Dari Fashion ke Minuman Sehat: Transformasi Sukses Erma Menggunakan AI untuk Usaha Susu Almond dan Kurma

Hubungi Kami Dari Fashion ke Minuman Sehat: Transformasi Sukses Erma Menggunakan AI untuk Usaha Susu Almond dan Kurma Bogor – Botol-botol susu berwarna cokelat keemasan tersusun rapi di atas meja dapur. Aroma kurma yang manis berpadu dengan susu segar, menghadirkan suasana hangat di rumah sederhana milik Erma Kurais. Bagi sebagian orang, ini mungkin hanya minuman biasa. Namun bagi Erma, seorang ibu rumah tangga, susu kurma adalah simbol perjuangan dan ketekunan.Sebelum menekuni usaha ini, Erma sempat mencoba peruntungan di dunia fashion. Ia menjual pakaian, mengikuti tren, dan bermimpi membangun bisnis sendiri. Namun, perlahan ia sadar bahwa usaha tersebut membutuhkan modal besar. Biaya model, foto produk, hingga peralatan promosi terasa memberatkan. Ketika pandemi COVID-19 datang pada 2020, usaha fashion yang dijalani Erma benarbenar terhenti.  Di tengah situasi sulit tersebut, suaminya memberi saran sederhana untuk mencoba berjualan susu kurma. Tanpa rencana matang, tanpa strategi rumit, Erma mulai meracik minuman itu sendiri di dapur rumah. Produksi pertamanya hanya lima botol susu kurma dan pembelinya adalah para tetangga saja. Mereka bilang rasanya sangat enak dan menyegarkan. Dari obrolan mulut ke mulut, pesanan susu kurma mulai berdatangan. Erma lalu berinisiatif membuat akun Instagram sederhana untuk promosi. Foto produknya masih biasa saja, hanya botol bertulisan tanpa banyak hiasan. Namun, rasa dan konsistensi yang ia jaga membuat orang kembali membeli. Dalam sebulan, omzet usahanya berkisar lima hingga enam juta rupiah. Produksirutin  mencapai tiga ratus botol dan bisa naik hingga lima ratus botol saat bulan Ramadan. Meski begitu, Erma juga merasakan naik turunnya penjualan. Pada bulan-bulan tertentu seperti Agustus atau Februari, ketika kebutuhan sekolah meningkat, pesanan biasanya berkurang. Perjalanan Erma tidak hanya soal bertahan, tetapi juga soal belajar beradaptasi. Salah satuperubahan besar datang ketika ia mulai memanfaatkan teknologi AI. Dulu, Erma kesulitan membuat materi promosi yang menarik. Sekarang, dengan bantuan AI, ia bisa menampilkan gambar kurma dan almond yang lebih hidup dan profesional. “Rasanya seperti jadi pintar dadakan,” katanya sambil tersenyum. Bagi Erma, teknologi bukan sesuatu yang menakutkan. Justru sebaliknya, AI sangat membantunya berjualan dengan lebih mudah dan efisien. Ia bisa lebih fokus pada kualitas produk, sedangkan urusanvisual dan promosi menjadi lebih ringan. Kemudian, Erma bereksplorasi dengan menambahkan varian susu almond. Minuman sehat ini semakin diminati, terutama oleh mereka yang peduli dengan gaya hidup sehat. Produk susu almond ini yang hingga saat ini ternyata paling digandrungi masyarakat. Karena produk susu milik Erma tidak lagi identik dengan kurma, ia justru mengubah akun instagram yang tadinya sederhana dan belum mengandung merek, dengan nama @almondmilk_hisyam yang saat ini memiliki postingan postingan produk estetik hasil bantuan penggunaan AI. Kini, hampir lima tahun berjalan, Erma telah memiliki beberapa reseller dan pelanggan setia. Hari ini, susu kurma dan susu almond buatannya dijual seharga lima belas ribu rupiah perbotol. Harga yang terjangkau, rasa yang bersahabat, dan proses yang dijalani dengan disiplin menjadikannya dipercaya banyak orang. Dan setiap pagi, ketika Erma kembali berdiri di dapur rumahnya, ia berdiri sebagai pemenang. Bukan karena usahanya besar, tetapi karena ia tidak berhenti melangkah saat dunia berhenti bergerak. Dari dapur sederhana itu, Erma membuktikan bahwa UMKM tidak lahir dari keberuntungan, melainkan dari keberanian menghadapi hari demi hari. Seperti susu almond dan kurma yang ia racik dengan tangannya sendiri, tenang, sederhana, namun menguatkan, usaha Erma terus mengalir. Pelan, konsisten, dan tak tergoyahkan. Sebuah kemenangan kecil yang nyata, dan karena itulah, sungguh heroik. Most Recent Posts Pemerintah Dorong UMKM Perkuat Identitas Digital Lewat Domain untuk Naik Kelas Asosiasi Domain Internet dan Tiar Nabilla Karbala Memacu UMKM Naik Kelas PANDI Perkuat Daya Saing UMKM Lewat Digitalisasi Primajasa Teguhkan Komitmen Pendidikan Nasional Category BERITA & PUBLIKASI (58) UMKM & Teknologi (12)

Pemerintah Dorong UMKM Perkuat Identitas Digital Lewat Domain untuk Naik Kelas

Hubungi Kami Pemerintah Dorong UMKM Perkuat Identitas Digital Lewat Domain untuk Naik Kelas Sumber: https://regional.kontan.co.id/news/pemerintah-dorong-umkm-perkuat-identitas-digital-lewat-domain-untuk-naik-kelas Pemerintah terus mendorong percepatan digitalisasi nasional sebagai bagian dari strategi memperluas ekonomi digital dan meningkatkan daya saing pelaku usaha, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).  Salah satu fokus utama adalah penguatan identitas digital melalui pemanfaatan domain dan website sebagai fondasi bisnis di era digital. Komitmen tersebut disampaikan Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, saat menjadi narasumber dalam sesi Business Insight and Discussion pada ajang Registry Registrar CEO Meeting 2026 yang digelar Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI), Rabu (14/1/2026), di Semarang, Jawa Tengah. Forum ini menjadi ruang dialog strategis bagi pemerintah, pelaku industri, dan pemangku kepentingan ekosistem digital untuk membahas peran identitas domain dalam memperluas akses pasar, meningkatkan kredibilitas usaha, serta memperkuat daya saing UMKM, koperasi, dan sektor pendidikan di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital. “Digitalisasi usaha melalui pemanfaatan domain atau website bukan sekadar pilihan, tetapi bagian dari infrastruktur ekonomi digital yang strategis. Identitas domain yang kuat bisa menjadi pintu masuk UMKM untuk membangun kepercayaan pasar, memperluas jangkauan, dan mendorong pertumbuhan usaha yang berkelanjutan,” ujar Tiar seperti dikutip dari siaran pers, Sabtu (17/1/2026). Ia menegaskan, transformasi digital menjadi kunci bagi UMKM untuk naik kelas dan beradaptasi dengan perubahan lanskap bisnis. Digitalisasi, menurutnya, tidak hanya soal kehadiran di platform digital, tetapi juga tentang kepemilikan dan pengelolaan identitas digital yang kredibel dan mandiri oleh pelaku usaha. “Domain yang dikelola sendiri mencerminkan profesionalisme dan meningkatkan kepercayaan konsumen, sekaligus membuka akses UMKM ke ekosistem ekonomi digital yang lebih luas,” tambahnya. Selain infrastruktur digital, Tiar juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pendidikan dan literasi manajemen usaha sebagai penopang utama penguatan UMKM. Literasi yang lebih baik dinilai akan membuat UMKM lebih adaptif, relevan, dan cepat merespons dinamika pasar. Sesi diskusi ini turut menghadirkan perwakilan dari Kementerian Koperasi, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, serta SMESCO Indonesia. Para narasumber membahas peran identitas domain dalam mendukung digitalisasi koperasi dan pendidikan, serta pentingnya pemanfaatan data dan insight UMKM sebagai dasar perumusan kebijakan dan pengambilan keputusan bisnis yang lebih tepat sasaran. Melalui *Registry Registrar CEO Meeting 2026*, PANDI menargetkan penguatan kolaborasi antara pemerintah, registrar, dan pelaku ekosistem digital untuk mendorong pemanfaatan domain .id secara lebih luas. Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat transformasi digital nasional sekaligus memperkuat posisi UMKM dan sektor strategis lainnya dalam persaingan ekonomi digital. Most Recent Posts Pemerintah Dorong UMKM Perkuat Identitas Digital Lewat Domain untuk Naik Kelas Asosiasi Domain Internet dan Tiar Nabilla Karbala Memacu UMKM Naik Kelas PANDI Perkuat Daya Saing UMKM Lewat Digitalisasi Primajasa Teguhkan Komitmen Pendidikan Nasional   Category <lidata-term-id=”16″> BERITA & PUBLIKASI (58) <lidata-term-id=”1″> UMKM & Teknologi (11)

Asosiasi Domain Internet dan Tiar Nabilla Karbala Memacu UMKM Naik Kelas

Hubungi Kami Asosiasi Domain Internet dan Tiar Nabilla Karbala Memacu UMKM Naik Kelas Sumber: https://swa.co.id/read/468418/asosiasi-domain-internet-dan-tiar-nabilla-karbala-memacu-umkm-naik-kelas?preview=86epq9b2k25ye6d7kw54 Di tengah percepatan transformasi digital nasional, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk membuka potensi ekonomi baru berbasis teknologi. Pemerintah pun kian agresif memperkuat ekosistem digital, tak hanya lewat kebijakan, tetapi juga melalui kemitraan strategis yang mendorong daya saing pelaku usaha di era ekonomi terhubung. Komitmen ini tercermin dalam partisipasi Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, dalam Registry Registrar CEO Meeting 2026 yang digelar Pandi (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia) di Semarang, Jawa Tenagh. Ajang ini mempertemukan pemangku kepentingan kunci dalam tata kelola domain dan ekonomi digital nasional. Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, pada sesi Business Insight and Discussion di ajang itu membahas peran identitas domain dalam memperluas akses digital dan meningkatkan daya saing UMKM, koperasi, serta pendidikan. Tiar mengatakan domain dan website bukan sekadar alamat daring, melainkan bagian dari infrastruktur strategis ekonomi digital. “Pemanfaatan domain yang kredibel membuka akses pasar, meningkatkan kepercayaan, dan mendorong UMKM naik kelas,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima SWA.co.id, Sabtu (17/1/2026). Tiar menegaskan pentingnya identitas digital yang dikelola mandiri sebagai fondasi kedaulatan digital nasional sekaligus pijakan membangun ekosistem usaha yang tangguh dan berdaya saing. Selain infrastruktur digital, ia juga menyoroti peran pendidikan dan literasi manajemen usaha sebagai kunci penguatan UMKM agar lebih adaptif, relevan, dan responsif terhadap dinamika ekonomi digital. Sesi diskusi turut menghadirkan perwakilan dari Kementerian Koperasi, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, dan SMESCO Indonesia, yang membahas peran identitas domain dalam digitalisasi koperasi dan pendidikan, serta pemanfaatan data UMKM untuk kebijakan dan keputusan bisnis yang lebih presisi. Melalui Registry Registrar CEO Meeting 2026, Pandi menegaskan perannya sebagai katalis ekosistem digital Indonesia. Kolaborasi antara pemerintah, registrar, dan pelaku industri ini menjadi langkah nyata mempercepat transformasi digital nasional membangun fondasi kedaulatan digital sekaligus mengangkat UMKM dan sektor strategis sebagai garda depan ekonomi berbasis teknologi. Most Recent Posts Asosiasi Domain Internet dan Tiar Nabilla Karbala Memacu UMKM Naik Kelas PANDI Perkuat Daya Saing UMKM Lewat Digitalisasi Primajasa Teguhkan Komitmen Pendidikan Nasional Isu Toleransi Menguat di Kota Tasikmalaya, 15 Ribu Warga Tumpah Ruah di Jalan Santai Kerukunan   Category <lidata-term-id=”16″> BERITA & PUBLIKASI (57) <lidata-term-id=”1″> UMKM & Teknologi (11)

PANDI Perkuat Daya Saing UMKM Lewat Digitalisasi

Hubungi Kami PANDI Perkuat Daya Saing UMKM Lewat Digitalisasi Sumber: https://wartaekonomi.co.id/read597064/pandi-perkuat-daya-saing-umkm-lewat-digitalisasi Warta Ekonomi, Jakarta – Pemerintah mendorong percepatan digitalisasi UMKM sebagai bagian dari penguatan ekonomi digital nasional dengan menghadirkan Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, dalam Registry Registrar CEO Meeting 2026 yang diselenggarakan Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) di Semarang, Jawa Tengah. Tiar Nabilla Karbala hadir sebagai narasumber pada sesi Business Insight and Discussion yang berlangsung di Hotel PO Kota Semarang, Rabu (14/1). Forum tersebut membahas peran identitas domain dalam memperluas akses digital serta meningkatkan daya saing UMKM, koperasi, dan sektor pendidikan di tengah perkembangan ekonomi digital. Dalam forum itu, Tiar menyampaikan bahwa digitalisasi usaha, termasuk pemanfaatan domain dan website, merupakan bagian dari infrastruktur ekonomi digital yang strategis dan perlu dipahami secara menyeluruh oleh pelaku usaha. “Pada forum Business Insight ini, pemerintah ingin mendorong pemahaman bersama bahwa digitalisasi usaha melalui pemanfaatan domain atau website merupakan bagian dari infrastruktur ekonomi digital yang strategis. Identitas domain yang kuat dapat menjadi pintu masuk bagi UMKM, koperasi, dan institusi pendidikan untuk meningkatkan kredibilitas, memperluas jangkauan pasar, serta mendorong pertumbuhan usaha yang berdaya saing,” ujar Tiar. Warta Ekonomi, Jakarta – Pemerintah mendorong percepatan digitalisasi UMKM sebagai bagian dari penguatan ekonomi digital nasional dengan menghadirkan Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, dalam Registry Registrar CEO Meeting 2026 yang diselenggarakan Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) di Semarang, Jawa Tengah. Tiar Nabilla Karbala hadir sebagai narasumber pada sesi Business Insight and Discussion yang berlangsung di Hotel PO Kota Semarang, Rabu (14/1). Forum tersebut membahas peran identitas domain dalam memperluas akses digital serta meningkatkan daya saing UMKM, koperasi, dan sektor pendidikan di tengah perkembangan ekonomi digital. Dalam forum itu, Tiar menyampaikan bahwa digitalisasi usaha, termasuk pemanfaatan domain dan website, merupakan bagian dari infrastruktur ekonomi digital yang strategis dan perlu dipahami secara menyeluruh oleh pelaku usaha. “Pada forum Business Insight ini, pemerintah ingin mendorong pemahaman bersama bahwa digitalisasi usaha melalui pemanfaatan domain atau website merupakan bagian dari infrastruktur ekonomi digital yang strategis. Identitas domain yang kuat dapat menjadi pintu masuk bagi UMKM, koperasi, dan institusi pendidikan untuk meningkatkan kredibilitas, memperluas jangkauan pasar, serta mendorong pertumbuhan usaha yang berdaya saing,” ujar Tiar. Sesi Business Insight and Discussion dalam Registry Registrar CEO Meeting 2026 turut menghadirkan sejumlah pemangku kepentingan dari pemerintah dan lembaga pendukung ekosistem digital. Narasumber berasal dari Kementerian Koperasi, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, serta SMESCO Indonesia. Para pembicara membahas berbagai isu strategis, mulai dari peran identitas domain dalam mendukung digitalisasi koperasi dan sektor pendidikan, hingga pemanfaatan data dan insight UMKM sebagai dasar perumusan kebijakan serta pengambilan keputusan bisnis yang lebih tepat sasaran. Melalui penyelenggaraan Registry Registrar CEO Meeting 2026, PANDI menargetkan penguatan kolaborasi antara pemerintah, registrar, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendorong pertumbuhan dan pemanfaatan domain .id. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung percepatan transformasi digital nasional serta memperkuat daya saing UMKM dan sektor strategis lainnya di era ekonomi digital. Most Recent Posts PANDI Perkuat Daya Saing UMKM Lewat Digitalisasi Primajasa Teguhkan Komitmen Pendidikan Nasional Isu Toleransi Menguat di Kota Tasikmalaya, 15 Ribu Warga Tumpah Ruah di Jalan Santai Kerukunan Staf Khusus Presiden Dorong Penguatan UMKM Tasikmalaya, Tiar Karbala: Perkembangan AI Harus Dimanfaatkan   Category <lidata-term-id=”16″> BERITA & PUBLIKASI (56) <lidata-term-id=”1″> UMKM & Teknologi (11)

Dari Cutter hingga AI: Kisah Mikcy Kelola Bambu hingga Mampu Ekspor dan Menghidupkan UMKM Baru

Hubungi Kami Dari Cutter hingga AI: Kisah Mikcy Kelola Bambu hingga Mampu Ekspor dan Menghidupkan UMKM Baru Bogor – Miniatur kendaraan dengan detail halus, gantungan kunci, botol minum, hingga berbagai hiasan rumah yang hangat dipandang, semua itu bisa ditemukan di MQ Art Bamboo. Bagi yang menyukai dekorasi unik dan bernuansa natural, karya-karya bambu buatan Micky Mulyadi terasa akrab sekaligus istimewa. Setiap produk dibuat dengan tangan, penuh ketelitian, dan menyimpan cerita sederhana tentang keindahan bambu yang diolah dengan rasa. Bagi sebagian orang, bambu hanyalah batang hijau yang tumbuh liar di pinggir jalan. Jika bambu dianggap simbol kesederhanaan, maka MQ Art Bamboo adalah bukti bahwa kesederhanaan bisa melahirkan kebermanfaatan. Dari bahan yang sering dipandang sebelah mata, Micky Mulyadi membangun usaha yang bertahan lebih dari satu dekade. Hobi mengolah bambu berkembang menjadi bisnis, aksi pemberdayaan, hingga menghubungkan bengkel kecil di Bogor itu dengan pasar global. MQ Art Bamboo tidak berhenti bergerak meski pernah berada di titik terendah saat pandemi COVID-19. Produksi nyaris berhenti, bahan baku sulit didapat, dan usaha sempat berada di titik nol. Tapi dari fase paling sulit itu, justru tumbuh kembali keyakinan untuk bangkit. Dalam proses pemulihan, dukungan pemerintah terasa sangat nyata. Bantuan mesin, program pelatihan, dan ruang kolaborasi membuka napas baru. Hal tersebut dikemukakan Micky dalam acara pelatihan UMKM di Bogor (12/11/25) yang dihadiri Tiar Karbala, Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital. Di forum tersebut, transformasi digital termasuk pemanfaatan AI, dibahas sebagai alat kerja, bukan sebagai ancaman. Bagi MQ Art Bamboo, AI telah membantunya untuk desain produk, penghitungan biaya, hingga pengelolaan keuangan sederhana, membuat proses bisnis menjadi lebih mudah dan tertata. Micky memulai MQ Art Bamboo pada 2014, berangkat hanya dari kegemaran, tanpa jaminan pasar, dan tanpa modal besar. Produk awalnya sederhana namun penuh karakter: tumbler, mug, miniatur, hingga karya seni berbahan bambu. Di balik kesederhanaan itu, tersimpan proses panjang seperti belajar mengawetkan bambu agar tak berjamur, memilih bahan yang tepat, dan menjaga presisi produksi. Tantangan terbesarnya justru ada pada pandangan orang lain: meyakinkan bahwa bambu bukan material kelas dua, melainkan bahan bernilai dan berkelanjutan. Perlahan, konsistensi Micky membuahkan hasil. Sejak 2015–2016, MQ Art Bamboo berkembang melampaui fungsi usaha. Workshop yang awalnya digunakan untuk produksi kini dibuka sebagai ruang belajar terbuka bagi masyarakat. Siapa pun yang ingin belajar pengolahan bambu, baik untuk keterampilan dasar, pengembangan produk, maupun persiapan membangun bisnis, dapat mengikuti workshop ini. Pendekatannya membumi: dari alat paling sederhana hingga pemanfaatan mesin dan teknologi digital. Lebih dari satu dekade berjalan, MQ Art Bamboo kini memiliki omzet sekitar Rp25–30 juta per bulan. Angka itu lahir bukan dari lonjakan instan, melainkan dari jatuh bangun, kegagalan yang berulang, serta keberanian untuk terus belajar. Menariknya, MQ Art Bamboo tidak bergantung pada penjualan daring. Kehadiran bisnisnya di sarana digital dipelihara sesuai keperluan saja, sementara pasar tumbuh dari relasi yang terbangun di lintas daerah seperti Yogyakarta, Bali, Lombok, hingga Sumatra. Bahkan, produk bambu mereka telah menembus pasar Jepang dan Belanda, meski belum dalam skala besar. Lebih dari sekadar unit bisnis, MQ Art Bamboo membawa visi sosial yang kuat. Workshop yang dimiliki dibuka sebagai ruang pemberdayaan. Mulai dengan alat paling sederhana seperti cutter dan gunting, hingga mengenalkan mesin produksi dan teknologi AI pada mereka yang datang untuk belajar. Ke depan, MQ Art Bamboo menargetkan pengembangan fasilitas seperti CNC router dan UV printing agar dapat meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperluas dampak pembelajaran dan bisnis bagi peserta workshop. Hari ini, MQ Art Bamboo bukan sekadar unit bisnis. Ia adalah ruang berbagi, tempat belajar, dan simpul kecil pemberdayaan. Dari alat-alat sederhana, hingga mesin dan teknologi AI, semua dipakai untuk satu tujuan: membuka jalan agar lebih banyak orang bisa berkarya dan mandiri. Kisah MQ Art Bamboo mengingatkan bahwa UMKM tidak sukses dari keajaiban. Ia tumbuh dari tangan yang terus bekerja, kebijakan yang mendukung, dan teknologi yang dipergunakan dengan bijak. Dari bengkel sederhana di Bogor, MQ Art Bamboo menunjukkan bahwa UMKM dapat bertahan melewati krisis, membuka peluang bagi orang lain untuk belajar dan berusaha, bahkan menembus pasar luar negeri. Seperti bambu yang menjadi napas usahanya: lentur menghadapi tekanan, kuat menahan beban, dan tumbuh perlahan namun pasti—MQ Art Bamboo menjadi cermin ketahanan UMKM Indonesia.

Primajasa Teguhkan Komitmen Pendidikan Nasional

Hubungi Kami Primajasa Teguhkan Komitmen Pendidikan Nasional Sumber: https://radartasik.id/2025/12/20/primajasa-teguhkan-komitmen-pendidikan-nasional/ Peran dunia usaha dalam memperluas akses pendidikan kembali diperkuat di Kota Tasikmalaya melalui langkah yang diambil PT Primajasa. Dalam kegiatan bertajuk Primajasa Peduli Pendidikan yang digelar di Graha Asia, perusahaan itu memberikan beasiswa kepada lebih dari 500 siswa dan mahasiswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga perguruan tinggi, dengan penerima berasal dari beragam latar belakang. Presiden Direktur PT Primajasa, Amir Mahpud, menegaskan bahwa investasi terbesar di masa depan bukanlah pada aset fisik, melainkan pada kualitas sumber daya manusia yang kuat. Ia menyampaikan bahwa tanpa pengetahuan dan karakter yang baik, aset apa pun berpotensi hilang. Program beasiswa ini diusung dengan tema Cultivating Impactful Leadership sebagai upaya mendukung generasi unggul melalui pendidikan. Selain penyaluran beasiswa, sejarah perjalanan Primajasa turut disampaikan, dimulai sejak berdirinya perusahaan pada 1991 yang berkembang tanpa aset besar sekalipun. Filosofi kerja perusahaan yang menekankan manfaat tidak hanya secara materi tetapi juga dalam kontribusi sosial menjadi dasar kuat bagi perusahaan untuk terus menjalankan program pendidikan dan pelatihan, termasuk melalui Primajasa Foundation yang dibentuk untuk membina dan mendampingi bibit unggul agar mampu meraih cita-cita pendidikan tinggi. Most Recent Posts Isu Toleransi Menguat di Kota Tasikmalaya, 15 Ribu Warga Tumpah Ruah di Jalan Santai Kerukunan Staf Khusus Presiden Dorong Penguatan UMKM Tasikmalaya, Tiar Karbala: Perkembangan AI Harus Dimanfaatkan Stafsus Presiden Sebut Kota Tasikmalaya Punya Potensi Besar Pengembangan UMKM Hadiri Fantastik Harmoni Beragama di Tasikmalaya, Stafsus Presiden Tiar Karbala Dorong Digitalisasi UMKM   Category <lidata-term-id=”16″> BERITA & PUBLIKASI (54) <lidata-term-id=”1″> UMKM & Teknologi (11)

Isu Toleransi Menguat di Kota Tasikmalaya, 15 Ribu Warga Tumpah Ruah di Jalan Santai Kerukunan

Hubungi Kami Isu Toleransi Menguat di Kota Tasikmalaya, 15 Ribu Warga Tumpah Ruah di Jalan Santai Kerukunan Sumber: https://radartasik.id/2025/12/20/isu-toleransi-menguat-di-kota-tasikmalaya-15-ribu-warga-tumpah-ruah-di-jalan-santai-kerukunan Isu toleransi dan keberagaman kembali menguat di ruang publik Kota Tasikmalaya. Ribuan warga dari berbagai latar belakang memadati Jalan KHZ Mustafa, Sabtu 20 Desember 2025, dalam kegiatan Fantastic Walk Harmony atau Jalan Santai Kerukunan. Sekitar 15 ribu peserta dari wilayah Priangan Timur berjalan bersama tanpa sekat agama, budaya, maupun daerah asal. Aktivitas sederhana ini menjadi pesan sosial bahwa keberagaman dapat dirawat secara inklusif dan membumi, bahkan di tengah cuaca politik dan sosial yang kerap sensitif terhadap perbedaan. Di Kota Tasikmalaya yang selama ini dikenal dengan identitas Kota Santri, kegiatan tersebut menegaskan bahwa nilai religiusitas tidak bertentangan dengan toleransi. Justru sebaliknya, nilai keagamaan menjadi fondasi kuat dalam membangun sikap saling menghormati di tengah kemajemukan. Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menyebut keberlangsungan Kota Tasikmalaya hingga hari ini tidak lepas dari kemampuan warganya menjaga kerukunan. “Kota Tasikmalaya ada hari ini karena kita bisa rukun. Jangan sampai kita menjadi masyarakat yang intoleran, karena sejatinya kita adalah masyarakat yang toleran,” ujarnya. Menurut Viman, tantangan ke depan adalah menjaga nilai toleransi tersebut agar tidak rusak oleh tindakan segelintir oknum. Ia menegaskan, Kota Tasikmalaya tidak boleh dicap sebagai wilayah intoleran. Selain membawa pesan sosial, kegiatan ini juga berdampak langsung terhadap pergerakan ekonomi lokal. Kehadiran ribuan peserta dari luar daerah turut menggerakkan sektor perdagangan, kuliner, hingga jasa di pusat Kota Tasikmalaya. “Kehadiran ribuan peserta ini jelas memutar ekonomi Kota Tasikmalaya,” terang Viman. Kegiatan jalan santai juga dirangkai dengan bhakti sosial dan doa bersama untuk masyarakat terdampak bencana di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Sumatera. “Kita doakan saudara-saudara kita yang tertimpa bencana agar diberi kekuatan dan bencana segera berakhir,” ucapnya. Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, H. Dudu Rohman, menilai Kota Tasikmalaya layak disebut sebagai kota harmoni — yakni kota yang menghargai keberagaman dan nilai kemanusiaan. Most Recent Posts Staf Khusus Presiden Dorong Penguatan UMKM Tasikmalaya, Tiar Karbala: Perkembangan AI Harus Dimanfaatkan Stafsus Presiden Sebut Kota Tasikmalaya Punya Potensi Besar Pengembangan UMKM Hadiri Fantastik Harmoni Beragama di Tasikmalaya, Stafsus Presiden Tiar Karbala Dorong Digitalisasi UMKM Primajasa Gelontorkan Beasiswa Rp 1,4 Miliar Untuk 532 Pelajar dan Mahasiswa Priangan Timur   Category <lidata-term-id=”16″> BERITA & PUBLIKASI (53) <lidata-term-id=”1″> UMKM & Teknologi (11)

Staf Khusus Presiden Dorong Penguatan UMKM Tasikmalaya, Tiar Karbala: Perkembangan AI Harus Dimanfaatkan

Hubungi Kami Staf Khusus Presiden Dorong Penguatan UMKM Tasikmalaya, Tiar Karbala: Perkembangan AI Harus Dimanfaatkan Sumber: https://www.pikiran-rakyat.com/ekonomi/pr-019876947/staf-khusus-presiden-dorong-penguatan-umkm-tasikmalaya-tiar-karbala-perkembangan-ai-harus-dimanfaatkan Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, menilai Kota Tasikmalaya memiliki potensi besar dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di sektor kuliner. Menurut Tiar, Tasikmalaya merupakan salah satu daerah dengan kekayaan kuliner yang kuat ditandai dengan banyaknya restoran, pelaku UMKM, dan jajanan legendaris yang telah lama dikenal masyarakat. Potensi tersebut, kata dia, perlu terus diperkuat agar mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tiar menegaskan, penguatan UMKM harus sejalan dengan transformasi teknologi. Digitalisasi dinilai menjadi kunci agar pelaku UMKM dapat meningkatkan daya saing di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat. “Pemanfaatan teknologi dasar sangat penting untuk mendorong peningkatan omzet UMKM. Transformasi digital memungkinkan pelaku usaha menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar Tiar saat menghadiri Funtastik Hari Amal Bakti Kemenag Kanwil Jawa Barat di Tasikmalaya, Sabtu 20 Desember 2025. Putra kebanggaan pendiri Bus Primajasa H Amir Mahpud ini turut menyoroti penggunaan sistem pembayaran digital seperti QRIS yang saat ini terus didorong oleh Bank Indonesia sebagai salah satu langkah konkret dalam mendorong inklusi keuangan UMKM. Selain pembayaran digital, Tiar juga menekankan pentingnya pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pengelolaan usaha, termasuk untuk pemasaran, analisis pasar, dan efisiensi operasional. “Perkembangan AI harus dimanfaatkan oleh UMKM agar bisnis mereka lebih adaptif dan berkelanjutan,” katanya. Lebih lanjut, Tiar menyebut keberadaan marketplace digital menjadi sarana strategis bagi UMKM untuk memasarkan produk secara lebih luas, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa digitalisasi UMKM memerlukan dukungan ekosistem yang kuat. Peran perbankan dinilai penting dalam menyediakan akses pembiayaan yang mudah dan terjangkau bagi pelaku usaha kecil. Selain perbankan, pemerintah daerah juga diharapkan aktif menghadirkan kebijakan dan regulasi yang berpihak pada UMKM, termasuk dalam hal perizinan dan pendampingan usaha. “Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, perbankan, dan pelaku usaha menjadi kunci dalam mendorong UMKM naik kelas,” ujarnya. Terkait formulasi pengembangan UMKM, Tiar menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi seperti AI, QRIS, dan marketplace harus menjadi bagian dari strategi utama penguatan UMKM nasional. Ia berharap, dengan langkah tersebut, UMKM di Kota Tasikmalaya dapat tumbuh secara berkelanjutan dan menjadi penggerak ekonomi daerah di era digital. Most Recent Posts Stafsus Presiden Sebut Kota Tasikmalaya Punya Potensi Besar Pengembangan UMKM Hadiri Fantastik Harmoni Beragama di Tasikmalaya, Stafsus Presiden Tiar Karbala Dorong Digitalisasi UMKM Primajasa Gelontorkan Beasiswa Rp 1,4 Miliar Untuk 532 Pelajar dan Mahasiswa Priangan Timur Adaptasi Terhadap Teknologi Kini Jadi Kebutuhan untuk Efisiensi Bisnis   Category <lidata-term-id=”16″> BERITA & PUBLIKASI (52) <lidata-term-id=”1″> UMKM & Teknologi (11)

Stafsus Presiden Sebut Kota Tasikmalaya Punya Potensi Besar Pengembangan UMKM

Hubungi Kami Stafsus Presiden Sebut Kota Tasikmalaya Punya Potensi Besar Pengembangan UMKM Sumber: https://priangan.tribunnews.com/kota-tasikmalaya/79046/stafsus-presiden-sebut-kota-tasikmalaya-punya-potensi-besar-pengembangan-umkm Perkembangan Artificial Intelligence (AI) harus bisa dimanfaatkan bagi UMKM di Kota Tasikmalaya untuk meningkatkan nilai jual kepada konsumen. Hal ini diungkapkan Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital Tiar Nabila Karbala usai menghadiri Hari Amal Bakti (HAB) ke 80 yang diselenggarakan Kantor wilayah Kementrian Agama Jawa Barat di Kota Tasikmalaya, pada Sabtu (20/12/2025). Menurut Tiar, Tasikmalaya merupakan salah satu daerah dengan kekayaan kuliner yang kuat, ditandai dengan banyaknya restoran, pelaku UMKM, serta jajanan legendaris yang telah lama dikenal masyarakat. “Pemanfaatan teknologi dasar sangat penting untuk mendorong peningkatan omzet UMKM. Transformasi digital memungkinkan pelaku usaha menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar Tiar dikonfirmasi TribunPriangan.com. Selain itu, ia menyoroti penggunaan sistem pembayaran digital seperti QRIS yang saat ini terus didorong oleh Bank Indonesia sebagai salah satu langkah konkret dalam mendorong inklusi keuangan UMKM. Bahkan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pengelolaan usaha untuk pemasaran, analisis pasar, dan efisiensi operasional. “Perkembangan AI harus dimanfaatkan oleh UMKM agar bisnis mereka lebih adaptif dan berkelanjutan,” ucap putra pendiri Bus Primajasa H Amir Mahpud ini. Ia berharap, dengan langkah ini tentunya kedepan UMKM di Kota Tasikmalaya dapat tumbuh secara berkelanjutan dan menjadi penggerak ekonomi daerah di era digital. “Kota Tasikmalaya sebagai wilayah penyangga Priangan Timur, tentunya pengembangan sektor apapun bisa dikembangkan dengan dibantu dorongan dari Pemerintah Kota Tasikmalaya,” katanya Most Recent Posts Hadiri Fantastik Harmoni Beragama di Tasikmalaya, Stafsus Presiden Tiar Karbala Dorong Digitalisasi UMKM Primajasa Gelontorkan Beasiswa Rp 1,4 Miliar Untuk 532 Pelajar dan Mahasiswa Priangan Timur Adaptasi Terhadap Teknologi Kini Jadi Kebutuhan untuk Efisiensi Bisnis Kemenekraf Dorong Ekonomi Kreatif Digital Lewat Ekraf Tech Summit   Category <lidata-term-id=”16″> BERITA & PUBLIKASI (51) <lidata-term-id=”1″> UMKM & Teknologi (11)

Hadiri Fantastik Harmoni Beragama di Tasikmalaya, Stafsus Presiden Tiar Karbala Dorong Digitalisasi UMKM

Hubungi Kami Hadiri Fantastik Harmoni Beragama di Tasikmalaya, Stafsus Presiden Tiar Karbala Dorong Digitalisasi UMKM Sumber: https://newstasikmalaya.com/hadiri-fantastik-harmoni-beragama-di-tasikmalaya-stafsus-presiden-tiar-karbala-dorong-digitalisasi-umkm Staf Khusus (Stafsus) Presiden RI Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabila Karbala, S.Mn., M.Sc., menghadiri gelaran Fantastik Harmoni Beragama yang diselenggarakan oleh Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Barat di Kota Tasikmalaya, Sabtu (20/12/2025). Acara yang berlangsung di Alun-Alun Dadaha itu diikuti oleh belasan ribu peserta, termasuk jajaran pejabat dan masyarakat. Tiar tampak membaur bersama peserta dalam kegiatan fun walk yang dimulai dari depan Masjid Agung Kota Tasikmalaya. Kehadirannya disambut antusias oleh warga, bahkan ia menerima apresiasi simbolis berupa bunga mawar dan kalung melati dari tokoh lintas agama sebagai bentuk penghormatan atas kerukunan yang terjalin. Dalam sambutannya, Tiar mengajak peserta untuk menunjukkan empati terhadap korban bencana di wilayah Sumatera dan Aceh dengan tundukkan kepala selama 15 detik. Sebagai Stafsus yang membidangi UMKM dan teknologi digital di bawah pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto, ia menekankan pentingnya transformasi digital bagi pelaku UMKM, khususnya di sektor kuliner, agar bisa meningkatkan omzet dengan memanfaatkan teknologi seperti AI, QRIS, dan marketplace. Lebih lanjut, Tiar mengingatkan bahwa pertumbuhan UMKM membutuhkan sinergi antara kebijakan pemerintah daerah dan dukungan perbankan untuk mendorong akses permodalan sehingga usaha kecil bisa berkembang lebih baik lagi. Most Recent Posts Hadiri Fantastik Harmoni Beragama di Tasikmalaya, Stafsus Presiden Tiar Karbala Dorong Digitalisasi UMKM Primajasa Gelontorkan Beasiswa Rp 1,4 Miliar Untuk 532 Pelajar dan Mahasiswa Priangan Timur Adaptasi Terhadap Teknologi Kini Jadi Kebutuhan untuk Efisiensi Bisnis Kemenekraf Dorong Ekonomi Kreatif Digital Lewat Ekraf Tech Summit   Category <lidata-term-id=”16″> BERITA & PUBLIKASI (51) <lidata-term-id=”1″> UMKM & Teknologi (10)