300 Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Ekonomi Kreatif di Era Kecerdasan Buatan

Hubungi Kami 300 Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Ekonomi Kreatif di Era Kecerdasan Buatan Sumber: https://portal7.co.id/post/300-pelaku-umkm-ikuti-pelatihan-ekonomi-kreatif-di-era-kecerdasan-buatan Sebanyak 300 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Bogor mengikuti pelatihan ekonomi kreatif dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam kegiatan AI for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSME) Advancement in ASEAN (AIM ASEAN) yang digelar di Gedung DPRD Kota Bogor, Jalan Pemuda, Selasa (11/11/2025). Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk mendorong pelaku UMKM agar terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, khususnya dalam pemanfaatan AI untuk memperluas peluang usaha. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam memberikan ruang pembelajaran dan pendampingan bagi pelaku UMKM agar mampu bertransformasi secara digital di tengah perubahan zaman.“Ini adalah ikhtiar dari pemerintah pusat melalui pelatihan yang berkolaborasi dengan Pemkot Bogor untuk menjadi pemicu masyarakat agar melek terhadap perkembangan zaman,” ujarnya. Jenal juga menegaskan bahwa kecerdasan buatan harus dipahami sebagai sarana pengembangan usaha, bukan sebagai pengganti kreativitas maupun jati diri pelaku UMKM.“AI ini perangkat yang diharapkan bisa memperluas peluang usaha melalui digitalisasi dan pemasaran yang lebih luas. Namun demikian, karakteristik setiap pelaku usaha tidak bisa dimodifikasi oleh apa pun. Identitas dan jati diri usaha tetap menjadi pondasi utama,” tegasnya. Selain itu, ia menjelaskan bahwa Pemkot Bogor melalui Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian (Dinkukmdagin) terus mengembangkan program pendampingan serta inkubasi bisnis untuk membantu pelaku usaha naik kelas, dari mikro ke kecil hingga menengah.“Kami di Dinkukmdagin memiliki program inkubasi untuk membantu pelaku usaha naik kelas. Ini wujud kehadiran pemerintah agar UMKM menjadi pilar ekonomi kerakyatan yang menyentuh langsung publik,” katanya. Jenal berharap pelatihan ini dapat meningkatkan pemahaman pelaku UMKM terkait manfaat teknologi dan mendorong mereka menggunakan inovasi digital untuk memperkuat daya saing tanpa meninggalkan nilai-nilai lokal Kota Bogor. Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, mengatakan bahwa pelatihan ini bertujuan memperkenalkan kecerdasan buatan sebagai alat bantu bagi UMKM untuk melakukan transformasi digital secara berkelanjutan.“AI mampu membantu teman-teman melakukan transformasi digital agar usahanya lebih baik dan lebih besar lagi. Melalui kegiatan ini, kami tekankan bagaimana UMKM mulai mencoba memanfaatkan teknologi,” ucap Tiar. Menurut Tiar, Kota Bogor memiliki potensi ekonomi kreatif yang besar, terutama dalam sektor kebudayaan, kuliner, dan pariwisata. Dengan dukungan teknologi, potensi tersebut dapat berkembang lebih pesat dan menjangkau pasar yang lebih luas.“Kami melihat potensi Kota Bogor luar biasa besar, apalagi dengan aspek kebudayaan dan pariwisata yang kuat. Dengan AI yang kini semakin mudah digunakan, kami yakin pelaku UMKM dapat mengimplementasikan teknologi ini secara efektif,” jelasnya. Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif, Yovie Widianto, turut menyampaikan bahwa dengan dukungan teknologi digital dan semangat kolaboratif antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, Kota Bogor berpeluang menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia.“Dengan AI dan digitalisasi, semua potensi ini bisa menjadi pemicu untuk memperbesar kapasitas dan membawa Bogor ke level yang lebih tinggi. Saya yakin dengan semangat pemerintah daerah dan masyarakatnya, Bogor bisa mendunia,” pungkasnya. (***) Most Recent Posts Dua Staf Khusus Presiden Dorong Pemanfaatan AI untuk UMKM dan Ekonomi Kreatif Kota Bogor Bogor Punya Potensi Besar, AIM ASEAN Dorong UMKM Manfaatkan AI untuk Kembangkan Usaha Lewat AIM ASEAN, Stafsus Presiden Dorong UMKM Bogor Manfaatkan Teknologi AI UMKM Bogor Didorong Go Digital, Pemkot Ajak Pelaku Usaha Berkolaborasi dengan AI untuk Naik Kelas Category <lidata-term-id=”16″> BERITA & PUBLIKASI (27) <lidata-term-id=”1″> UMKM & Teknologi (8)
Dua Staf Khusus Presiden Dorong Pemanfaatan AI untuk UMKM dan Ekonomi Kreatif Kota Bogor

Hubungi Kami Dua Staf Khusus Presiden Dorong Pemanfaatan AI untuk UMKM dan Ekonomi Kreatif Kota Bogor Sumber: https://www.inilahkoran.id/dua-staf-khusus-presiden-dorong-penggunaan-ai-untuk-pengusaha-umkm-dan-ekonomi-kreatif-kota-bogor Dua Staf Khusus Presiden RI—bidang UMKM dan Teknologi Digital serta bidang Ekonomi Kreatif menggelar pelatihan AIM ASEAN (AI for MSME Advancement in ASEAN) bertema “Ekonomi Kreatif dan UMKM di Era Kecerdasan Buatan”. Kegiatan berlangsung dua hari, 11–12 November 2025, di Aula Serbaguna Gedung DPRD Kota Bogor, Kecamatan Tanah Sareal, dan turut dihadiri Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin. Pelatihan ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Tiar Karbala, Yovie Widianto, pendiri Exobrooch Bunga Maharani, Co-Founder Tempe Azaki Cucup Ruhiyat, dan Kepala Dinkukmdagin Kota Bogor Rahmat Hidayat. Stafsus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Karbala, menegaskan bahwa teknologi, khususnya kecerdasan buatan dapat menjadi pendorong bagi UMKM untuk melakukan transformasi digital. Ia menyebut perkembangan teknologi kini semakin mudah diakses sehingga UMKM harus mulai memanfaatkannya. Tiar juga menilai Bogor memiliki potensi besar di sektor kuliner, wisata, dan budaya yang bisa dikembangkan melalui dukungan teknologi. Terkait prospek penggunaan AI di daerah, Tiar menyampaikan bahwa teknologi tersebut semakin sederhana untuk diimplementasikan sehingga peluang penerapannya pada UMKM Bogor dinilai sangat besar. Sementara itu, Stafsus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif, Yovie Widianto, menekankan bahwa AI harus dipandang sebagai mitra kerja yang membantu kreativitas. Ia mengingatkan pentingnya menjaga etika dan keseimbangan agar peran manusia tetap menjadi pusat dalam proses kreatif, meski teknologi kian berkembang. Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengapresiasi penyelenggaraan pelatihan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi pemerintah pusat dan daerah untuk mendorong masyarakat melek teknologi. Jenal menegaskan bahwa identitas dan karakter UMKM tetap menjadi landasan utama, sementara AI dapat menjadi alat untuk memperluas peluang usaha melalui pemasaran digital. Dengan tingginya antusiasme peserta 400 hadir dari 300 kuota yang disediakan Jenal berharap pelatihan ini memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha yang ingin memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan bisnis mereka. Most Recent Posts Bogor Punya Potensi Besar, AIM ASEAN Dorong UMKM Manfaatkan AI untuk Kembangkan Usaha Lewat AIM ASEAN, Stafsus Presiden Dorong UMKM Bogor Manfaatkan Teknologi AI UMKM Bogor Didorong Go Digital, Pemkot Ajak Pelaku Usaha Berkolaborasi dengan AI untuk Naik Kelas Dukung Peningkatan Daya Saing, UMKM Kota Bogor Dapat Pelatihan Teknologi AI Category <lidata-term-id=”16″> BERITA & PUBLIKASI (26) <lidata-term-id=”1″> UMKM & Teknologi (8)
Bogor Punya Potensi Besar, AIM ASEAN Dorong UMKM Manfaatkan AI untuk Kembangkan Usaha

Hubungi Kami Bogor Punya Potensi Besar, AIM ASEAN Dorong UMKM Manfaatkan AI untuk Kembangkan Usaha Sumber: https://ceklissatu.com/ceklis-bogor/bogor-punya-potensi-besar-aim-asean-ajak-umkm-manfaatkan-ai-untuk-kembangkan-usaha?page=3 Program AIM ASEAN (AI for MSME Advancement in ASEAN) resmi dibuka di Gedung Serbaguna DPRD Kota Bogor pada Selasa (11/11/2025). Kegiatan ini dihadiri Staf Khusus Presiden RI Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, serta Staf Khusus Presiden RI Bidang Ekonomi Kreatif, Yovie Widianto. Acara tersebut menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk mengenal sekaligus memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dalam pengembangan usaha. Tiar Nabilla Karbala menekankan pentingnya transformasi digital di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Ia berharap pelatihan dua hari ini dapat membantu UMKM memahami cara menerapkan AI untuk meningkatkan daya saing. Menurutnya, kata kunci kegiatan ini adalah keberanian pelaku usaha untuk mulai mencoba teknologi sebagai bagian dari upaya transformasi digital. Tiar juga menyebut bahwa Kota Bogor memiliki potensi besar di bidang kuliner, pariwisata, dan budaya. Dengan kemudahan penggunaan AI saat ini, ia melihat prospek cerah bagi UMKM Bogor untuk mengintegrasikan teknologi dalam aktivitas bisnis mereka. Sementara itu, Yovie Widianto menegaskan bahwa AI adalah kemajuan teknologi yang tidak bisa dihindari, dan seharusnya menjadi mitra bagi pelaku usaha. Namun ia mengingatkan pentingnya menjaga etika dan keseimbangan dalam penggunaannya agar peran manusia tetap menjadi pusat kreativitas. Yovie optimistis pemanfaatan teknologi dapat menjadi pemicu bagi UMKM Bogor untuk meningkatkan kapasitas dan menembus pasar global. Most Recent Posts Dua Staf Khusus Presiden Dorong Pemanfaatan AI untuk UMKM dan Ekonomi Kreatif Kota Bogor Bogor Punya Potensi Besar, AIM ASEAN Dorong UMKM Manfaatkan AI untuk Kembangkan Usaha Lewat AIM ASEAN, Stafsus Presiden Dorong UMKM Bogor Manfaatkan Teknologi AI UMKM Bogor Didorong Go Digital, Pemkot Ajak Pelaku Usaha Berkolaborasi dengan AI untuk Naik Kelas Category <lidata-term-id=”16″> BERITA & PUBLIKASI (27) <lidata-term-id=”1″> UMKM & Teknologi (7)
Lewat AIM ASEAN, Stafsus Presiden Dorong UMKM Bogor Manfaatkan Teknologi AI

Hubungi Kami Lewat AIM ASEAN, Stafsus Presiden Dorong UMKM Bogor Manfaatkan Teknologi AI Sumber: https://radarbogor.jawapos.com/kota%20bogor/2476818762/lewat-pelatihan-aim-asean-stafsus-presiden-dorong-umkm-bogor-kembangkan-usaha-lewat-teknologi-ai?page=2 Staf Khusus Presiden RI Bidang UMKM, Teknologi Digital, dan Ekonomi Kreatif mendorong percepatan transformasi digital bagi pelaku UMKM di Kota Bogor melalui pelatihan AIM ASEAN (AI for MSME Advancement in ASEAN). Kegiatan yang berlangsung dua hari di Gedung DPRD Kota Bogor (11–12/11/2025) ini mengusung tema “Ekonomi Kreatif dan UMKM di Era Kecerdasan Buatan”. Pelatihan dihadiri Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin, Stafsus Presiden Tiar Karbala dan Yovie Widianto, pendiri Exobrooch Bunga Maharani, Co-Founder Tempe Azaki Cucup Ruhiyat, serta Kepala Dinkukmdagin Kota Bogor Rahmat Hidayat. Dalam sambutannya, Tiar Karbala menegaskan pentingnya UMKM memanfaatkan kecerdasan buatan sebagai alat untuk mempercepat transformasi digital. Ia menyebut kemampuan beradaptasi dengan teknologi menjadi faktor utama agar usaha kecil dapat berkembang lebih cepat. Tiar juga menilai Bogor memiliki kekuatan budaya, kuliner, dan wisata yang mampu menjadi motor pertumbuhan UMKM jika dipadukan dengan teknologi. Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin menyambut baik penyelenggaraan pelatihan tersebut. Ia menilai kegiatan ini bentuk kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam memperluas literasi digital masyarakat. Menurutnya, teknologi AI dapat membuka peluang pasar yang lebih luas bagi UMKM. Antusiasme peserta pun tinggi, dengan lebih dari 400 peserta hadir dari total 300 kuota yang disediakan. Sementara itu, Stafsus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif Yovie Widianto menekankan pentingnya menjaga etika dan nilai kemanusiaan dalam pemanfaatan teknologi. Menurutnya, AI harus menjadi mitra untuk meningkatkan kreativitas, bukan menggantikan peran manusia. Pelatihan AIM ASEAN diharapkan dapat memperkuat ekosistem digital yang inklusif bagi UMKM dan meningkatkan daya saing ekonomi kreatif di tingkat daerah maupun nasional. Most Recent Posts UMKM Bogor Didorong Go Digital, Pemkot Ajak Pelaku Usaha Berkolaborasi dengan AI untuk Naik Kelas Dukung Peningkatan Daya Saing, UMKM Kota Bogor Dapat Pelatihan Teknologi AI Stafsus Presiden RI: “Bogor Bisa Mendunia” Lewat AI, Digitalisasi Jadi Kebutuhan UMKM AIM ASEAN Dorong UMKM Melek Teknologi AI Category <lidata-term-id=”16″> BERITA & PUBLIKASI (24) <lidata-term-id=”1″> UMKM & Teknologi (8)
UMKM Bogor Didorong Go Digital, Pemkot Ajak Pelaku Usaha Berkolaborasi dengan AI untuk Naik Kelas

Hubungi Kami UMKM Bogor Didorong Go Digital, Pemkot Ajak Pelaku Usaha Berkolaborasi dengan AI untuk Naik Kelas Sumber: https://bogor.viva.co.id/kabar-bogor/2003-stafsus-presiden-ri-bogor-bisa-mendunia-lewat-ai-digitalisasi-jadi-kebutuhan-umkm Oleh : Hayisra, Abizar Algifahry Gymnastiar Sebanyak 300 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Bogor mengikuti pelatihan ekonomi kreatif dan pengembangan UMKM berbasis kecerdasan buatan (AI) dalam program AI for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSME) Advancement in ASEAN (AIM ASEAN) yang berlangsung di Gedung DPRD Kota Bogor, Jalan Pemuda, Selasa (11/11/2025). Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk mendorong UMKM beradaptasi dengan kemajuan teknologi, khususnya pemanfaatan AI guna memperluas peluang usaha. Ia menyebut pelatihan ini sebagai langkah konkret pemerintah dalam menyediakan ruang belajar dan pendampingan agar UMKM mampu melakukan transformasi digital mengikuti perkembangan zaman. “Ini bentuk ikhtiar pemerintah pusat bersama Pemkot Bogor sebagai pemicu agar masyarakat semakin melek terhadap perkembangan teknologi,” ucapnya. Ia menambahkan bahwa kecerdasan buatan harus diperlakukan sebagai alat untuk memperluas jangkauan usaha, bukan menggantikan kreativitas serta identitas pelaku UMKM. “AI adalah perangkat yang diharapkan membuka peluang lebih besar lewat digitalisasi dan pemasaran yang lebih luas. Tapi karakter setiap pelaku usaha tidak bisa diubah oleh teknologi apa pun. Identitas usaha tetap jadi fondasi,” tegasnya. Jenal juga menyoroti upaya berkelanjutan Pemkot Bogor melalui Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian (Dinkukmdagin), yang terus memperkuat program pendampingan dan inkubasi bisnis demi membantu UMKM naik kelas, dari skala mikro menuju kecil hingga menengah. “Kami di Dinkukmdagin memiliki program inkubasi untuk mendorong pelaku usaha berkembang. Ini wujud hadirnya pemerintah agar UMKM tetap menjadi pilar ekonomi kerakyatan yang menyentuh masyarakat secara langsung,” katanya. Ia berharap pelatihan ini dapat meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai manfaat teknologi, sekaligus mendorong penggunaan AI sebagai alat penguatan daya saing tanpa meninggalkan ciri khas lokal Kota Bogor. Staf Khusus Presiden RI Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, mengatakan pelatihan ini dirancang untuk mengenalkan kecerdasan buatan sebagai alat bantu agar UMKM dapat menjalani transformasi digital secara konsisten. “AI bisa membantu teman-teman melakukan transformasi digital agar usaha berkembang lebih baik dan besar. Melalui kegiatan ini, kami menekankan pentingnya mulai mencoba berbagai manfaat teknologi,” terang Tiar. Ia juga menilai Kota Bogor memiliki potensi besar di sektor ekonomi kreatif, khususnya budaya, kuliner, dan pariwisata. Dengan dukungan teknologi, potensi tersebut dapat berkembang lebih cepat dan menjangkau pasar lebih luas. “Potensi Kota Bogor sangat besar, terutama dari sisi budaya dan pariwisata. Dengan AI yang kini semakin mudah digunakan, kami percaya pelaku UMKM mampu mengaplikasikannya secara efektif,” ujarnya. Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif, Yovie Widianto, turut menegaskan bahwa perpaduan teknologi digital dan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dapat menjadikan Bogor sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi kreatif nasional. “Dengan AI dan digitalisasi, semua potensi ini bisa menjadi pemicu untuk meningkatkan kapasitas dan membawa Bogor naik kelas. Saya yakin, dengan semangat pemerintah daerah dan masyarakatnya, Bogor bisa dikenal secara global,” tutupnya. Most Recent Posts Stafsus Presiden RI: “Bogor Bisa Mendunia” Lewat AI, Digitalisasi Jadi Kebutuhan UMKM AIM ASEAN Dorong UMKM Melek Teknologi AI Staf Khusus Presiden Dorong Pelaku UMKM Kota Bogor Adopsi Teknologi AI Bogor Punya Potensi Besar, AIM ASEAN Ajak UMKM Manfaatkan AI untuk Kembangkan Usaha Category <lidata-term-id=”16″> BERITA & PUBLIKASI (22) <lidata-term-id=”1″> UMKM & Teknologi (9)
Dukung Peningkatan Daya Saing, UMKM Kota Bogor Dapat Pelatihan Teknologi AI

Hubungi Kami Dukung Peningkatan Daya Saing, UMKM Kota Bogor Dapat Pelatihan Teknologi AI Sumber : http://Sumber: Juruketik Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Bogor mendapatkan kesempatan berharga untuk memperdalam pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pengembangan usaha mereka. Kegiatan ini digelar di Ruang Serbaguna DPRD Kota Bogor pada Selasa, November 2025, dan dihadiri oleh Staf Khusus Presiden RI Bidang UMKM dan Teknologi Digital Tiar Karbala, Staf Khusus Presiden RI Bidang Ekonomi Kreatif Yovie Widianto, Pendiri Exobrooch Bunga Maharani, serta Co-Founder Tempe Azaki Cucup Ruhiyat. Pelatihan ini berlangsung selama dua hari dengan fokus utama memperkenalkan transformasi digital kepada para pelaku UMKM, sehingga mereka semakin adaptif terhadap pesatnya perkembangan teknologi modern. Tiar Karbala menegaskan bahwa transformasi digital merupakan kunci utama dalam penguatan UMKM ke depan. Menurutnya, perkembangan teknologi, termasuk AI, memberikan banyak manfaat bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar dan meningkatkan efisiensi.“Dengan kegiatan dua hari ini kami berharap teknologi yang kami perkenalkan, khususnya AI, bisa membantu teman-teman UMKM melakukan transformasi digital agar usahanya lebih baik dan lebih besar lagi,” ujar Tiar. Ia menilai potensi ekonomi kreatif di Kota Bogor sangat besar, terutama pada sektor kuliner, budaya, dan pariwisata. Tiar menekankan bahwa teknologi harus dimanfaatkan untuk memperkuat potensi lokal tersebut.“Kota Bogor punya kekayaan budaya dan kuliner yang kuat. Dengan AI yang semakin mudah digunakan, saya melihat prospek yang sangat besar untuk penerapannya di kalangan UMKM,” tambahnya. Sementara itu, Staf Khusus Presiden RI Bidang Ekonomi Kreatif, Yovie Widianto, menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara teknologi dan nilai kemanusiaan.“AI adalah kemajuan teknologi yang luar biasa. Ia bisa menjadi mitra, alat, dan pengembang ide besar. Tapi yang harus dijaga adalah etika dan keseimbangannya. Jangan sampai manusia tergilas oleh teknologi,” ujarnya. Yovie juga menyampaikan optimismenya terhadap potensi pelaku ekonomi kreatif di Bogor. Menurutnya, dengan pemanfaatan teknologi yang tepat, Bogor berpeluang menjadi salah satu pusat ekonomi kreatif di Indonesia.“Bogor punya potensi besar di bidang kuliner, kreatif, dan budaya. Dengan dukungan teknologi dan AI, potensi itu bisa mendunia,” tuturnya. Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Muttaqin mengapresiasi inisiatif pemerintah pusat yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bogor dalam penyelenggaraan pelatihan ini. Ia menyebut kegiatan tersebut sebagai momentum penting bagi UMKM untuk semakin melek teknologi di era digital.“AI ini perangkat yang diharapkan mampu memperluas peluang usaha dan memperkuat pemasaran digital. Namun, identitas dan karakter setiap pelaku usaha harus tetap menjadi pondasi utama,” ujar Jenal. Ia menambahkan bahwa pelatihan ini bukan hanya berisi teori, tetapi juga disertai praktik langsung agar peserta dapat memahami penerapan AI dalam pengelolaan usaha.“Kami menyiapkan kuota 300 peserta, tapi yang hadir mencapai 400 orang. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang luar biasa untuk belajar. Mudah-mudahan dua hari ini tidak hanya seremonial, tapi benar-benar membawa manfaat bagi UMKM,” tandasnya. (3RY) Most Recent Posts Stafsus Presiden RI: “Bogor Bisa Mendunia” Lewat AI, Digitalisasi Jadi Kebutuhan UMKM AIM ASEAN Dorong UMKM Melek Teknologi AI Staf Khusus Presiden Dorong Pelaku UMKM Kota Bogor Adopsi Teknologi AI Bogor Punya Potensi Besar, AIM ASEAN Ajak UMKM Manfaatkan AI untuk Kembangkan Usaha Category <lidata-term-id=”16″> BERITA & PUBLIKASI (22) <lidata-term-id=”1″> UMKM & Teknologi (8)
Stafsus Presiden RI: “Bogor Bisa Mendunia” Lewat AI, Digitalisasi Jadi Kebutuhan UMKM

Hubungi Kami Stafsus Presiden RI: “Bogor Bisa Mendunia” Lewat AI, Digitalisasi Jadi Kebutuhan UMKM Sumber: https://bogor.viva.co.id/kabar-bogor/2003-stafsus-presiden-ri-bogor-bisa-mendunia-lewat-ai-digitalisasi-jadi-kebutuhan-umkm Oleh : Hayisra, Abizar Algifahry Gymnastiar AI sebagai Keniscayaan: Kolaborasi Pemerintah Dorong Transformasi Digital UMKM Bogor Pemerintah Pusat, bersama Pemerintah Kota Bogor, berkomitmen mendorong percepatan transformasi digital di kalangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Upaya ini diwujudkan melalui workshop “Ekonomi Kreatif dan UMKM di Era Kecerdasan Buatan” yang diselenggarakan oleh AIM ASEAN di Gedung DPRD Kota Bogor, Selasa (11/11/2025). Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Karbala, menegaskan bahwa kehadiran Kecerdasan Buatan (AI) adalah suatu keniscayaan dan menjadi fokus utama untuk mengangkat potensi unggulan Bogor, mulai dari sektor kuliner hingga pariwisata, ke tingkat yang lebih tinggi. Tiar menjelaskan, kegiatan dua hari ini berfokus pada pemberian dampak positif bagi UMKM melalui pemanfaatan AI. Beliau menekankan bahwa teknologi cerdas ini diharapkan dapat menjadi mitra bagi pelaku usaha dalam mewujudkan transformasi digital. “Inti pentingnya di sini adalah transformasi digital. Target kami adalah agar UMKM mulai berani mencoba berbagai manfaat yang ditawarkan teknologi ini,” ujar Tiar. Ia menambahkan, potensi Kota Bogor sangat besar, didukung oleh aspek kebudayaan yang kuat (makanan, pariwisata, kebudayaan lokal). Tiar optimistis terhadap prospek AI karena teknologi ini kini semakin mudah digunakan dan tidak lagi rumit, sehingga sangat mungkin diimplementasikan oleh UMKM. Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menyambut baik kolaborasi ini sebagai inisiatif pemerintah pusat dan daerah untuk memicu kesadaran teknologi di masyarakat. Namun, Jenal memberikan penekanan keras pada nilai fundamental bisnis. “Identitas dan karakter unik setiap pelaku usaha harus tetap menjadi fondasi utama,” kata Jenal. Ia menambahkan, AI adalah perangkat yang memperluas peluang usaha melalui pemasaran digital yang lebih luas, namun tidak dapat memodifikasi karakteristik khas pelaku usaha. Antusiasme UMKM Bogor terlihat jelas, dengan 400 pendaftar melebihi kuota 300 orang yang disiapkan. Jenal berharap, dua hari acara ini difokuskan pada pembelajaran dan praktik langsung pemanfaatan AI untuk pengembangan usaha, alih-alih sekadar seremoni. Staf Khusus Presiden RI Bidang Ekonomi Kreatif, Yovie Widianto, mengingatkan peserta tentang pentingnya etika dan keseimbangan dalam adopsi AI. Meskipun AI merupakan kemajuan dan alat yang kuat, Yovie mewanti-wanti agar tidak terjadi ketergantungan berlebihan yang berpotensi membuat potensi manusia tergilas. “Kapasitas manusia harus tetap dijaga. Teknologi harus dioptimalkan untuk kemanfaatan UMKM dan kreativitas manusia,” tegas Yovie. Beliau menutup dengan nada optimistis, meyakini bahwa pemanfaatan AI secara bijak akan membawa potensi unggulan Bogor untuk mendunia. Most Recent Posts AIM ASEAN Dorong UMKM Melek Teknologi AI Staf Khusus Presiden Dorong Pelaku UMKM Kota Bogor Adopsi Teknologi AI Bogor Punya Potensi Besar, AIM ASEAN Ajak UMKM Manfaatkan AI untuk Kembangkan Usaha Ratusan UMKM Kota Bogor Dilatih Melek AI, Dua Staf Khusus Presiden Dorong Pertumbuhan UMKM Lewat Transformasi Digital Category <lidata-term-id=”16″> BERITA & PUBLIKASI (21) <lidata-term-id=”1″> UMKM & Teknologi (8)
AIM ASEAN Dorong UMKM Melek Teknologi AI

Hubungi Kami AIM ASEAN Dorong UMKM Melek Teknologi AI Sumber: https://bogor24update.id/aim-asean-dorong-umkm-melek-teknologi-ai/ Literasi Digital Kunci Utama: AIM ASEAN Dorong UMKM Bogor Adaptasi Kecerdasan Buatan (AI) Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menekankan betapa pentingnya literasi teknologi bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam menghadapi era Kecerdasan Buatan (AI). Penegasan ini disampaikan Jenal saat menghadiri kegiatan AIM ASEAN (AI for MSME Advancement in ASEAN) di Gedung DPRD Kota Bogor, pada Selasa, 11 November 2025. Kegiatan ini merupakan langkah konkret hasil kolaborasi pemerintah pusat dan Pemerintah Kota Bogor. Jenal Mutaqin menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan agar masyarakat, khususnya UMKM, menjadi lebih akrab dan mampu memanfaatkan teknologi, salah satunya AI. Ia menilai, kecerdasan buatan merupakan sarana positif untuk memperluas peluang usaha, mempermudah pemasaran, dan berbagai aspek pengembangan bisnis lainnya. “AI berperan sebagai alat yang kami harapkan menjadi media penyebar peluang usaha. Dengan pemasaran yang memanfaatkan digitalisasi, jangkauan usaha yang dimiliki akan semakin luas,” papar Jenal. Beliau juga memastikan bahwa seluruh rangkaian pelatihan ini akan diisi dengan sesi praktik langsung, didampingi oleh para ahli yang memberikan edukasi mendalam mengenai AI. Sebagai perwakilan Pemkot Bogor, Jenal tak lupa menyampaikan apresiasi atas inisiatif pemerintah pusat dan Stafsus Presiden yang telah memfasilitasi edukasi AI yang disambut dengan antusiasme tinggi oleh warga Bogor. “Maka, saya berterima kasih selaku warga Bogor dan Pemkot Bogor kepada pihak dari Stafsus Presiden, ada Mas Tiar dan Mas Yovie,” tuturnya. Di lokasi yang sama, Staf Khusus Presiden RI Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, menyatakan bahwa transformasi digital merupakan sasaran utama dari kegiatan ini, dengan harapan masyarakat dapat mengoptimalkan penggunaan teknologi. Tiar melihat AI dapat dimanfaatkan secara maksimal mengingat besarnya potensi yang dimiliki Kota Bogor, terutama di sektor kuliner, pariwisata, dan kebudayaan. Menanggapi hal tersebut, Staf Khusus Presiden RI Bidang Ekonomi Kreatif, Yovie Widianto, mengakui AI berpotensi besar menjadi perangkat, alat, dan sarana pengembangan usaha. Meskipun demikian, Yovie mengingatkan bahwa pengguna wajib memahami dan menjaga etika AI. Beliau menekankan perlunya menjaga keseimbangan agar potensi dan kreativitas Sumber Daya Manusia (SDM) tidak tergerus oleh teknologi. “Keseimbangan ini harus kita jaga. Sebab, jika kita terlalu mengandalkan alat tanpa mengedepankan potensi manusianya, dikhawatirkan manusianya sendiri yang akan tergilas,” pungkas Yovie. Most Recent Posts Staf Khusus Presiden Dorong Pelaku UMKM Kota Bogor Adopsi Teknologi AI Bogor Punya Potensi Besar, AIM ASEAN Ajak UMKM Manfaatkan AI untuk Kembangkan Usaha Ratusan UMKM Kota Bogor Dilatih Melek AI, Dua Staf Khusus Presiden Dorong Pertumbuhan UMKM Lewat Transformasi Digital Stafsus Presiden Dorong Transformasi Digital UMKM Bogor Lewat Pemanfaatan AI Category <lidata-term-id=”16″> BERITA & PUBLIKASI (20) <lidata-term-id=”1″> UMKM & Teknologi (8)
Staf Khusus Presiden Dorong Pelaku UMKM Kota Bogor Adopsi Teknologi AI

Hubungi Kami Stafsus Presiden Dorong Transformasi Digital UMKM Bogor Lewat Pemanfaatan AI Sumber: https://www.metrobogor.com/bisnis/107116236432/staf-khusus-presiden-dorong-pelaku-umkm-kota-bogor-adopsi-teknologi-ai?page=2 Mendorong Adaptasi AI, Stafsus Presiden Dorong Pelaku UMKM Bogor Memperkuat Daya Saing Digital Para pemangku kepentingan, termasuk Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, serta Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif, berkumpul dalam pelatihan AIM ASEAN (AI for MSME Advancement in ASEAN) dengan tema “Ekonomi Kreatif dan UMKM di Era Kecerdasan Buatan.” Acara yang berlangsung selama dua hari, 11-12 November 2025, di Gedung DPRD Kota Bogor ini, diikuti oleh ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari Kota Bogor. Turut memeriahkan dan memberikan pandangan, kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin, Stafsus Presiden Tiar Karbala (Bidang UMKM dan Teknologi Digital), Stafsus Presiden Yovie Widianto (Bidang Ekonomi Kreatif), Pendiri Exobrooch Bunga Maharani, Co-Founder Tempe Azaki Cucup Ruhiyat, dan Kepala Dinkukmdagin Kota Bogor Rahmat Hidayat. Tiar Karbala menegaskan bahwa peran teknologi sangat krusial dalam menopang kemajuan UMKM, terutama di Kota Bogor. Beliau menyatakan, “Kami sangat berharap agar Kecerdasan Buatan (AI) yang kami perkenalkan melalui inisiatif ini dapat memfasilitasi transformasi digital UMKM, sehingga mampu mengembangkan usaha mereka ke jenjang yang lebih tinggi.” Tiar menggarisbawahi bahwa kunci utama kemajuan UMKM terletak pada kesediaan untuk bertransformasi digital dan memanfaatkan teknologi yang kini semakin mudah diakses seiring waktu berjalan. Ia juga menyoroti keunggulan Kota Bogor yang kaya akan budaya, kuliner, pariwisata, sebagai potensi besar yang siap diangkat melalui dukungan teknologi. Prospek implementasi AI untuk UMKM Bogor dinilai sangat cerah, dengan potensi pemanfaatan yang lebih luas di berbagai sektor lokal. Sementara itu, Stafsus Presiden Yovie Widianto menyampaikan pandangannya bahwa AI merupakan lompatan kemajuan teknologi yang berpotensi menjadi mitra dan alat pengembangan usaha yang hebat. Namun, beliau menekankan pentingnya menjaga keseimbangan etika dalam penggunaannya. Yovie mengingatkan agar jangan sampai ketergantungan berlebihan pada AI justru “menggilas” potensi dan kreativitas sumber daya manusia. Beliau berpesan agar AI dijadikan perangkat yang mengoptimalkan kreativitas UMKM. Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menyambut baik pelatihan ini sebagai bentuk ikhtiar kolaboratif antara pemerintah pusat dan Pemkot Bogor untuk memacu kesadaran masyarakat terhadap teknologi. Jenal menegaskan bahwa meskipun AI adalah fasilitas yang memperluas peluang usaha melalui pemasaran digital, identitas dan karakter unik dari setiap usaha harus tetap dipertahankan sebagai fondasi utama yang tidak dapat dimodifikasi oleh AI. Tingginya antusiasme terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 400 orang, melebihi kuota 300 yang disediakan, menunjukkan keinginan kuat masyarakat untuk belajar. Beliau berharap dua hari pelatihan ini berfokus pada praktik nyata dan bukan sekadar acara Most Recent Posts Staf Khusus Presiden Dorong Pelaku UMKM Kota Bogor Adopsi Teknologi AI Bogor Punya Potensi Besar, AIM ASEAN Ajak UMKM Manfaatkan AI untuk Kembangkan Usaha Ratusan UMKM Kota Bogor Dilatih Melek AI, Dua Staf Khusus Presiden Dorong Pertumbuhan UMKM Lewat Transformasi Digital Stafsus Presiden Dorong Transformasi Digital UMKM Bogor Lewat Pemanfaatan AI Category <lidata-term-id=”16″> BERITA & PUBLIKASI (20) <lidata-term-id=”1″> UMKM & Teknologi (7)
Bogor Punya Potensi Besar, AIM ASEAN Ajak UMKM Manfaatkan AI untuk Kembangkan Usaha

Hubungi Kami Bogor Punya Potensi Besar, AIM ASEAN Ajak UMKM Manfaatkan AI untuk Kembangkan Usaha Sumber: https://ceklissatu.com/ceklis-bogor/bogor-punya-potensi-besar-aim-asean-ajak-umkm-manfaatkan-ai-untuk-kembangkan-usaha?page=1 AIM ASEAN (AI for MSME Advancement in ASEAN) resmi dibuka di Gedung Serbaguna DPRD Kota Bogor, pada Selasa (11/11/2025). Acara ini dihadiri Staf Khusus Presiden RI Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, serta Staf Khusus Presiden RI Bidang Ekonomi Kreatif, Yovie Widianto. Program tersebut menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk mengenal dan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam pengembangan usaha. Tiar Nabilla Karbala menekankan pentingnya transformasi digital bagi UMKM di tengah pesatnya perkembangan teknologi. “Dengan perkembangan teknologi ini, banyak hal positif yang bisa diberikan kepada para pelaku UMKM, khususnya di Kota Bogor,” ujarnya kepada wartawan. Ia berharap melalui kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini, para pelaku UMKM dapat memahami manfaat dan penerapan AI untuk meningkatkan daya saing usaha.“Harapannya, teknologi yang kami perkenalkan—khususnya kecerdasan buatan atau AI—mampu membantu teman-teman UMKM melakukan transformasi agar usahanya lebih baik dan lebih besar lagi,” jelasnya. Menurut Tiar, kata kunci dari kegiatan ini adalah transformasi digital, yakni dorongan bagi pelaku UMKM untuk mulai memanfaatkan teknologi dalam aktivitas bisnis. Ia juga menilai Kota Bogor memiliki potensi besar di berbagai sektor seperti kuliner, pariwisata, dan kebudayaan.“Saya melihat potensi di Kota Bogor sangat besar. Seperti yang disampaikan Mas Yovie, Bogor memiliki aspek kebudayaan yang kuat. Ini yang ingin kita angkat,” tutur Tiar. Ia optimistis penerapan AI pada UMKM di Kota Bogor memiliki prospek cerah.“Sekarang AI semakin mudah digunakan. Saya melihat potensi besar untuk mengimplementasikannya pada UMKM di Kota Bogor,” tambahnya. Sementara itu, Yovie Widianto menegaskan bahwa AI adalah bentuk kemajuan teknologi yang dapat menjadi mitra strategis bagi pelaku usaha.“AI ini adalah kemajuan teknologi, dan kemajuan teknologi adalah keniscayaan. AI bisa menjadi mitra, perangkat, dan alat untuk mengembangkan usaha yang lebih besar,” ujarnya. Namun ia mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara teknologi dan peran manusia.“Yang harus diperhatikan adalah etika AI. Keseimbangan harus tetap dijaga, karena jika hanya mengandalkan alat tanpa mengedepankan potensi manusia, justru manusia bisa terpinggirkan,” tegas Yovie. Ia berharap teknologi dapat dimanfaatkan sebagai alat yang memperkuat kreativitas dan daya saing para pelaku UMKM.“Manusia harus dijaga, tapi jadikan teknologi ini perangkat yang memberi kemanfaatan optimal. Potensi kreator, UMKM, dan kalender kegiatan di Bogor ini luar biasa besar,” lanjutnya. Dengan optimisme tinggi, Yovie yakin kemajuan teknologi dapat membawa UMKM Bogor menembus pasar global.“Dengan AI dan teknologi, jadikan ini sebagai pemicu untuk memperbesar kapasitas agar mendunia. Saya yakin dengan semangat Pak Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan masyarakatnya, potensi Bogor bisa mendunia,” tutupnya. Most Recent Posts Stafsus Presiden Dorong Transformasi Digital UMKM Bogor Lewat Pemanfaatan AI Ratusan Pelaku UMKM Bogor Dilatih Memanfaatkan AI, Senjata Terbaru di Pasar Digital Pemerintah Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pemanfaatan AI UMKM Bogor Manfaatkan AI Pacu Pertumbuhan Bisnis Lebih Cepat Category <lidata-term-id=”16″> BERITA & PUBLIKASI (17) <lidata-term-id=”1″> UMKM & Teknologi (9)
