bahkan, lanjutnya, pelaku UMKM di sektor makanan dan minuman dapat memanfaatkan AI untuk membantu mengembangkan resep menu baru. Pemerintah pusat menilai bahwa transformasi digital UMKM masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan literasi digital serta kesenjangan akses teknologi di berbagai wilayah. Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong program kolaboratif yang melibatkan sektor swasta, akademisi, serta organisasi masyarakat guna memperluas akses pengetahuan dan pemanfaatan teknologi digital bagi masyarakat. Pemerintah pusat menilai bahwa transformasi digital UMKM masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan literasi digital serta kesenjangan akses teknologi di berbagai wilayah. Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong program kolaboratif yang melibatkan sektor swasta, akademisi, serta organisasi masyarakat guna memperluas akses pengetahuan dan pemanfaatan teknologi digital bagi masyarakat. Pelatihan dalam kegiatan ini membekali peserta UMKM dengan pemahaman dasar mengenai kecerdasan buatan, tahapan adopsi AI dalam bisnis, hingga prinsip penggunaan AI secara bertanggung jawab. KUMPUL Impact sebagai mitra pelaksana menyusun materi pelatihan secara praktis agar pelaku usaha dapat langsung menerapkan teknologi tersebut dalam kegiatan bisnis sehari-hari. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan turut mendukung penuh kegiatan ini. Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menyebut program pelatihan ini selaras dengan inisiatif “Seratus Ribu Sultan Muda”. Seratus Ribu Sultan Muda merupakan inisiatif yang digagas oleh Gubernur Herman Deru dalam menciptakan wirausahawan baru yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Program AIM ASEAN merupakan inisiatif regional yang dijalankan oleh ASEAN Foundation bersama AVPN. Di Indonesia, program ini dilaksanakan bersama KUMPUL Impact sebagai mitra pelaksana. Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap semakin banyak pelaku UMKM mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal sehingga dapat meningkatkan produktivitas usaha, memperluas akses pasar, serta memperkuat daya saing ekonomi daerah dan nasional di era ekonomi digital. Acara yang berlangsung di Kantor OJK Regional 7 yang membawahi wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pihak, antara lain Gubernur Sumatera Selatan Dr. Herman Deru, S.H., M.M., Kepala OJK Regional 7 Arifin Susanto, S.E., M.Sc., Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital Tiar Nabilla Karbala, S.Mn., M.Sc., serta Associate Director KUMPUL Impact Sarita Anggun Kinanti. Most Recent Posts Tiar Nabilla Karbala Dorong Digitalisasi UMKM di Palembang, Wujudkan Visi Presiden Prabowo Pemerintah Genjot Digitalisasi UMKM Lewat AI, Ini Strateginya Dorong Daya Saing, Pemerintah Percepat Digitalisasi UMKM Lewat Pelatihan AI Dukung Visi Presiden, Tiar N Karbala Dorong Transformasi UMKM Palembang Category BERITA & PUBLIKASI (80) UMKM & Teknologi (17)
Pemerintah Genjot Digitalisasi UMKM Lewat AI, Ini Strateginya

Hubungi Kami Pemerintah Genjot Digitalisasi UMKM Lewat AI, Ini Strateginya Sumber : https://wartaekonomi.co.id/read607276/pemerintah-genjot-digitalisasi-umkm-lewat-ai-ini-strateginya Warta Ekonomi, Jakarta – Prabowo Subianto mendorong percepatan digitalisasi UMKM melalui pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), guna meningkatkan daya saing terhadap produk impor di pasar domestik dan global. Komitmen tersebut diimplementasikan melalui berbagai program, salah satunya kegiatan AIM ASEAN Roadshow di Palembang yang melibatkan sekitar 300 pelaku UMKM. Arahan tersebut ditegaskan dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, yang menekankan pentingnya adopsi teknologi digital oleh pelaku UMKM sebagai bagian dari agenda pembangunan nasional dalam kerangka Asta Cita. Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, menyatakan pemanfaatan AI menjadi peluang strategis bagi pelaku usaha skala kecil. “Sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah harus memberdayakan UMKM dengan pemanfaatan teknologi. Terkait teknologi AI, teknologi ini tidak hanya relevan bagi perusahaan besar. Pelaku UMKM pada level mikro atau usaha kecil juga dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan efisiensi usaha, memahami pasar, serta mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif. Bahkan, pelaku UMKM di sektor makanan dan minuman dapat memanfaatkan AI untuk membantu mengembangkan resep menu baru,” ujarnya, dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (9/4/2026). Kegiatan AIM ASEAN Roadshow Palembang diselenggarakan di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Sumatera Selatan pada Rabu (8/4/2026). Program ini mempertemukan pelaku UMKM dengan pemerintah, akademisi, dan komunitas untuk memperkuat pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan usaha. Pemerintah menilai transformasi digital UMKM masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain keterbatasan literasi digital dan kesenjangan akses teknologi antarwilayah. Untuk itu, pemerintah mendorong kolaborasi lintas sektor guna memperluas akses pengetahuan dan penggunaan teknologi digital. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini menghadirkan pelatihan praktis terkait pemanfaatan AI, mulai dari pengenalan dasar, tahapan adopsi dalam bisnis, hingga prinsip penggunaan yang bertanggung jawab. Materi pelatihan disusun oleh KUMPUL Impact sebagai mitra pelaksana agar dapat langsung diterapkan dalam operasional usaha. Pemerintah daerah turut mendukung program tersebut. Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menyatakan kegiatan ini sejalan dengan program “Seratus Ribu Sultan Muda” yang bertujuan mencetak wirausahawan baru berbasis teknologi. Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar adaptif terhadap perkembangan digital. Selain diskusi panel mengenai etika penggunaan teknologi, kegiatan juga dilanjutkan dengan pelatihan teknis pada Kamis (9/4/2026) yang melibatkan narasumber dari pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha. Program AIM ASEAN merupakan inisiatif regional yang dijalankan oleh ASEAN Foundation bersama AVPN, serta didukung pelaksana di Indonesia oleh KUMPUL Impact. Melalui program ini, pemerintah menargetkan peningkatan produktivitas, perluasan akses pasar, dan penguatan daya saing UMKM sebagai bagian dari pengembangan ekonomi digital nasional. Most Recent Posts Pemerintah Genjot Digitalisasi UMKM Lewat AI, Ini Strateginya Dorong Daya Saing, Pemerintah Percepat Digitalisasi UMKM Lewat Pelatihan AI Dukung Visi Presiden, Tiar N Karbala Dorong Transformasi UMKM Palembang Dukung Visi Presiden terkait Kewirausahaan dan Pemanfaatan Teknologi Digital, Staf Khusus Presiden Tiar N. Karbala Dorong Transformasi UMKM di Palembang Category BERITA & PUBLIKASI (79) UMKM & Teknologi (17)
Dorong Daya Saing, Pemerintah Percepat Digitalisasi UMKM Lewat Pelatihan AI

Hubungi Kami Dorong Daya Saing, Pemerintah Percepat Digitalisasi UMKM Lewat Pelatihan AI Sumber : https://nasional.kontan.co.id/news/dorong-daya-saing-pemerintah-percepat-digitalisasi-umkm-lewat-pelatihan-ai JAKARTA. Pemerintah mempercepat transformasi digital pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan daya saing, seiring dorongan pemanfaatan teknologi dalam agenda pembangunan nasional. Komitmen tersebut ditegaskan Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, yang menekankan pentingnya adopsi teknologi digital agar UMKM mampu bersaing dengan produk impor, baik di pasar domestik maupun global. Arah kebijakan itu kemudian ditindaklanjuti melalui berbagai program, salah satunya AIM ASEAN Roadshow di Palembang. Kegiatan yang digelar di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Selatan pada 8 April 2026 ini melibatkan sekitar 300 pelaku UMKM dan sejumlah pemangku kepentingan. Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, mengatakan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) menjadi peluang bagi UMKM untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas usaha. “Pelaku UMKM, termasuk usaha mikro, dapat memanfaatkan AI untuk meningkatkan efisiensi, memahami pasar, hingga menyusun strategi pemasaran yang lebih efektif,” ujarnya dalam keterangannya seperti dikutip, Kamis (9/4/2026). Menurut pemerintah, transformasi digital UMKM masih menghadapi tantangan, terutama keterbatasan literasi digital dan kesenjangan akses teknologi di berbagai daerah. Karena itu, pendekatan kolaboratif terus didorong dengan melibatkan sektor swasta, akademisi, dan komunitas untuk memperluas akses pengetahuan dan teknologi. Kegiatan di Palembang menjadi contoh kolaborasi lintas sektor tersebut. Selain diskusi, peserta juga mendapatkan pelatihan teknis mengenai dasar-dasar AI, tahapan adopsi dalam bisnis, serta prinsip penggunaan teknologi yang bertanggung jawab. Materi disusun secara praktis oleh KUMPUL Impact agar dapat langsung diterapkan dalam kegiatan usaha sehari-hari. Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan turut mendukung program ini. Inisiatif tersebut dinilai sejalan dengan program “Seratus Ribu Sultan Muda” yang bertujuan mencetak wirausahawan baru yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Program AIM ASEAN sendiri merupakan inisiatif regional yang dijalankan oleh ASEAN Foundation bersama AVPN, dengan KUMPUL Impact sebagai mitra pelaksana di Indonesia. Melalui program ini, pemerintah berharap semakin banyak UMKM mampu mengadopsi teknologi digital untuk meningkatkan produktivitas, memperluas pasar, dan memperkuat daya saing ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional Most Recent Posts Dorong Daya Saing, Pemerintah Percepat Digitalisasi UMKM Lewat Pelatihan AI Dukung Visi Presiden, Tiar N Karbala Dorong Transformasi UMKM Palembang Dukung Visi Presiden terkait Kewirausahaan dan Pemanfaatan Teknologi Digital, Staf Khusus Presiden Tiar N. Karbala Dorong Transformasi UMKM di Palembang Dukung Visi Prabowo, Staf Khusus Tiar Karbala Percepat Digitalisasi UMKM Palembang Category BERITA & PUBLIKASI (78) UMKM & Teknologi (17)
Dukung Visi Presiden, Tiar N Karbala Dorong Transformasi UMKM Palembang

Hubungi Kami Dukung Visi Presiden, Tiar N Karbala Dorong Transformasi UMKM Palembang Sumber : https://rri.co.id/palembang/asta-cita/2324522/dukung-visi-presiden-tiar-n-karbala-dorong-transformasi-umkm-palembang?nocache=true Palembang – Kepedulian Presiden Prabowo Subianto terhadap penguatan UMKM serta peningkatan pemanfaatan teknologi digital tercermin dalam berbagai kebijakan dan program pemerintah. Komitmen tersebut juga menjadi bagian dari agenda pembangunan nasional yang tertuang dalam poin-poin Asta Cita Presiden. Dalam salah satu rapat terbatas di Istana Merdeka belum lama ini, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pelaku UMKM perlu memanfaatkan teknologi digital agar mampu bersaing dengan produk impor di pasar nasional maupun global. Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, turut mengimplementasikan arahan Presiden tersebut dengan mendukung berbagai inisiatif digitalisasi UMKM yang dilakukan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun komunitas masyarakat. Salah satu bentuk dukungan tersebut terlihat dalam kegiatan AIM ASEAN Roadshow Palembang, yang melibatkan pelaku UMKM dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan usaha. Kegiatan dilaksanakan di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Sumatera Selatan pada Rabu, 8 April 2026, dengan melibatkan sekitar 300 pelaku UMKM di Kota Palembang. Dalam sesi diskusi, Tiar Nabilla Karbala menegaskan bahwa teknologi kecerdasan buatan harus menjadi peluang bagi UMKM untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha. “Sebagaimana arahan presiden Prabowo Subianto, pemerintah harus memberdayakan UMKM dengan pemanfaatan teknologi. Terkait teknologi AI, teknologi ini tidak hanya relevan bagi perusahaan besar. Pelaku UMKM pada level mikro atau usaha kecil juga dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan efisiensi usaha, memahami pasar, serta mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif. Bahkan, pelaku UMKM di sektor makanan dan minuman dapat memanfaatkan AI untuk membantu mengembangkan resep menu baru,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima RRI, Jumat, 11 April 2026. Pemerintah pusat menilai bahwa transformasi digital UMKM masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan literasi digital serta kesenjangan akses teknologi di berbagai wilayah. Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong program kolaboratif yang melibatkan sektor swasta, akademisi, serta organisasi masyarakat guna memperluas akses pengetahuan dan pemanfaatan teknologi digital bagi masyarakat. Kegiatan AIM ASEAN Roadshow Palembang menjadi contoh kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta mitra masyarakat. Pelatihan dalam kegiatan ini membekali peserta UMKM dengan pemahaman dasar mengenai kecerdasan buatan, tahapan adopsi AI dalam bisnis, hingga prinsip penggunaan AI secara bertanggung jawab. KUMPUL Impact sebagai mitra pelaksana menyusun materi pelatihan secara praktis agar pelaku usaha dapat langsung menerapkan teknologi tersebut dalam kegiatan bisnis sehari-hari. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan turut mendukung penuh kegiatan ini. Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menyebut program pelatihan ini selaras dengan inisiatif “Seratus Ribu Sultan Muda”. Seratus Ribu Sultan Muda merupakan inisiatif yang digagas oleh Gubernur Herman Deru dalam menciptakan wirausahawan baru yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Selain diskusi panel mengenai etika pemanfaatan teknologi bagi pelaku usaha, kegiatan ini juga dilanjutkan dengan pelatihan teknis yang dilaksanakan pada Kamis (9 April 2026). Diskusi dan pelatihan tersebut melibatkan narasumber dan trainer dari pemerintah, akademisi, serta pelaku usaha untuk membahas peluang sekaligus tanggung jawab dalam penggunaan teknologi digital. Program AIM ASEAN merupakan inisiatif regional yang dijalankan oleh ASEAN Foundation bersama AVPN. Di Indonesia, program ini dilaksanakan bersama KUMPUL Impact sebagai mitra pelaksana. Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap semakin banyak pelaku UMKM mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal sehingga dapat meningkatkan produktivitas usaha, memperluas akses pasar, serta memperkuat daya saing ekonomi daerah dan nasional di era ekonomi digital. Most Recent Posts Dukung Visi Presiden, Tiar N Karbala Dorong Transformasi UMKM Palembang Dukung Visi Presiden terkait Kewirausahaan dan Pemanfaatan Teknologi Digital, Staf Khusus Presiden Tiar N. Karbala Dorong Transformasi UMKM di Palembang Dukung Visi Prabowo, Staf Khusus Tiar Karbala Percepat Digitalisasi UMKM Palembang Staf Khusus Presiden Tiar N. Karbala Dorong Transformasi UMKM di Palembang Category <lidata-term-id=”16″> BERITA & PUBLIKASI (77) <lidata-term-id=”1″> UMKM & Teknologi (17)
Dukung Visi Presiden, Tiar N Karbala Dorong Transformasi UMKM Palembang

Hubungi Kami Dukung Visi Presiden, Tiar N Karbala Dorong Transformasi UMKM Palembang Sumber : https://rri.co.id/palembang/asta-cita/2324522/dukung-visi-presiden-tiar-n-karbala-dorong-transformasi-umkm-palembang?nocache=true Kepedulian Presiden Prabowo Subianto terhadap penguatan UMKM serta peningkatan pemanfaatan teknologi digital tercermin dalam berbagai kebijakan dan program pemerintah. Komitmen tersebut juga menjadi bagian dari agenda pembangunan nasional yang tertuang dalam poin-poin Asta Cita Presiden. Dalam salah satu rapat terbatas di Istana Merdeka belum lama ini, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pelaku UMKM perlu memanfaatkan teknologi digital agar mampu bersaing dengan produk impor di pasar nasional maupun global. Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, turut mengimplementasikan arahan Presiden tersebut dengan mendukung berbagai inisiatif digitalisasi UMKM yang dilakukan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun komunitas masyarakat. Salah satu bentuk dukungan tersebut terlihat dalam kegiatan AIM ASEAN Roadshow Palembang, yang melibatkan pelaku UMKM dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan usaha. Kegiatan dilaksanakan di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Sumatera Selatan pada Rabu, 8 April 2026, dengan melibatkan sekitar 300 pelaku UMKM di Kota Palembang. Dalam sesi diskusi, Tiar Nabilla Karbala menegaskan bahwa teknologi kecerdasan buatan harus menjadi peluang bagi UMKM untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha. “Sebagaimana arahan presiden Prabowo Subianto, pemerintah harus memberdayakan UMKM dengan pemanfaatan teknologi. Terkait teknologi AI, teknologi ini tidak hanya relevan bagi perusahaan besar. Pelaku UMKM pada level mikro atau usaha kecil juga dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan efisiensi usaha, memahami pasar, serta mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif. Bahkan, pelaku UMKM di sektor makanan dan minuman dapat memanfaatkan AI untuk membantu mengembangkan resep menu baru,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima RRI, Jumat, 11 April 2026. Pemerintah pusat menilai bahwa transformasi digital UMKM masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan literasi digital serta kesenjangan akses teknologi di berbagai wilayah. Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong program kolaboratif yang melibatkan sektor swasta, akademisi, serta organisasi masyarakat guna memperluas akses pengetahuan dan pemanfaatan teknologi digital bagi masyarakat. Kegiatan AIM ASEAN Roadshow Palembang menjadi contoh kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta mitra masyarakat. Pelatihan dalam kegiatan ini membekali peserta UMKM dengan pemahaman dasar mengenai kecerdasan buatan, tahapan adopsi AI dalam bisnis, hingga prinsip penggunaan AI secara bertanggung jawab. KUMPUL Impact sebagai mitra pelaksana menyusun materi pelatihan secara praktis agar pelaku usaha dapat langsung menerapkan teknologi tersebut dalam kegiatan bisnis sehari-hari. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan turut mendukung penuh kegiatan ini. Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menyebut program pelatihan ini selaras dengan inisiatif “Seratus Ribu Sultan Muda”. Seratus Ribu Sultan Muda merupakan inisiatif yang digagas oleh Gubernur Herman Deru dalam menciptakan wirausahawan baru yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Selain diskusi panel mengenai etika pemanfaatan teknologi bagi pelaku usaha, kegiatan ini juga dilanjutkan dengan pelatihan teknis yang dilaksanakan pada Kamis (9 April 2026). Diskusi dan pelatihan tersebut melibatkan narasumber dan trainer dari pemerintah, akademisi, serta pelaku usaha untuk membahas peluang sekaligus tanggung jawab dalam penggunaan teknologi digital. Program AIM ASEAN merupakan inisiatif regional yang dijalankan oleh ASEAN Foundation bersama AVPN. Di Indonesia, program ini dilaksanakan bersama KUMPUL Impact sebagai mitra pelaksana. Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap semakin banyak pelaku UMKM mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal sehingga dapat meningkatkan produktivitas usaha, memperluas akses pasar, serta memperkuat daya saing ekonomi daerah dan nasional di era ekonomi digital. Most Recent Posts Dukung Visi Presiden terkait Kewirausahaan dan Pemanfaatan Teknologi Digital, Staf Khusus Presiden Tiar N. Karbala Dorong Transformasi UMKM di Palembang Dukung Visi Prabowo, Staf Khusus Tiar Karbala Percepat Digitalisasi UMKM Palembang Staf Khusus Presiden Tiar N. Karbala Dorong Transformasi UMKM di Palembang IF7F Diresmikan, Football 7 Indonesia Bidik Panggung Dunia 2026 Category <lidata-term-id=”16″> BERITA & PUBLIKASI (76) <lidata-term-id=”1″> UMKM & Teknologi (16)
Dukung Visi Presiden terkait Kewirausahaan dan Pemanfaatan Teknologi Digital, Staf Khusus Presiden Tiar N. Karbala Dorong Transformasi UMKM di Palembang

Hubungi Kami Dukung Visi Presiden terkait Kewirausahaan dan Pemanfaatan Teknologi Digital, Staf Khusus Presiden Tiar N. Karbala Dorong Transformasi UMKM di Palembang Sumber : https://www.sumselmedia.com/dukung-visi-presiden-terkait-kewirausahaan-dan-pemanfaatan-teknologi-digital-staf-khusus-presiden-tiar-n-karbala-dorong-transformasi-umkm-di-palembang/ Kepedulian Presiden Prabowo Subianto terhadap penguatan UMKM serta peningkatan pemanfaatan teknologi digital tercermin dalam berbagai kebijakan dan program pemerintah. Komitmen tersebut juga menjadi bagian dari agenda pembangunan nasional yang tertuang dalam poin-poin Asta Cita Presiden. Dalam salah satu rapat terbatas di Istana Merdeka belum lama ini, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pelaku UMKM perlu memanfaatkan teknologi digital agar mampu bersaing dengan produk impor di pasar nasional maupun global. Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, turut mengimplementasikan arahan Presiden tersebut dengan mendukung berbagai inisiatif digitalisasi UMKM yang dilakukan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun komunitas masyarakat. Salah satu bentuk dukungan tersebut terlihat dalam kegiatan AIM ASEAN Roadshow Palembang, yang melibatkan pelaku UMKM dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan usaha. Kegiatan dilaksanakan di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Sumatera Selatan pada Rabu (8 April 2026) dengan melibatkan sekitar 300 pelaku UMKM di Kota Palembang. Dalam sesi diskusi, Tiar Nabilla Karbala menegaskan bahwa teknologi kecerdasan buatan harus menjadi peluang bagi UMKM untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha. “Sebagaimana arahan presiden Prabowo Subianto, pemerintah harus memberdayakan UMKM dengan pemanfaatan teknologi. Terkait teknologi AI, teknologi ini tidak hanya relevan bagi perusahaan besar. Pelaku UMKM pada level mikro atau usaha kecil juga dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan efisiensi usaha, memahami pasar, serta mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif. Bahkan, pelaku UMKM di sektor makanan dan minuman dapat memanfaatkan AI untuk membantu mengembangkan resep menu baru,” ujarnya. Pemerintah pusat menilai bahwa transformasi digital UMKM masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan literasi digital serta kesenjangan akses teknologi di berbagai wilayah. Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong program kolaboratif yang melibatkan sektor swasta, akademisi, serta organisasi masyarakat guna memperluas akses pengetahuan dan pemanfaatan teknologi digital bagi masyarakat. Kolaborasi Lintas Sektor Kegiatan AIM ASEAN Roadshow Palembang menjadi contoh kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta mitra masyarakat. Pelatihan dalam kegiatan ini membekali peserta UMKM dengan pemahaman dasar mengenai kecerdasan buatan, tahapan adopsi AI dalam bisnis, hingga prinsip penggunaan AI secara bertanggung jawab. KUMPUL Impact sebagai mitra pelaksana menyusun materi pelatihan secara praktis agar pelaku usaha dapat langsung menerapkan teknologi tersebut dalam kegiatan bisnis sehari-hari. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan turut mendukung penuh kegiatan ini. Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menyebut program pelatihan ini selaras dengan inisiatif “Seratus Ribu Sultan Muda”. Seratus Ribu Sultan Muda merupakan inisiatif yang digagas oleh Gubernur Herman Deru dalam menciptakan wirausahawan baru yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Selain diskusi panel mengenai etika pemanfaatan teknologi bagi pelaku usaha, kegiatan ini juga dilanjutkan dengan pelatihan teknis yang dilaksanakan pada Kamis (9 April 2026). Diskusi dan pelatihan tersebut melibatkan narasumber dan trainer dari pemerintah, akademisi, serta pelaku usaha untuk membahas peluang sekaligus tanggung jawab dalam penggunaan teknologi digital. Program AIM ASEAN merupakan inisiatif regional yang dijalankan oleh ASEAN Foundation bersama AVPN. Di Indonesia, program ini dilaksanakan bersama KUMPUL Impact sebagai mitra pelaksana. Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap semakin banyak pelaku UMKM mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal sehingga dapat meningkatkan produktivitas usaha, memperluas akses pasar, serta memperkuat daya saing ekonomi daerah dan nasional di era ekonomi digital. Acara yang berlangsung di Kantor OJK Regional 7 yang membawahi wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pihak, antara lain Gubernur Sumatera Selatan Dr. Herman Deru, S.H., M.M., Kepala OJK Regional 7 Arifin Susanto, S.E., M.Sc., Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital Tiar Nabilla Karbala, S.Mn., M.Sc., serta Associate Director KUMPUL Impact Sarita Anggun Kinanti. Most Recent Posts Dukung Visi Prabowo, Staf Khusus Tiar Karbala Percepat Digitalisasi UMKM Palembang Staf Khusus Presiden Tiar N. Karbala Dorong Transformasi UMKM di Palembang IF7F Diresmikan, Football 7 Indonesia Bidik Panggung Dunia 2026 IF7F Lahirkan Era Baru: Sepak Bola 7 Indonesia Menatap Panggung Dunia Category <lidata-term-id=”16″> BERITA & PUBLIKASI (75) <lidata-term-id=”1″> UMKM & Teknologi (16)
Dukung Visi Prabowo, Staf Khusus Tiar Karbala Percepat Digitalisasi UMKM Palembang

Hubungi Kami Dukung Visi Prabowo, Staf Khusus Tiar Karbala Percepat Digitalisasi UMKM Palembang Sumber : https://divianews.com/2026/04/10/dukung-visi-prabowo-staf-khusus-tiar-karbala-percepat-digitalisasi-umkm-palembang/ Kepedulian Presiden Prabowo Subianto terhadap penguatan UMKM serta peningkatan pemanfaatan teknologi digital tercermin dalam berbagai kebijakan dan program pemerintah. Komitmen tersebut juga menjadi bagian dari agenda pembangunan nasional yang tertuang dalam poin-poin Asta Cita Presiden. Dalam salah satu rapat terbatas di Istana Merdeka belum lama ini, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pelaku UMKM perlu memanfaatkan teknologi digital agar mampu bersaing dengan produk impor di pasar nasional maupun global. Dalam rilis yang diterima Divianews.com, jum’at (10/04/2026) Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, turut mengimplementasikan arahan Presiden tersebut dengan mendukung berbagai inisiatif digitalisasi UMKM yang dilakukan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun komunitas masyarakat. Salah satu bentuk dukungan tersebut terlihat dalam kegiatan AIM ASEAN Roadshow Palembang, yang melibatkan pelaku UMKM dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan usaha. Kegiatan dilaksanakan di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Sumatera Selatan pada Rabu (8 April 2026) dengan melibatkan sekitar 300 pelaku UMKM di Kota Palembang. Dalam sesi diskusi, Tiar Nabilla Karbala menegaskan bahwa teknologi kecerdasan buatan harus menjadi peluang bagi UMKM untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha. “Sebagaimana arahan presiden Prabowo Subianto, pemerintah harus memberdayakan UMKM dengan pemanfaatan teknologi. Terkait teknologi AI, teknologi ini tidak hanya relevan bagi perusahaan besar. Pelaku UMKM pada level mikro atau usaha kecil juga dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan efisiensi usaha, memahami pasar, serta mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif. Bahkan, pelaku UMKM di sektor makanan dan minuman dapat memanfaatkan AI untuk membantu mengembangkan resep menu baru,” ujarnya. Pemerintah pusat menilai bahwa transformasi digital UMKM masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan literasi digital serta kesenjangan akses teknologi di berbagai wilayah. Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong program kolaboratif yang melibatkan sektor swasta, akademisi, serta organisasi masyarakat guna memperluas akses pengetahuan dan pemanfaatan teknologi digital bagi masyarakat. Kolaborasi Lintas Sektor Kegiatan AIM ASEAN Roadshow Palembang menjadi contoh kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta mitra masyarakat. Pelatihan dalam kegiatan ini membekali peserta UMKM dengan pemahaman dasar mengenai kecerdasan buatan, tahapan adopsi AI dalam bisnis, hingga prinsip penggunaan AI secara bertanggung jawab. KUMPUL Impact sebagai mitra pelaksana menyusun materi pelatihan secara praktis agar pelaku usaha dapat langsung menerapkan teknologi tersebut dalam kegiatan bisnis sehari-hari. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan turut mendukung penuh kegiatan ini. Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menyebut program pelatihan ini selaras dengan inisiatif “Seratus Ribu Sultan Muda”. Seratus Ribu Sultan Muda merupakan inisiatif yang digagas oleh Gubernur Herman Deru dalam menciptakan wirausahawan baru yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Selain diskusi panel mengenai etika pemanfaatan teknologi bagi pelaku usaha, kegiatan ini juga dilanjutkan dengan pelatihan teknis yang dilaksanakan pada Kamis (9 April 2026). Diskusi dan pelatihan tersebut melibatkan narasumber dan trainer dari pemerintah, akademisi, serta pelaku usaha untuk membahas peluang sekaligus tanggung jawab dalam penggunaan teknologi digital. Program AIM ASEAN merupakan inisiatif regional yang dijalankan oleh ASEAN Foundation bersama AVPN. Di Indonesia, program ini dilaksanakan bersama KUMPUL Impact sebagai mitra pelaksana. Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap semakin banyak pelaku UMKM mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal sehingga dapat meningkatkan produktivitas usaha, memperluas akses pasar, serta memperkuat daya saing ekonomi daerah dan nasional di era ekonomi digital. Acara yang berlangsung di Kantor OJK Regional 7 yang membawahi wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pihak, antara lain Gubernur Sumatera Selatan Dr. Herman Deru, S.H., M.M., Kepala OJK Regional 7 Arifin Susanto, S.E., M.Sc., Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital Tiar Nabilla Karbala, S.Mn., M.Sc., serta Associate Director KUMPUL Impact Sarita Anggun Kinanti. Most Recent Posts Staf Khusus Presiden Tiar N. Karbala Dorong Transformasi UMKM di Palembang IF7F Diresmikan, Football 7 Indonesia Bidik Panggung Dunia 2026 IF7F Lahirkan Era Baru: Sepak Bola 7 Indonesia Menatap Panggung Dunia IF7F Resmi Diluncurkan, Indonesia Masuk Panggung Dunia Football 7 Category <lidata-term-id=”16″> BERITA & PUBLIKASI (74) <lidata-term-id=”1″> UMKM & Teknologi (16)
Staf Khusus Presiden Tiar N. Karbala Dorong Transformasi UMKM di Palembang

Hubungi Kami Staf Khusus Presiden Tiar N. Karbala Dorong Transformasi UMKM di Palembang Sumber : https://suarapublik.id/staf-khusus-presiden-tiar-n-karbala-dorong-transformasi-umkm-di-palembang/ Kepedulian Presiden Prabowo Subianto terhadap penguatan UMKM serta peningkatan pemanfaatan teknologi digital tercermin dalam berbagai kebijakan dan program pemerintah. Komitmen tersebut juga menjadi bagian dari agenda pembangunan nasional yang tertuang dalam poin-poin Asta Cita Presiden. Dalam salah satu rapat terbatas di Istana Merdeka belum lama ini, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pelaku UMKM perlu memanfaatkan teknologi digital agar mampu bersaing dengan produk impor di pasar nasional maupun global. Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, turut mengimplementasikan arahan Presiden tersebut dengan mendukung berbagai inisiatif digitalisasi UMKM yang dilakukan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun komunitas masyarakat. Salah satu bentuk dukungan tersebut terlihat dalam kegiatan AIM ASEAN Roadshow Palembang, yang melibatkan pelaku UMKM dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan usaha. Kegiatan dilaksanakan di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Sumatera Selatan pada Rabu (8 April 2026) dengan melibatkan sekitar 300 pelaku UMKM di Kota Palembang. Dalam sesi diskusi, Tiar Nabilla Karbala menegaskan bahwa teknologi kecerdasan buatan harus menjadi peluang bagi UMKM untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha. “Sebagaimana arahan presiden Prabowo Subianto, pemerintah harus memberdayakan UMKM dengan pemanfaatan teknologi. Terkait teknologi AI, teknologi ini tidak hanya relevan bagi perusahaan besar. Pelaku UMKM pada level mikro atau usaha kecil juga dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan efisiensi usaha, memahami pasar, serta mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif. Bahkan, pelaku UMKM di sektor makanan dan minuman dapat memanfaatkan AI untuk membantu mengembangkan resep menu baru,” ujarnya. Pemerintah pusat menilai bahwa transformasi digital UMKM masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan literasi digital serta kesenjangan akses teknologi di berbagai wilayah. Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong program kolaboratif yang melibatkan sektor swasta, akademisi, serta organisasi masyarakat guna memperluas akses pengetahuan dan pemanfaatan teknologi digital bagi masyarakat. Kegiatan AIM ASEAN Roadshow Palembang menjadi contoh kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta mitra masyarakat. Pelatihan dalam kegiatan ini membekali peserta UMKM dengan pemahaman dasar mengenai kecerdasan buatan, tahapan adopsi AI dalam bisnis, hingga prinsip penggunaan AI secara bertanggung jawab. KUMPUL Impact sebagai mitra pelaksana menyusun materi pelatihan secara praktis agar pelaku usaha dapat langsung menerapkan teknologi tersebut dalam kegiatan bisnis sehari-hari. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan turut mendukung penuh kegiatan ini. Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menyebut program pelatihan ini selaras dengan inisiatif “Seratus Ribu Sultan Muda”. Seratus Ribu Sultan Muda merupakan inisiatif yang digagas oleh Gubernur Herman Deru dalam menciptakan wirausahawan baru yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Selain diskusi panel mengenai etika pemanfaatan teknologi bagi pelaku usaha, kegiatan ini juga dilanjutkan dengan pelatihan teknis yang dilaksanakan pada Kamis (9 April 2026). Diskusi dan pelatihan tersebut melibatkan narasumber dan trainer dari pemerintah, akademisi, serta pelaku usaha untuk membahas peluang sekaligus tanggung jawab dalam penggunaan teknologi digital. Program AIM ASEAN merupakan inisiatif regional yang dijalankan oleh ASEAN Foundation bersama AVPN. Di Indonesia, program ini dilaksanakan bersama KUMPUL Impact sebagai mitra pelaksana. Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap semakin banyak pelaku UMKM mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal sehingga dapat meningkatkan produktivitas usaha, memperluas akses pasar, serta memperkuat daya saing ekonomi daerah dan nasional di era ekonomi digital. Most Recent Posts Staf Khusus Presiden Tiar N. Karbala Dorong Transformasi UMKM di Palembang IF7F Diresmikan, Football 7 Indonesia Bidik Panggung Dunia 2026 IF7F Lahirkan Era Baru: Sepak Bola 7 Indonesia Menatap Panggung Dunia IF7F Resmi Diluncurkan, Indonesia Masuk Panggung Dunia Football 7 Category <lidata-term-id=”16″> BERITA & PUBLIKASI (74) <lidata-term-id=”1″> UMKM & Teknologi (16)
