Stafsus Presiden Ajak Pelaku UMKM Manfaatkan Kecerdasan Buatan

Hubungi Kami Stafsus Presiden Ajak Pelaku UMKM Manfaatkan Kecerdasan Buatan Sumber: KBRN – Stafsus Presiden Ajak Pelaku UMKM Manfaatkan Kecerdasan Buatan KBRN, Alor – Perkembangan kecerdasan buatan (AI) kini mulai menyentuh dunia usaha kecil dan menengah. Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Karbala, mengajak para pelaku UMKM di Kabupaten Alor untuk mulai memanfaatkan AI secara sederhana dalam aktivitas bisnis mereka. “AI digunakan untuk membuat poster, menulis caption, atau merancang promosi hanya dengan perintah sederhana. Semua orang bisa mengaksesnya secara gratis,” ungkap Tiar, Selasa (13/10/2025). Ia mencontohkan, seorang pemilik warung makan dapat menulis perintah seperti ‘buatkan poster Rumah Makan Kalabahi dengan menu sate ayam dan ikan bakar’, dan sistem AI akan langsung menghasilkan desain menarik. Menurutnya, pemanfaatan AI bukanlah hal yang rumit, asalkan ada kemauan untuk belajar. “AI bukan untuk menggantikan manusia, tetapi untuk membantu kita bekerja lebih cepat dan efisien,” ujarnya. Tiar menilai bahwa dengan edukasi yang tepat, UMKM di Alor bisa memanfaatkan teknologi ini untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal. Most Recent Posts Staf Khusus Presiden Tiar Nabila Kabala: Alor Punya Potensi Wisata Besar Bila Dikelola dengan Hati Stafsus Presiden Dorong Anak Alor Raih Indonesia Emas Stafsus Presiden Kagumi Potensi Wisata Alor Stafsus Presiden Ajak Pelaku UMKM Manfaatkan Kecerdasan Buatan   Category <lidata-term-id=”16″> Liputan Media (11) <lidata-term-id=”1″> UMKM & Teknologi (6)

Kunjungi Alor, Staf Khusus Presiden Prabowo Pantau Penerapan UMKM Secara Digital

Hubungi Kami Kunjungi Alor, Staf Khusus Presiden Prabowo Pantau Penerapan UMKM Secara Digital Sumber: RADARPANTAR.com / Moris Weni RADARPANTAR.com – Staf Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar N. Karbala, S.Mn., M.Sc., melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Alor. Hari pertama kunjungan, Senin (13/10/2025), Karbala meresmikan digelarnya Wismaraya. Di hari kedua, Selasa (14/10/2025), Karbala dan tim memantau penerapan UMKM menggunakan teknologi digital melalui bincang eksklusif dengan para pelaku UMKM, setelah sebelumnya meninjau stan-stan pelaku UMKM di Pekan Wismaraya. Bincang eksklusif dengan para pelaku UMKM yang dibuka langsung oleh Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital itu dipusatkan di PKBM Maju Bersama Sebanjar, Desa Alor Besar, Kecamatan Alor Barat Laut, Kabupaten Alor, Selasa (14/10/2025). Menariknya, bincang eksklusif antara Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital dengan para pelaku UMKM di Alor ini menghadirkan beberapa narasumber bertaraf dunia yang merupakan bagian dari rombongan Karbala dalam kunjungan tersebut. “Kebetulan saya ditunjuk oleh Presiden Prabowo menjadi Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital mulai dari akhir tahun 2024. Salah satu tugas dari staf khusus presiden adalah untuk mendengarkan langsung aspirasi dari masyarakat, baik itu di kota besar sampai ke pelosok-pelosok. Salah satu bentuk yang kita lakukan adalah dengan mengunjungi Alor,” sebut Karbala kepada pekerja media di Sebanjar. “Kami ingin tahu, di Alor ini penerapan kegiatan UMKM-nya seperti apa dan penerapan teknologi itu sudah sejauh apa. Adapun salah satu dari kami adalah memberikan laporan kepada Presiden,” katanya. Menurut dia, pemerataan teknologi adalah hal yang wajib dilakukan karena di manapun juga pemerintah sudah pasti membuat program-program strategis nasional berbasis teknologi. “Nah, ini yang harus dirasakan baik dimulai dari kota besar hingga kota-kota kecil, atau sampai di daerah-daerah,” katanya. Jadi, demikian Karbala, pemerataan teknologi harus dilakukan dari Sabang hingga Merauke. “Saya melihat bahwa sebetulnya Alor memiliki potensi-potensi yang sangat besar, terutama potensi pariwisata yang sangat besar, apalagi jika pariwisata ini digabungkan dengan sentuhan-sentuhan teknologi,” ujarnya.Ia kemudian memberi contoh kaitannya dengan promosi, baik melalui media sosial, media online, maupun fasilitas-fasilitas penunjang keuangan lainnya seperti pembayaran menggunakan QRIS di kota-kota besar. Dijelaskannya, jika berkaca pada program pemerintah, kaitannya dengan teknologi sebenarnya sudah banyak. Salah satu penerapan yang paling masif dan memberikan keuntungan besar bagi masyarakat adalah penerapan QRIS. “QRIS ini,” tambah Karbala, “merupakan teknologi yang digagas oleh Bank Indonesia dan sangat mempermudah pembayaran, terutama dari pembeli kepada UMKM itu sendiri. Dan memang pemerintah memiliki target untuk menciptakan 1 juta talenta digital nasional. Ini program yang sedang dijalankan oleh Kementerian Komindigital.” Menurut dia, poin pentingnya adalah bagaimana caranya kita bisa mentransformasikan UMKM di Kabupaten Alor supaya mendapatkan manfaat dari penerapan teknologi. “Ini poin yang sangat penting. Karena bagaimanapun juga saya baru kemarin jalan-jalan di acara Festival Wismaraya Kalabahi, ada beberapa UMKM yang memang belum menerapkan manfaat-manfaat dari QRIS. Ada beberapa yang sudah, tetapi ada juga yang belum menerapkan QRIS,” jelasnya. “Targetnya adalah bagaimana caranya kita bisa mentransformasikan itu dari yang sebelumnya tidak memiliki akses digital menjadi memiliki akses digital. Nah, ini tidak bisa dari pemerintah pusat saja, harus ada dukungan juga dari pemerintah daerah,” pintanya. Muhammad Reza Erfit, salah satu narasumber dalam Bincang Eksklusif UMKM Digital yang datang dari Jakarta bersama Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, juga turut hadir dalam kegiatan tersebut. “Saya sudah banyak berdiskusi dengan Wakil Bupati Alor, dan alhamdulillah Wakil Bupati ini mendukung program-program digitalisasi yang dijalankan oleh pemerintah pusat,” ujarnya menambahkan. Menurut Karbala, kecerdasan buatan (AI) adalah teknologi yang sangat maju. Di beberapa daerah, ada yang sudah menggunakan dan sudah memahami dengan baik, namun ada juga yang belum. “Kalau menurut saya, penggunaan kecerdasan buatan ini harus digunakan dengan baik, terutama di daerah-daerah seperti Kabupaten Alor. Karena penggunaan kecerdasan buatan ini banyak membantu kehidupan UMKM dan para pedagang di kota-kota lainnya, terutama dalam pembuatan materi iklan, materi caption, poster, dan kalau berdagang makanan bisa membuat resep makanan,” jelasnya. Tantangan kita saat ini, sebut Karbala, lebih kepada ketidaktahuan kita sendiri terhadap manfaat-manfaat penggunaan kecerdasan buatan. “Maka dari itu kami sangat mendorong kegiatan-kegiatan yang sifatnya literasi digital. Salah satunya pada kesempatan ini saya mengundang beberapa narasumber dari Jakarta supaya bisa langsung menyampaikan materi-materi kepada masyarakat supaya dapat memberikan benefit secara langsung kepada masyarakat,” tutupnya. Most Recent Posts Staf Khusus Presiden Tiar Nabila Kabala: Alor Punya Potensi Wisata Besar Bila Dikelola dengan Hati Stafsus Presiden Dorong Anak Alor Raih Indonesia Emas Stafsus Presiden Kagumi Potensi Wisata Alor Stafsus Presiden Ajak Pelaku UMKM Manfaatkan Kecerdasan Buatan   Category <lidata-term-id=”16″> Liputan Media (11) <lidata-term-id=”1″> UMKM & Teknologi (6)

Kunjungan Staf Khusus Presiden ke PKBM Maju Bersama Sabanjar Alor, Pelaku UMKM Belum Manfaatkan Digital

Hubungi Kami Kunjungan Staf Khusus Presiden ke PKBM Maju Bersama Sabanjar Alor, Pelaku UMKM Belum Manfaatkan Digital Sumber: Media Kupang – “Kunjungan Staf Khusus Presiden ke PKBM Maju Bersama Sabanjar Alor, Pelaku UMKM Belum Manfaatkan Digital” MEDIA KUPANG – Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabila Karbala, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Alor pada Senin, 13 Oktober 2025. Dalam lawatan kerjanya ini, selain menghadiri Festival Wisma Raya yang digelar Pemerintah Kabupaten Alor, ia juga melakukan kunjungan ke Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Maju Bersama di Sabanjar, Desa Alor Besar, Kabupaten Alor, pada Selasa, 14 Oktober 2025. Kedatangan SKP ini didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Alor, Mad Baesaku, dan membawa narasumber Reza yang akan membahas manfaat teknologi digital AI yang berhubungan dengan UMKM. Reza dikenal sebagai influencer dan konten kreator yang sering berbicara di seminar nasional maupun internasional. Kedatangan SKP dan rombongan diterima oleh sesepuh di PKBM tersebut, Jamaludin Omi, dan pengelola PKBM, Arapah Laka. Selanjutnya, SKP Tiar diarak dengan tarian dari sanggar milik PKBM masuk ke halaman gedung PKBM dan PAUD. Anak-anak PAUD berdiri berjejer menyambut SKP Tiar, dan para pengajar di PKBM tersebut melakukan pengalungan selendang kepada SKP Tiar dan tamu lainnya. Usai seremonial penyambutan, SKP Tiar dalam sambutannya di depan masyarakat dari berbagai elemen di wilayah tersebut mengatakan, sejak awal tahun 2024 dirinya dilantik Presiden Prabowo Subianto dan diberikan mandat sebagai Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital. Dirinya melihat ini hal menarik karena UMKM tidak dapat dipisahkan dengan digital. Menurutnya, UMKM di kota besar dan kecil atau desa dan pelosok-pelosok yang dirinya kunjungi masih ada yang belum memiliki akses teknologi digital. Menurutnya, UMKM di kota besar dan kecil atau desa dan pelosok-pelosok yang dirinya kunjungi masih ada yang belum memiliki akses teknologi digital. Padahal, kata SKP Tiar, digital sangat membantu jika kita bicara tentang usaha dan keuangan. Sekarang ini semua dengan teknologi digital, baik online, promosi UMKM, dan kegiatan lainnya. “Masyarakat pernah nonton Tarian Pacu Jalur dari Kuansing, Riau, yang viral. Itu adalah sebuah hal yang tiba-tiba viral. Sebetulnya kegiatan itu bisa populer karena media sosial. Demikian juga kegiatan UMKM dan pariwisata perlu diangkat ke publik baik di level nasional dan dunia melalui digitalisasi,” tandasnya. “Masyarakat pernah nonton Tarian Pacu Jalur dari Kuansing, Riau, yang viral. Itu adalah sebuah hal yang tiba-tiba viral. Sebetulnya kegiatan itu bisa populer karena media sosial. Demikian juga kegiatan UMKM dan pariwisata perlu diangkat ke publik baik di level nasional dan dunia melalui digitalisasi,” tandasnya. “Kemarin saya sempat keliling stan di festival di Wisma Raya. Ternyata masih banyak masyarakat atau pelaku UMKM di stan-stan yang belum menggunakan teknologi digitalisasi dalam transaksi. Saya mau bayar pakai QRIS, namun tidak bisa, padahal saya tidak bawa uang tunai. Padahal penggunaan digital dalam transaksi ini sangat mudah, dan masyarakat yang ada padahal telah memiliki buku tabungan di bank,” lanjutnya. Berkaitan dengan hal itu, maka dirinya ketika melakukan kunjungan juga membawa narasumber untuk memberikan pendidikan atau sosialisasi berkaitan pengembangan UMKM dan pemanfaatan teknologi digital. Narasumbernya adalah influencer dan juga aktif di media sosial. Narasumber akan menjelaskan tentang promosi melalui digital atau Instagram dan AI (kecerdasan buatan). SKP Tiar Jelaskan Tentang Tugas dan Harapannya SKP Tiar, setelah menyampaikan sambutan dalam kegiatan pendidikan yang digelar PKBM tersebut, juga menjelaskan secara detail tentang tugas dari SKP Bidang UMKM dan Teknologi Digital sebagai tugas yang diembannya dalam doorstop bersama media. Ia menjelaskan bahwa pemerataan teknologi adalah hal yang wajib dilakukan, karena pemerintah di manapun juga pasti sudah membuat program-program strategis nasional dengan teknologi yang harus dirasakan mulai dari kota besar sampai ke daerah-daerah. Jadi, jelasnya, pemerataan teknologi harus dari Sabang sampai Merauke. Dan kebetulan dirinya melihat Alor ini memiliki potensi-potensi yang sangat besar, terutama potensi pariwisata yang sangat patut digabungkan dengan satuan-satuan teknologi. Contohnya promosi melalui media sosial, media online, dan ditambah dengan fasilitas penunjang lainnya seperti penerapan QRIS seperti di kota-kota besar. Menurut SKP Tiar, kebetulan dirinya ditunjuk oleh Bapak Presiden sebagai Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Digital, sehingga salah satu tugas dari staf khusus presiden adalah untuk mendengarkan langsung aspirasi dari masyarakat, baik itu di kota besar sampai ke pelosok-pelosok. Salah satu bentuk yang dilakukan adalah mengunjungi Kabupaten Alor agar pihaknya mengetahui sejauh apa penerapan UMKM dan teknologi di daerah tersebut. “Adapun memang salah satu tugas dari kami memberikan informasi kepada Presiden,” ungkap SKP Tiar. Ia melanjutkan, dirinya rasa kalau berkaca dari program pemerintah, teknologi sebenarnya itu sudah baik dan salah satu penerapan yang paling masih dan memberikan keuntungan banyak atau benefit bagi masyarakat adalah penerapan QRIS. QRIS ini adalah teknologi yang dibuat Bank Indonesia dan sangat mempermudah pembayaran terutama dari pembeli dan UMKM itu sendiri. “Itu yang pertama. Dan memang pemerintah sendiri memiliki target untuk menciptakan 1 juta talenta digital nasional. Ini memang program yang sementara dijalankan oleh Kementerian Komdigital,” ujarnya. Ia menambahkan, poin pentingnya adalah bagaimana cara kita bisa mentransformasikan UMKM di Kabupaten Alor ini dengan penerapan teknologi. Itu poin yang sangat penting, karena bagaimana pun juga saat dirinya baru jalan-jalan ke acara Festival Wisma Raya, ada beberapa UMKM memang belum menerapkan manfaat dari QRIS. Itu contoh paling sederhana, dan targetnya bagaimana kita bisa mentransformasikan dari yang sebelumnya belum memiliki akses digital menjadi memiliki akses digital. Hal ini, ia menandaskan, tidak bisa dari pusat saja tetapi memang harus ada dukungan dari pemerintah daerah. “Saya juga sudah diskusi dengan Wabup, dan Wabup ini mendukung program-program digitalisasi yang dijalankan pemerintah pusat. AI adalah teknologi maju dan sangat advance, di beberapa daerah ada yang menggunakan, ada yang sudah hafal, yang sudah baik, dan memang ada yang belum. Sehingga menurut saya AI ini harus digunakan dengan baik terutama di daerah-daerah seperti Kabupaten Alor, karena penggunaan kecerdasan buatan (AI) banyak membantu untuk kehidupan UMKM dan para pedagang di kota-kota lain, terutama pembuatan materi iklan, materi caption, poster, atau kalau berdagang makanan bisa buat resep makanan.” Menyinggung kendala, SKP Tiar menjelaskan bahwa pada dasarnya ketidaktahuan masyarakat terhadap manfaat AI menjadi tantangan tersendiri. “Maka dari itu, kami sangat mendorong kegiatan-kegiatan yang sifatnya literatur digital. Salah satunya pada kesempatan ini kami mengundang narasumber dari Jakarta supaya dapat memberikan langsung materi

Kunjungan Stafsus Presiden Bidang UMKM ke Alor Bertepatan Festival Wisma Raya, Ini Katanya

Hubungi Kami Kunjungan Stafsus Presiden Bidang UMKM ke Alor Bertepatan Festival Wisma Raya, Ini Katanya  Sumber Artikel: Kunjungan Stafsus Presiden Bidang UMKM ke Alor Bertepatan Festival Wisma Raya, Ini Katanyahttps://alor.inews.id/read/644533/kunjungan-stafsus-presiden-bidang-umkm-ke-alor-bertepatan-festival-wisma-raya-ini-katanya?utm_medium=sosmed&utm_source=whatsappEditor: Danny Manu Kalabahi, iNewsAlor.id– Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabila Karbala, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Alor pada Senin, 13 Oktober 2025. Dalam kunjungannya, ia juga menghadiri Festival Wisma Raya yang sedang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Alor. Stafsus Presiden Tiar turut membawa Reza, influencer dan konten kreator yang dikenal aktif berbicara di seminar nasional maupun internasional, untuk membahas manfaat teknologi digital dan AI yang berkaitan dengan UMKM. UMKM dan Digitalisasi Tak Bisa Dipisahkan  Dalam sambutannya, Tiar menyampaikan bahwa sejak dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada awal 2024, ia melihat bahwa UMKM dan digitalisasi merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan.“UMKM di kota besar maupun kecil, bahkan di pelosok, masih banyak yang belum memiliki akses teknologi digital. Padahal digital sangat membantu dalam hal usaha dan keuangan,” ujarnya. Menurutnya, promosi, penjualan online, hingga sistem pembayaran digital seperti QRIS adalah bagian penting dari modernisasi UMKM. Ia mencontohkan fenomena viralnya Tarian Pacu Jalur dari Riau yang bisa populer karena media sosial. Temuan di Festival Wisma Raya Tiar juga menyampaikan pengalamannya saat berkeliling stan di festival tersebut. “Saya mau bayar pakai QRIS, tapi tidak bisa. Ternyata banyak UMKM yang belum menggunakan teknologi digitalisasi dalam transaksi.  Padahal mereka sudah punya tabungan di bank,” katanya Edukasi Digital untuk UMKM Dalam kesempatan itu, ia membawa narasumber untuk memberikan edukasi mengenai promosi melalui Instagram dan AI (Artificial Intelligence) agar masyarakat dapat memanfaatkan platform digital secara maksimal. Tugas Stafsus Presiden di Bidang UMKM dan Teknologi Digital Tiar juga menjelaskan secara detail tentang tugasnya sebagai Staf Khusus Presiden: “Pemerataan teknologi adalah hal yang wajib dilakukan. Program-program strategis nasional harus bisa dirasakan dari kota besar hingga ke pelosok seperti Alor,” jelasnya.Menurutnya, Alor memiliki potensi pariwisata dan UMKM yang besar, yang bisa dikembangkan melalui pemanfaatan teknologi—termasuk media sosial, sistem pembayaran digital, dan fasilitas lainnya. Most Recent Posts Staf Khusus Presiden Tiar Nabila Kabala: Alor Punya Potensi Wisata Besar Bila Dikelola dengan Hati Stafsus Presiden Dorong Anak Alor Raih Indonesia Emas Stafsus Presiden Kagumi Potensi Wisata Alor Stafsus Presiden Ajak Pelaku UMKM Manfaatkan Kecerdasan Buatan Category Liputan Media (11) UMKM & Teknologi (6)

Ratusan Pelaku UMKM Sumedang Dilatih Stafsus Presiden Gunakan AI untuk Tingkatkan Omzet

Hubungi Kami Ratusan Pelaku UMKM Sumedang Dilatih Stafsus Presiden Gunakan AI untuk Tingkatkan Omzet TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG– Lebih dari seratus pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Sumedang dilatih Staf Khusus (Stafsus) Presiden RI untuk menggunakan Akal Imitasi (AI) guna meningkatkan omzet penjualan. Pelatihan yang merupakan kolaborasi Stafsus bidang UMKM dan AI dengan Pemerintah Kabupaten Sumedang ini dilaksanakan di Aula Tampomas, Pusat Pemerintahan Sumedang, pada Sabtu (11/10/2025). Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabila Karbala, mengatakan bahwa ia memulai acara sejak pagi. UMKM dibina oleh tim dari PANDI, yaitu Pengelola Nama Domain Internet Indonesia, sebuah organisasi nirlaba yang dibentuk oleh komunitas internet dan pemerintah Indonesia untuk mengelola semua domain internet Indonesia di bawah .id, seperti .co.id, .web.id, dan .my.id. PANDI bekerja sama dengan pemerintah untuk memastikan pengelolaan domain sesuai standar keamanan dan hukum Indonesia. “Kita mulai dari pagi sampai siang, ini bentuk kolaborasi Pemkab Sumedang dengan PANDI,” ujar Tiar.Menurutnya, para pelaku UMKM dikenalkan pada teknologi yang dibuat semudah mungkin supaya bisa diadopsi, di mana AI dapat digunakan untuk membuat konten dan memaksimalkan penjualan.“Salah satu bentuknya: buat konten, buat caption, dan juga untuk menganalisa laporan keuangan, supaya dapat membuat laporan keuangan,” tambahnya. Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, mengaku bersyukur dengan kegiatan tersebut karena menjadi bagian dari ikhtiar pemerintah dalam memajukan UMKM di Sumedang. Ia menyebutkan bahwa AI memang dibutuhkan, namun tetap harus berpusat pada manusianya. Untuk memberikan paparan kepada SDM kami, bagaimana menggunakan AI tapi pusatnya tetap manusia, karena AI enggak punya hati,” ungkap Dony. Ia menambahkan bahwa saat itu stafsus menghubunginya karena melihat potensi UMKM Sumedang yang cukup bagus dan meminta agar diadakan acara di Sumedang. “Dan saya menyanggupinya,” ujarnya. Penggunaan AI, menurutnya, sangat penting untuk meningkatkan daya saing. UMKM bisa naik kelas dan mendunia dengan teknologi. “Ada Dr. Ono pakar IT, ada Stafsus Pak Tiar bidang UMKM dan Teknologi Informasi yang memberikan wawasan kepada UMKM Sumedang bagaimana naik kelas, berdaya saing, maju, dan sejahtera dengan AI,” katanya. Most Recent Posts Staf Khusus Presiden Tiar Nabila Kabala: Alor Punya Potensi Wisata Besar Bila Dikelola dengan Hati Stafsus Presiden Dorong Anak Alor Raih Indonesia Emas Stafsus Presiden Kagumi Potensi Wisata Alor Stafsus Presiden Ajak Pelaku UMKM Manfaatkan Kecerdasan Buatan Category Liputan Media (11) UMKM & Teknologi (6) Social Media @officialtiarkarbala Tiar Karbala

Dorong UMKM Go Digital, Stafsus Presiden Ajak Pelaku Usaha Sumedang Manfaatkan Teknologi AI

Hubungi Kami Dorong UMKM Go Digital, Stafsus Presiden Ajak Pelaku Usaha Sumedang Manfaatkan Teknologi AI Sumber: Radar Sumedang RADARSUMEDANG.id, KOTA – Ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sumedang mengikuti Panel Discussion bertajuk “Pemanfaatan Teknologi Digital untuk Peningkatan Daya Saing UMKM” yang digelar di Kantor Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Sabtu (11/10). Dalam kesempatan tersebut, Staf Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang UMKM dan Digital, Tiar N Karbala, mendorong para pelaku UMKM agar mampu memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) guna meningkatkan produktivitas dan memperluas pasar. “AI memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks pengembangan UMKM. Kami melihat banyak peserta berasal dari kalangan ibu-ibu, dan semoga manfaat teknologi ini bisa langsung mereka rasakan,” ujar Tiar saat menjadi pembicara dalam kegiatan tersebut. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sumedang, Kumpul, dan Pandi.id (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia) untuk memperkuat literasi digital dan mendorong adopsi teknologi di kalangan pelaku UMKM daerah. Menurut Tiar, teknologi AI kini dapat membantu pelaku usaha dalam berbagai aspek bisnis, mulai dari pembuatan konten promosi seperti poster dan caption media sosial, hingga analisis laporan keuangan dan omset. “Teknologi yang digunakan dirancang agar mudah diadopsi. Harapannya, pelaku UMKM dapat menggunakan AI untuk membuat konten menarik dan menganalisis usaha secara lebih cerdas,” jelasnya. Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari program nasional “1 Juta Talenta Digital Indonesia” yang bertujuan meningkatkan kemampuan digital masyarakat hingga ke pelosok daerah. “Jangan sampai kita hanya menjadi pengguna pasif AI untuk hiburan. Padahal, AI bisa digunakan secara produktif, seperti promosi usaha atau analisis bisnis,” tegasnya. Sementara itu, Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai langkah nyata dalam meningkatkan kompetensi dan daya saing UMKM di Sumedang. “Ini sangat penting agar UMKM bisa naik kelas dan mendunia. Alhamdulillah, para pakar hadir, termasuk Dr. Onno dan Stafsus Presiden Tiar N Karbala yang memberikan wawasan bagaimana UMKM Sumedang bisa maju dan sejahtera dengan AI,” ujarnya. Dony menilai, peningkatan kompetensi digital merupakan bagian dari ikhtiar pemerintah daerah untuk memperkuat perekonomian lokal melalui UMKM yang inovatif dan adaptif terhadap teknologi. Usai menjadi pembicara pada panel diskusi, Tiar N Karbala juga meninjau langsung UMKM Center Kabupaten Sumedang untuk melihat geliat pelaku usaha lokal yang mulai memanfaatkan teknologi digital dalam aktivitas bisnisnya. (tha) Most Recent Posts Staf Khusus Presiden Tiar Nabila Kabala: Alor Punya Potensi Wisata Besar Bila Dikelola dengan Hati Stafsus Presiden Dorong Anak Alor Raih Indonesia Emas Stafsus Presiden Kagumi Potensi Wisata Alor Stafsus Presiden Ajak Pelaku UMKM Manfaatkan Kecerdasan Buatan Category Liputan Media (11) UMKM & Teknologi (6) Social Media @officialtiarkarbala Tiar Karbala

Berkunjung ke Pusat Oleh-oleh Sumedang, Stafsus Presiden Tiar N Karbala Borong Produk UMKM Lokal

Hubungi Kami Berkunjung ke Pusat Oleh-oleh Sumedang, Stafsus Presiden Tiar N Karbala Borong Produk UMKM Lokal Sumber: https://tahuekspres.com/berkunjung-ke-pusat-oleh-oleh-sumedang-stafsus-presiden-tiar-n-karbala-borong-produk-umkm-lokal/ Stafsus Presiden, Tiar N Karbala, saat Menyicipi Makanan Tradisional, Kicimpring di Pusat Oleh-oleh Sumedang (Foto : Istimewa) SUMEDANG–SUMEDANG – Staf Khusus Presiden Republik Indonesia, Tiar N Karbala, menyambangi Pusat Oleh-oleh Kabupaten Sumedang. Dalam kunjungannya, Tiar terlihat antusias memborong berbagai produk UMKM lokal yang dipamerkan di lokasi tersebut, Sabtu (11/10/2025). Salah satu momen menarik terjadi ketika Tiar membeli makanan tradisional khas Sumedang yang dikreasikan dengan varian rasa modern, seperti matcha. Ia mengaku terkesan dengan inovasi para pelaku UMKM di daerah tersebut. “Ini bagus ya, orang Sumedang kreatif-kreatif,” ujar Tiar sambil memuji. Kunjungan Tiar mendapat sambutan hangat dari Wakil Ketua DPRD Sumedang, Ruli Aditya. Ia menilai kehadiran Pusat Oleh-oleh Sumedang menjadi angin segar bagi pelaku UMKM untuk berkembang dan menarik lebih banyak wisatawan datang ke Sumedang. “Harapannya UMKM Sumedang lebih maju, bisa bersinergi dengan pemerintah, membuka lapangan pekerjaan, dan menjadi daya tarik bagi warga luar Sumedang untuk berkunjung ke sini,” ujar Ruli. Ruli juga berharap dukungan dari pemerintah daerah terhadap UMKM bisa terus ditingkatkan. “Harapan saya agar pemerintah, khususnya Pemda Sumedang, bisa meningkatkan support yang selama ini sudah baik menjadi lebih baik lagi,” tambahnya. Sementara itu, Koordinator Forum UMKM Sumedang, Nurul Millah, mengatakan bahwa Pusat Oleh-oleh tersebut menjadi salah satu upaya nyata dalam membantu para pelaku UMKM lokal memasarkan produknya. “Jadi, pusat oleh-oleh ini merupakan salah satu ikhtiar kita untuk membantu UMKM dalam memasarkan produknya,” ujar Nurul. Pusat Oleh-oleh Sumedang yang berlokasi di Perempatan Bojong Jalan Sindangtaman, kini menjadi etalase utama produk unggulan daerah, mulai dari makanan khas, kerajinan, hingga produk kreatif kekinian.    Most Recent Posts Staf Khusus Presiden Tiar Nabila Kabala: Alor Punya Potensi Wisata Besar Bila Dikelola dengan Hati Stafsus Presiden Dorong Anak Alor Raih Indonesia Emas Stafsus Presiden Kagumi Potensi Wisata Alor Stafsus Presiden Ajak Pelaku UMKM Manfaatkan Kecerdasan Buatan Category Liputan Media (11) UMKM & Teknologi (6)

Stafsus Presiden Dorong UMKM Sumedang Manfaatkan AI untuk Tingkatkan Produktivitas

Hubungi Kami Stafsus Presiden Dorong UMKM Sumedang Manfaatkan AI untuk Tingkatkan Produktivitas Sumber:https://inisumedang.com/stafsus-presiden-dorong-umkm-sumedang-manfaatkan-ai-untuk-tingkatkan-produktivitas/  SUMEDANG– Staf Khusus (Stafsus) Presiden Republik Indonesia Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar N Karbala mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sumedang agar mampu memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing usaha. Hal tersebut disampaikan Tiar saat menghadiri undangan sebagai pembicara dalam Panel Discussion dengan para pelaku UMKM Kabupaten Sumedang yang dilaksanakan di Kantor Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Sabtu 11 Oktober 2025. Kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sumedang, Kumpul, dan Pandi.id (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia) yang digelar untuk memperkuat literasi digital dan pemanfaatan teknologi bagi pelaku UMKM daerah. “AI memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks pengembangan UMKM. Kami melihat banyak peserta yang berasal dari kalangan ibu-ibu, dan semoga manfaat teknologi ini bisa langsung mereka rasakan,” ujar Stafsus Presiden itu. Menurutnya, penerapan AI kini dapat membantu pelaku UMKM dalam berbagai aspek bisnis, seperti membuat konten promosi (poster, caption media sosial) hingga melakukan analisis laporan keuangan dan omset. “Teknologi yang digunakan dirancang agar mudah diadopsi oleh pelaku UMKM. Harapannya, mereka bisa menggunakan AI untuk membuat konten menarik dan menganalisis usaha secara lebih cerdas,” jelasnya. Tiar menuturkan kegiatan ini juga mendukung program nasional ‘1 Juta Talenta Digital Indonesia’, yang bertujuan mencetak lebih banyak masyarakat melek digital hingga ke daerah-daerah. “Jangan sampai kita hanya menjadi pengguna pasif AI, misalnya hanya untuk ngobrol atau hiburan. Padahal, AI bisa digunakan untuk hal-hal yang jauh lebih produktif seperti promosi usaha atau analisis bisnis,” tegasnya. Dengan kolaborasi ini, Ia berharap UMKM Sumedang mampu mengoptimalkan teknologi untuk memperluas pasar dan memperkuat ekonomi lokal. Sementara itu, Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir mengaku bersyukur dan bahagia ada discussion panel mengenai peningkatan kompetensi bagi UMKM, terutama peningkatan daya saing UMKM melalui penggunaan AI. “Ini sangat penting, bagi UMKM dalam meningkatkan daya saingnya. Sehingga bisa naik kelas, mendunia. Dan alhamdulillah para pakar hadir di sini, Dr. Onno dimana beliau jagonya di bidang digital, serta yang luar biasa hadir juga Stafsus Presiden Republik Indonesia Bidang UMKM dan Digital, Tiar N Karbala, dimana beliau memberikan inside bagaimana UMKM Sumedang bisa naik kelas, bisa lebih maju dan sejahtera serta bisa mendunia dengan cara menggunakan AI,” ucapnya. Dengan peningkatan kompetensi seperti ini, kata Dony, merupakan salah satu ikhtiar dalam meningkatkan UMKM Sumedang untuk mampu berdaya saing. Setelah menghadiri undangan sebagai pembicara pada Panel Discussion di PPS, Stafsus Presiden Republik Indonesia Bidang UMKM dan Digital, Tiar N Karbala juga mengunjungi langsung UMKM Center di Kabupaten Sumedang.   Most Recent Posts Staf Khusus Presiden Tiar Nabila Kabala: Alor Punya Potensi Wisata Besar Bila Dikelola dengan Hati Stafsus Presiden Dorong Anak Alor Raih Indonesia Emas Stafsus Presiden Kagumi Potensi Wisata Alor Stafsus Presiden Ajak Pelaku UMKM Manfaatkan Kecerdasan Buatan Category Liputan Media (11) UMKM & Teknologi (6) Social Media @officialtiarkarbala Tiar Karbala