Dukung Peningkatan Daya Saing, UMKM Kota Bogor Dapat Pelatihan Teknologi AI

Hubungi Kami Dukung Peningkatan Daya Saing, UMKM Kota Bogor Dapat Pelatihan Teknologi AI Sumber : http://Sumber: Juruketik Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Bogor mendapatkan kesempatan berharga untuk memperdalam pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pengembangan usaha mereka. Kegiatan ini digelar di Ruang Serbaguna DPRD Kota Bogor pada Selasa, November 2025, dan dihadiri oleh Staf Khusus Presiden RI Bidang UMKM dan Teknologi Digital Tiar Karbala, Staf Khusus Presiden RI Bidang Ekonomi Kreatif Yovie Widianto, Pendiri Exobrooch Bunga Maharani, serta Co-Founder Tempe Azaki Cucup Ruhiyat. Pelatihan ini berlangsung selama dua hari dengan fokus utama memperkenalkan transformasi digital kepada para pelaku UMKM, sehingga mereka semakin adaptif terhadap pesatnya perkembangan teknologi modern. Tiar Karbala menegaskan bahwa transformasi digital merupakan kunci utama dalam penguatan UMKM ke depan. Menurutnya, perkembangan teknologi, termasuk AI, memberikan banyak manfaat bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar dan meningkatkan efisiensi.“Dengan kegiatan dua hari ini kami berharap teknologi yang kami perkenalkan, khususnya AI, bisa membantu teman-teman UMKM melakukan transformasi digital agar usahanya lebih baik dan lebih besar lagi,” ujar Tiar. Ia menilai potensi ekonomi kreatif di Kota Bogor sangat besar, terutama pada sektor kuliner, budaya, dan pariwisata. Tiar menekankan bahwa teknologi harus dimanfaatkan untuk memperkuat potensi lokal tersebut.“Kota Bogor punya kekayaan budaya dan kuliner yang kuat. Dengan AI yang semakin mudah digunakan, saya melihat prospek yang sangat besar untuk penerapannya di kalangan UMKM,” tambahnya. Sementara itu, Staf Khusus Presiden RI Bidang Ekonomi Kreatif, Yovie Widianto, menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara teknologi dan nilai kemanusiaan.“AI adalah kemajuan teknologi yang luar biasa. Ia bisa menjadi mitra, alat, dan pengembang ide besar. Tapi yang harus dijaga adalah etika dan keseimbangannya. Jangan sampai manusia tergilas oleh teknologi,” ujarnya. Yovie juga menyampaikan optimismenya terhadap potensi pelaku ekonomi kreatif di Bogor. Menurutnya, dengan pemanfaatan teknologi yang tepat, Bogor berpeluang menjadi salah satu pusat ekonomi kreatif di Indonesia.“Bogor punya potensi besar di bidang kuliner, kreatif, dan budaya. Dengan dukungan teknologi dan AI, potensi itu bisa mendunia,” tuturnya. Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Muttaqin mengapresiasi inisiatif pemerintah pusat yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bogor dalam penyelenggaraan pelatihan ini. Ia menyebut kegiatan tersebut sebagai momentum penting bagi UMKM untuk semakin melek teknologi di era digital.“AI ini perangkat yang diharapkan mampu memperluas peluang usaha dan memperkuat pemasaran digital. Namun, identitas dan karakter setiap pelaku usaha harus tetap menjadi pondasi utama,” ujar Jenal. Ia menambahkan bahwa pelatihan ini bukan hanya berisi teori, tetapi juga disertai praktik langsung agar peserta dapat memahami penerapan AI dalam pengelolaan usaha.“Kami menyiapkan kuota 300 peserta, tapi yang hadir mencapai 400 orang. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang luar biasa untuk belajar. Mudah-mudahan dua hari ini tidak hanya seremonial, tapi benar-benar membawa manfaat bagi UMKM,” tandasnya. (3RY) Most Recent Posts Stafsus Presiden RI: “Bogor Bisa Mendunia” Lewat AI, Digitalisasi Jadi Kebutuhan UMKM AIM ASEAN Dorong UMKM Melek Teknologi AI Staf Khusus Presiden Dorong Pelaku UMKM Kota Bogor Adopsi Teknologi AI Bogor Punya Potensi Besar, AIM ASEAN Ajak UMKM Manfaatkan AI untuk Kembangkan Usaha Category <lidata-term-id=”16″> BERITA & PUBLIKASI (22) <lidata-term-id=”1″> UMKM & Teknologi (8)
Stafsus Presiden RI: “Bogor Bisa Mendunia” Lewat AI, Digitalisasi Jadi Kebutuhan UMKM

Hubungi Kami Stafsus Presiden RI: “Bogor Bisa Mendunia” Lewat AI, Digitalisasi Jadi Kebutuhan UMKM Sumber: https://bogor.viva.co.id/kabar-bogor/2003-stafsus-presiden-ri-bogor-bisa-mendunia-lewat-ai-digitalisasi-jadi-kebutuhan-umkm Oleh : Hayisra, Abizar Algifahry Gymnastiar AI sebagai Keniscayaan: Kolaborasi Pemerintah Dorong Transformasi Digital UMKM Bogor Pemerintah Pusat, bersama Pemerintah Kota Bogor, berkomitmen mendorong percepatan transformasi digital di kalangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Upaya ini diwujudkan melalui workshop “Ekonomi Kreatif dan UMKM di Era Kecerdasan Buatan” yang diselenggarakan oleh AIM ASEAN di Gedung DPRD Kota Bogor, Selasa (11/11/2025). Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Karbala, menegaskan bahwa kehadiran Kecerdasan Buatan (AI) adalah suatu keniscayaan dan menjadi fokus utama untuk mengangkat potensi unggulan Bogor, mulai dari sektor kuliner hingga pariwisata, ke tingkat yang lebih tinggi. Tiar menjelaskan, kegiatan dua hari ini berfokus pada pemberian dampak positif bagi UMKM melalui pemanfaatan AI. Beliau menekankan bahwa teknologi cerdas ini diharapkan dapat menjadi mitra bagi pelaku usaha dalam mewujudkan transformasi digital. “Inti pentingnya di sini adalah transformasi digital. Target kami adalah agar UMKM mulai berani mencoba berbagai manfaat yang ditawarkan teknologi ini,” ujar Tiar. Ia menambahkan, potensi Kota Bogor sangat besar, didukung oleh aspek kebudayaan yang kuat (makanan, pariwisata, kebudayaan lokal). Tiar optimistis terhadap prospek AI karena teknologi ini kini semakin mudah digunakan dan tidak lagi rumit, sehingga sangat mungkin diimplementasikan oleh UMKM. Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menyambut baik kolaborasi ini sebagai inisiatif pemerintah pusat dan daerah untuk memicu kesadaran teknologi di masyarakat. Namun, Jenal memberikan penekanan keras pada nilai fundamental bisnis. “Identitas dan karakter unik setiap pelaku usaha harus tetap menjadi fondasi utama,” kata Jenal. Ia menambahkan, AI adalah perangkat yang memperluas peluang usaha melalui pemasaran digital yang lebih luas, namun tidak dapat memodifikasi karakteristik khas pelaku usaha. Antusiasme UMKM Bogor terlihat jelas, dengan 400 pendaftar melebihi kuota 300 orang yang disiapkan. Jenal berharap, dua hari acara ini difokuskan pada pembelajaran dan praktik langsung pemanfaatan AI untuk pengembangan usaha, alih-alih sekadar seremoni. Staf Khusus Presiden RI Bidang Ekonomi Kreatif, Yovie Widianto, mengingatkan peserta tentang pentingnya etika dan keseimbangan dalam adopsi AI. Meskipun AI merupakan kemajuan dan alat yang kuat, Yovie mewanti-wanti agar tidak terjadi ketergantungan berlebihan yang berpotensi membuat potensi manusia tergilas. “Kapasitas manusia harus tetap dijaga. Teknologi harus dioptimalkan untuk kemanfaatan UMKM dan kreativitas manusia,” tegas Yovie. Beliau menutup dengan nada optimistis, meyakini bahwa pemanfaatan AI secara bijak akan membawa potensi unggulan Bogor untuk mendunia. Most Recent Posts AIM ASEAN Dorong UMKM Melek Teknologi AI Staf Khusus Presiden Dorong Pelaku UMKM Kota Bogor Adopsi Teknologi AI Bogor Punya Potensi Besar, AIM ASEAN Ajak UMKM Manfaatkan AI untuk Kembangkan Usaha Ratusan UMKM Kota Bogor Dilatih Melek AI, Dua Staf Khusus Presiden Dorong Pertumbuhan UMKM Lewat Transformasi Digital Category <lidata-term-id=”16″> BERITA & PUBLIKASI (21) <lidata-term-id=”1″> UMKM & Teknologi (8)
AIM ASEAN Dorong UMKM Melek Teknologi AI

Hubungi Kami AIM ASEAN Dorong UMKM Melek Teknologi AI Sumber: https://bogor24update.id/aim-asean-dorong-umkm-melek-teknologi-ai/ Literasi Digital Kunci Utama: AIM ASEAN Dorong UMKM Bogor Adaptasi Kecerdasan Buatan (AI) Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menekankan betapa pentingnya literasi teknologi bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam menghadapi era Kecerdasan Buatan (AI). Penegasan ini disampaikan Jenal saat menghadiri kegiatan AIM ASEAN (AI for MSME Advancement in ASEAN) di Gedung DPRD Kota Bogor, pada Selasa, 11 November 2025. Kegiatan ini merupakan langkah konkret hasil kolaborasi pemerintah pusat dan Pemerintah Kota Bogor. Jenal Mutaqin menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan agar masyarakat, khususnya UMKM, menjadi lebih akrab dan mampu memanfaatkan teknologi, salah satunya AI. Ia menilai, kecerdasan buatan merupakan sarana positif untuk memperluas peluang usaha, mempermudah pemasaran, dan berbagai aspek pengembangan bisnis lainnya. “AI berperan sebagai alat yang kami harapkan menjadi media penyebar peluang usaha. Dengan pemasaran yang memanfaatkan digitalisasi, jangkauan usaha yang dimiliki akan semakin luas,” papar Jenal. Beliau juga memastikan bahwa seluruh rangkaian pelatihan ini akan diisi dengan sesi praktik langsung, didampingi oleh para ahli yang memberikan edukasi mendalam mengenai AI. Sebagai perwakilan Pemkot Bogor, Jenal tak lupa menyampaikan apresiasi atas inisiatif pemerintah pusat dan Stafsus Presiden yang telah memfasilitasi edukasi AI yang disambut dengan antusiasme tinggi oleh warga Bogor. “Maka, saya berterima kasih selaku warga Bogor dan Pemkot Bogor kepada pihak dari Stafsus Presiden, ada Mas Tiar dan Mas Yovie,” tuturnya. Di lokasi yang sama, Staf Khusus Presiden RI Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, menyatakan bahwa transformasi digital merupakan sasaran utama dari kegiatan ini, dengan harapan masyarakat dapat mengoptimalkan penggunaan teknologi. Tiar melihat AI dapat dimanfaatkan secara maksimal mengingat besarnya potensi yang dimiliki Kota Bogor, terutama di sektor kuliner, pariwisata, dan kebudayaan. Menanggapi hal tersebut, Staf Khusus Presiden RI Bidang Ekonomi Kreatif, Yovie Widianto, mengakui AI berpotensi besar menjadi perangkat, alat, dan sarana pengembangan usaha. Meskipun demikian, Yovie mengingatkan bahwa pengguna wajib memahami dan menjaga etika AI. Beliau menekankan perlunya menjaga keseimbangan agar potensi dan kreativitas Sumber Daya Manusia (SDM) tidak tergerus oleh teknologi. “Keseimbangan ini harus kita jaga. Sebab, jika kita terlalu mengandalkan alat tanpa mengedepankan potensi manusianya, dikhawatirkan manusianya sendiri yang akan tergilas,” pungkas Yovie. Most Recent Posts Staf Khusus Presiden Dorong Pelaku UMKM Kota Bogor Adopsi Teknologi AI Bogor Punya Potensi Besar, AIM ASEAN Ajak UMKM Manfaatkan AI untuk Kembangkan Usaha Ratusan UMKM Kota Bogor Dilatih Melek AI, Dua Staf Khusus Presiden Dorong Pertumbuhan UMKM Lewat Transformasi Digital Stafsus Presiden Dorong Transformasi Digital UMKM Bogor Lewat Pemanfaatan AI Category <lidata-term-id=”16″> BERITA & PUBLIKASI (20) <lidata-term-id=”1″> UMKM & Teknologi (8)
Staf Khusus Presiden Dorong Pelaku UMKM Kota Bogor Adopsi Teknologi AI

Hubungi Kami Stafsus Presiden Dorong Transformasi Digital UMKM Bogor Lewat Pemanfaatan AI Sumber: https://www.metrobogor.com/bisnis/107116236432/staf-khusus-presiden-dorong-pelaku-umkm-kota-bogor-adopsi-teknologi-ai?page=2 Mendorong Adaptasi AI, Stafsus Presiden Dorong Pelaku UMKM Bogor Memperkuat Daya Saing Digital Para pemangku kepentingan, termasuk Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, serta Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif, berkumpul dalam pelatihan AIM ASEAN (AI for MSME Advancement in ASEAN) dengan tema “Ekonomi Kreatif dan UMKM di Era Kecerdasan Buatan.” Acara yang berlangsung selama dua hari, 11-12 November 2025, di Gedung DPRD Kota Bogor ini, diikuti oleh ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari Kota Bogor. Turut memeriahkan dan memberikan pandangan, kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin, Stafsus Presiden Tiar Karbala (Bidang UMKM dan Teknologi Digital), Stafsus Presiden Yovie Widianto (Bidang Ekonomi Kreatif), Pendiri Exobrooch Bunga Maharani, Co-Founder Tempe Azaki Cucup Ruhiyat, dan Kepala Dinkukmdagin Kota Bogor Rahmat Hidayat. Tiar Karbala menegaskan bahwa peran teknologi sangat krusial dalam menopang kemajuan UMKM, terutama di Kota Bogor. Beliau menyatakan, “Kami sangat berharap agar Kecerdasan Buatan (AI) yang kami perkenalkan melalui inisiatif ini dapat memfasilitasi transformasi digital UMKM, sehingga mampu mengembangkan usaha mereka ke jenjang yang lebih tinggi.” Tiar menggarisbawahi bahwa kunci utama kemajuan UMKM terletak pada kesediaan untuk bertransformasi digital dan memanfaatkan teknologi yang kini semakin mudah diakses seiring waktu berjalan. Ia juga menyoroti keunggulan Kota Bogor yang kaya akan budaya, kuliner, pariwisata, sebagai potensi besar yang siap diangkat melalui dukungan teknologi. Prospek implementasi AI untuk UMKM Bogor dinilai sangat cerah, dengan potensi pemanfaatan yang lebih luas di berbagai sektor lokal. Sementara itu, Stafsus Presiden Yovie Widianto menyampaikan pandangannya bahwa AI merupakan lompatan kemajuan teknologi yang berpotensi menjadi mitra dan alat pengembangan usaha yang hebat. Namun, beliau menekankan pentingnya menjaga keseimbangan etika dalam penggunaannya. Yovie mengingatkan agar jangan sampai ketergantungan berlebihan pada AI justru “menggilas” potensi dan kreativitas sumber daya manusia. Beliau berpesan agar AI dijadikan perangkat yang mengoptimalkan kreativitas UMKM. Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menyambut baik pelatihan ini sebagai bentuk ikhtiar kolaboratif antara pemerintah pusat dan Pemkot Bogor untuk memacu kesadaran masyarakat terhadap teknologi. Jenal menegaskan bahwa meskipun AI adalah fasilitas yang memperluas peluang usaha melalui pemasaran digital, identitas dan karakter unik dari setiap usaha harus tetap dipertahankan sebagai fondasi utama yang tidak dapat dimodifikasi oleh AI. Tingginya antusiasme terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 400 orang, melebihi kuota 300 yang disediakan, menunjukkan keinginan kuat masyarakat untuk belajar. Beliau berharap dua hari pelatihan ini berfokus pada praktik nyata dan bukan sekadar acara Most Recent Posts Staf Khusus Presiden Dorong Pelaku UMKM Kota Bogor Adopsi Teknologi AI Bogor Punya Potensi Besar, AIM ASEAN Ajak UMKM Manfaatkan AI untuk Kembangkan Usaha Ratusan UMKM Kota Bogor Dilatih Melek AI, Dua Staf Khusus Presiden Dorong Pertumbuhan UMKM Lewat Transformasi Digital Stafsus Presiden Dorong Transformasi Digital UMKM Bogor Lewat Pemanfaatan AI Category <lidata-term-id=”16″> BERITA & PUBLIKASI (20) <lidata-term-id=”1″> UMKM & Teknologi (7)
Bogor Punya Potensi Besar, AIM ASEAN Ajak UMKM Manfaatkan AI untuk Kembangkan Usaha

Hubungi Kami Bogor Punya Potensi Besar, AIM ASEAN Ajak UMKM Manfaatkan AI untuk Kembangkan Usaha Sumber: https://ceklissatu.com/ceklis-bogor/bogor-punya-potensi-besar-aim-asean-ajak-umkm-manfaatkan-ai-untuk-kembangkan-usaha?page=1 AIM ASEAN (AI for MSME Advancement in ASEAN) resmi dibuka di Gedung Serbaguna DPRD Kota Bogor, pada Selasa (11/11/2025). Acara ini dihadiri Staf Khusus Presiden RI Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, serta Staf Khusus Presiden RI Bidang Ekonomi Kreatif, Yovie Widianto. Program tersebut menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk mengenal dan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam pengembangan usaha. Tiar Nabilla Karbala menekankan pentingnya transformasi digital bagi UMKM di tengah pesatnya perkembangan teknologi. “Dengan perkembangan teknologi ini, banyak hal positif yang bisa diberikan kepada para pelaku UMKM, khususnya di Kota Bogor,” ujarnya kepada wartawan. Ia berharap melalui kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini, para pelaku UMKM dapat memahami manfaat dan penerapan AI untuk meningkatkan daya saing usaha.“Harapannya, teknologi yang kami perkenalkan—khususnya kecerdasan buatan atau AI—mampu membantu teman-teman UMKM melakukan transformasi agar usahanya lebih baik dan lebih besar lagi,” jelasnya. Menurut Tiar, kata kunci dari kegiatan ini adalah transformasi digital, yakni dorongan bagi pelaku UMKM untuk mulai memanfaatkan teknologi dalam aktivitas bisnis. Ia juga menilai Kota Bogor memiliki potensi besar di berbagai sektor seperti kuliner, pariwisata, dan kebudayaan.“Saya melihat potensi di Kota Bogor sangat besar. Seperti yang disampaikan Mas Yovie, Bogor memiliki aspek kebudayaan yang kuat. Ini yang ingin kita angkat,” tutur Tiar. Ia optimistis penerapan AI pada UMKM di Kota Bogor memiliki prospek cerah.“Sekarang AI semakin mudah digunakan. Saya melihat potensi besar untuk mengimplementasikannya pada UMKM di Kota Bogor,” tambahnya. Sementara itu, Yovie Widianto menegaskan bahwa AI adalah bentuk kemajuan teknologi yang dapat menjadi mitra strategis bagi pelaku usaha.“AI ini adalah kemajuan teknologi, dan kemajuan teknologi adalah keniscayaan. AI bisa menjadi mitra, perangkat, dan alat untuk mengembangkan usaha yang lebih besar,” ujarnya. Namun ia mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara teknologi dan peran manusia.“Yang harus diperhatikan adalah etika AI. Keseimbangan harus tetap dijaga, karena jika hanya mengandalkan alat tanpa mengedepankan potensi manusia, justru manusia bisa terpinggirkan,” tegas Yovie. Ia berharap teknologi dapat dimanfaatkan sebagai alat yang memperkuat kreativitas dan daya saing para pelaku UMKM.“Manusia harus dijaga, tapi jadikan teknologi ini perangkat yang memberi kemanfaatan optimal. Potensi kreator, UMKM, dan kalender kegiatan di Bogor ini luar biasa besar,” lanjutnya. Dengan optimisme tinggi, Yovie yakin kemajuan teknologi dapat membawa UMKM Bogor menembus pasar global.“Dengan AI dan teknologi, jadikan ini sebagai pemicu untuk memperbesar kapasitas agar mendunia. Saya yakin dengan semangat Pak Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan masyarakatnya, potensi Bogor bisa mendunia,” tutupnya. Most Recent Posts Stafsus Presiden Dorong Transformasi Digital UMKM Bogor Lewat Pemanfaatan AI Ratusan Pelaku UMKM Bogor Dilatih Memanfaatkan AI, Senjata Terbaru di Pasar Digital Pemerintah Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pemanfaatan AI UMKM Bogor Manfaatkan AI Pacu Pertumbuhan Bisnis Lebih Cepat Category <lidata-term-id=”16″> BERITA & PUBLIKASI (17) <lidata-term-id=”1″> UMKM & Teknologi (9)
Stafsus Presiden Dorong Transformasi Digital UMKM Bogor Lewat Pemanfaatan AI

Hubungi Kami Stafsus Presiden Dorong Transformasi Digital UMKM Bogor Lewat Pemanfaatan AI Sumber: https://bogor-kita.com/stafsus-presiden-dorong-transformasi-digital-umkm-bogor-lewat-pemanfaatan-ai Reporter : Mesyia Muhammad I Redaktur : Dedi Sofian Ratusan UMKM Kota Bogor Ikuti Pelatihan dan Panel Diskusi Pemanfaatan AI Ratusan pelaku UMKM Kota Bogor mengikuti panel diskusi dan pelatihan pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) yang digelar di Gedung DPRD Kota Bogor pada 11–12 November 2025. Kegiatan bertema “Ekonomi Kreatif dan UMKM di Era Kecerdasan Buatan” ini menghadirkan Staf Khusus Presiden RI Bidang UMKM dan Teknologi Digital Tiar Nabilla Karbala, Staf Khusus Presiden RI Bidang Ekonomi Kreatif Yovi Widianto, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin, pendiri Exobrooch Bunga Maharani, serta Co-founder Tempe Azak Cucup Ruhiyat. Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat untuk mendorong transformasi digital pada sektor UMKM, terutama melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan. Tiar Karbala menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memperkenalkan manfaat teknologi kepada para pelaku UMKM agar mereka mampu melakukan transformasi digital secara optimal.“Dengan perkembangan teknologi, banyak hal positif yang bisa diberikan kepada para pelaku UMKM, terutama di Kota Bogor. Kami berharap AI dapat membantu teman-teman melakukan transformasi agar usaha mereka semakin maju dan berkembang,” ujarnya. Menurut Tiar, transformasi digital menjadi kunci utama dalam meningkatkan daya saing UMKM di era modern. Kota Bogor dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi kreatif, mulai dari kuliner, pariwisata, hingga budaya lokal.“Bogor memiliki kekuatan di sektor kebudayaan dan pariwisata. Potensi itu sangat besar, dan dengan dukungan teknologi, bisa semakin berkembang,” katanya. Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin menambahkan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis pemerintah pusat dan Pemkot Bogor untuk menyiapkan UMKM agar lebih melek teknologi.“Pelatihan ini menjadi pemicu masyarakat untuk lebih melek digital. AI adalah perangkat yang bisa memperluas peluang usaha melalui pemasaran digital, tapi jati diri dan karakter pelaku usaha tetap menjadi pondasi utama,” terang Jenal. Ia menyebutkan bahwa antusiasme masyarakat sangat tinggi. Dari kuota 300 peserta yang tersedia, lebih dari 400 orang mendaftar.“Kita batasi karena ruangannya terbatas. Dua hari ini bukan seremonial, tapi benar-benar praktik langsung bagaimana AI bisa digunakan untuk mengembangkan usaha,” ujarnya. Jenal juga menegaskan bahwa Pemkot Bogor terus mendukung pengembangan UMKM melalui berbagai program inkubasi untuk meningkatkan kapasitas usaha dari level mikro menuju menengah.“AI dan teknologi sudah menjadi kebutuhan, tapi identitas dan keahlian tetap milik pelaku usaha masing-masing. Itu tidak bisa dimodifikasi,” tegasnya. Staf Khusus Presiden RI Bidang Ekonomi Kreatif Yovi Widianto turut menilai bahwa potensi UMKM di Kota Bogor sangat luar biasa. Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan kapasitas SDM.“AI adalah kemajuan teknologi yang tak terelakkan. Tapi kita harus tetap menjaga etika dan keseimbangan, jangan sampai teknologi justru menyingkirkan manusianya,” ujar Yovi. Ia optimistis bahwa dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, UMKM Bogor dapat mendunia.“Teknologi ini harus menjadi pemicu untuk memperbesar kapasitas dan potensi UMKM. Dengan dukungan semua pihak, saya yakin Bogor bisa mendunia,” tutupnya Ricky. Most Recent Posts Dua Staf Khusus Presiden Dorong Pemanfaatan AI untuk UMKM dan Ekonomi Kreatif Kota Bogor Bogor Punya Potensi Besar, AIM ASEAN Dorong UMKM Manfaatkan AI untuk Kembangkan Usaha Lewat AIM ASEAN, Stafsus Presiden Dorong UMKM Bogor Manfaatkan Teknologi AI UMKM Bogor Didorong Go Digital, Pemkot Ajak Pelaku Usaha Berkolaborasi dengan AI untuk Naik Kelas Category BERITA & PUBLIKASI (27) UMKM & Teknologi (8)
Ratusan UMKM Kota Bogor Dilatih Melek AI, Dua Staf Khusus Presiden Dorong Pertumbuhan UMKM Lewat Transformasi Digital

Hubungi Kami Ratusan UMKM Kota Bogor Dilatih Melek AI, Dua Staf Khusus Presiden Dorong Pertumbuhan UMKM Lewat Transformasi Digital Sumber: https://www.jpnn.com/news/ratusan-pelaku-umkm-bogor-dilatih-memanfaatkan-ai-senjata-terbaru-di-pasar-digital Reporter : Mesyia Muhammad I Redaktur : Dedi Sofian Pelatihan AIM ASEAN Dorong Percepatan Digitalisasi UMKM Kota Bogor Program pelatihan intensif bertajuk “Ekonomi Kreatif dan UMKM di Era Kecerdasan Buatan” yang diinisiasi oleh AIM ASEAN (AI for MSME Advancement in ASEAN) berhasil menarik minat ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Bogor. Acara yang terselenggara di Gedung DPRD Kota Bogor selama dua hari, pada 11 dan 12 November 2025, ini merupakan langkah kolaboratif antara pemerintah pusat, daerah, dan lembaga internasional untuk mendorong adaptasi teknologi di kalangan UMKM. Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah figur penting, di antaranya Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin, Staf Khusus Presiden RI Bidang UMKM dan Teknologi Digital Tiar Karbala, Staf Khusus Presiden RI Bidang Ekonomi Kreatif Yovie Widianto, serta tokoh penggerak ekonomi lokal seperti Pendiri Exobrooch Bunga Maharani dan Co-Founder Tempe Azaki Cucup Ruhiyat. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (Dinkukmdagin) Kota Bogor, Rahmat Hidayat, juga turut hadir. Dalam sambutannya, Staf Khusus Presiden Tiar Karbala menekankan bahwa transformasi digital adalah kunci utama bagi UMKM untuk maju. Ia memandang kecerdasan buatan (AI) sebagai alat bantu positif dan pemacu pertumbuhan yang sangat penting, bukan sebagai ancaman. “Melalui inisiatif ini, kami berharap teknologi AI yang kami kenalkan dapat membantu para pelaku UMKM melakukan peralihan ke digital, sehingga usaha mereka dapat berkembang lebih baik dan mencapai skala yang lebih besar,” jelas Tiar. Ia juga menggarisbawahi potensi besar Kota Bogor di sektor budaya, kuliner, dan pariwisata, yang dapat dimaksimalkan dengan dukungan teknologi. Menurutnya, prospek penerapan AI pada UMKM Bogor sangat cerah karena teknologi ini semakin mudah diakses dan diimplementasikan. Sejalan dengan pandangan tersebut, Stafsus Presiden Yovie Widianto menyambut AI sebagai kemajuan tak terelakkan dan mitra yang kuat untuk pengembangan usaha. Namun, Yovie mengingatkan pentingnya menjaga etika dan keseimbangan dalam penggunaannya. “Kita harus tetap berhati-hati. Jika terlalu bergantung pada alat, potensi manusia dikhawatirkan akan tergerus,” ujar Yovie, menyerukan agar teknologi dijadikan perangkat untuk mengoptimalkan kreativitas dan bukan sebaliknya. Menanggapi antusiasme tersebut, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin melihat pelatihan ini sebagai ikhtiar bersama untuk memicu kesadaran digital di tengah masyarakat. Jenal menegaskan, meskipun AI adalah perangkat yang memperluas peluang usaha melalui pemasaran digital, identitas dan jati diri usaha setiap pelaku UMKM harus tetap menjadi pondasi utama yang tidak dapat diubah oleh teknologi. Antusiasme masyarakat Bogor terhadap pelatihan ini sangat tinggi, terbukti dari 400 pendaftar yang membludak, melebihi kuota 300 peserta yang disiapkan. Jenal berharap, fokus dua hari kegiatan ini adalah praktik langsung dan bukan sekadar acara seremonial. Most Recent Posts Stafsus Presiden Dorong Transformasi Digital UMKM Bogor Lewat Pemanfaatan AI Ratusan Pelaku UMKM Bogor Dilatih Memanfaatkan AI, Senjata Terbaru di Pasar Digital Pemerintah Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pemanfaatan AI UMKM Bogor Manfaatkan AI Pacu Pertumbuhan Bisnis Lebih Cepat Category <lidata-term-id=”16″> BERITA & PUBLIKASI (17) <lidata-term-id=”1″> UMKM & Teknologi (7)
Ratusan Pelaku UMKM Bogor Dilatih Memanfaatkan AI, Senjata Terbaru di Pasar Digital

Hubungi Kami Ratusan Pelaku UMKM Bogor Dilatih Memanfaatkan AI, Senjata Terbaru di Pasar Digital Sumber: https://www.jpnn.com/news/ratusan-pelaku-umkm-bogor-dilatih-memanfaatkan-ai-senjata-terbaru-di-pasar-digital Reporter : Mesyia Muhammad I Redaktur : Dedi Sofian UMKM Bogor Ikuti Pelatihan Intensif Pemanfaatan AI bersama Staf Khusus Presiden Kegiatan panel diskusi dan pelatihan intensif mengenai pemanfaatan AI menghadirkan pembicara kelas nasional, yakni Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, serta Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif, Yovie Widianto. (Foto: Source for JPNN) Ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Bogor mengikuti pelatihan intensif mengenai pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) untuk meningkatkan daya saing di pasar digital. Acara bertajuk “Ekonomi Kreatif dan UMKM di Era Kecerdasan Buatan” tersebut digelar di Gedung DPRD Kota Bogor pada 11–12 November 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program AIM ASEAN (AI for MSME Advancement in ASEAN) Training, yang diselenggarakan oleh Kumpul bersama ASEAN Foundation bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bogor. AI sebagai Peluang, Bukan Ancaman Dalam sesi pembukaan, Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, menegaskan bahwa AI tidak seharusnya ditakuti para pelaku UMKM, melainkan dimanfaatkan sebagai peluang. “AI bukan ancaman untuk UMKM, melainkan akselerator. Kreativitas manusia tetap pusatnya, sementara AI mempercepat proses dan meningkatkan transparansi. Karena itu, pelaku UMKM tidak boleh menjauh dari kemudahan AI yang mampu mendorong pertumbuhan bisnis,” ujar Tiar, Rabu (12/11). Senada dengan itu, Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif, Yovie Widianto, menyoroti bagaimana AI dapat mendukung proses kreatif, namun tetap membutuhkan landasan etika yang kuat. “AI bisa mempermudah proses kreatif, tetapi etika serta penghargaan terhadap kreativitas harus dijaga. Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) adalah fondasi ekosistem AI yang sehat,” ujar Yovie. Dukungan Pemerintah Kota Bogor Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mustaqin, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif yang memberdayakan UMKM melalui teknologi. Ia berharap hasil pelatihan dapat diimplementasikan dalam operasional bisnis sehari-hari. “Kami merespons positif setiap langkah komunitas dalam memberdayakan UMKM. Saya meyakini UMKM Kota Bogor bisa berkembang pesat ketika memanfaatkan kemajuan teknologi,” ujarnya. Materi Pelatihan AIM ASEAN Pelatihan AIM ASEAN menghadirkan sembilan modul mendalam yang mencakup: Pengenalan dasar AI Konsep Large Language Model (LLM) Generative AI Penerapan AI dalam dunia kerja dan kehidupan sehari-hari Prinsip etika dan penggunaan AI yang bertanggung jawab Melalui pelatihan ini, UMKM diharapkan dapat segera mengimplementasikan berbagai alat AI untuk meningkatkan efisiensi operasional, memperluas jangkauan pasar, serta menciptakan inovasi produk di tengah persaingan ekonomi global. Most Recent Posts Dua Staf Khusus Presiden Dorong Pemanfaatan AI untuk UMKM dan Ekonomi Kreatif Kota Bogor Bogor Punya Potensi Besar, AIM ASEAN Dorong UMKM Manfaatkan AI untuk Kembangkan Usaha Lewat AIM ASEAN, Stafsus Presiden Dorong UMKM Bogor Manfaatkan Teknologi AI UMKM Bogor Didorong Go Digital, Pemkot Ajak Pelaku Usaha Berkolaborasi dengan AI untuk Naik Kelas Category BERITA & PUBLIKASI (27) UMKM & Teknologi (7)
Pemerintah Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pemanfaatan AI

Hubungi Kami Pemerintah Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pemanfaatan AI Sumber: https://wartaekonomi.co.id/read589680/pemerintah-dorong-umkm-naik-kelas-lewat-pemanfaatan-ai Penulis: Annisa Nurfitri I Editor: Annisa Nurfitri Ratusan UMKM Bogor Ikuti Pelatihan “Ekonomi Kreatif dan UMKM di Era Kecerdasan Buatan” Ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Bogor mengikuti pelatihan dan diskusi bertema “Ekonomi Kreatif dan UMKM di Era Kecerdasan Buatan” yang digelar di Gedung DPRD Kota Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (11/11/2025). Kegiatan ini menghadirkan dua Staf Khusus Presiden yang mendorong transformasi digital agar pelaku usaha lokal semakin adaptif terhadap teknologi Artificial Intelligence (AI). Acara berlangsung selama dua hari, 11–12 November 2025, dan diinisiasi oleh Kumpul bersama ASEAN Foundation bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bogor. Kegiatan ini merupakan bagian dari AIM ASEAN (AI for MSME Advancement in ASEAN) Training, sebuah pelatihan intensif untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan UMKM dalam memanfaatkan teknologi AI secara praktis dan bertanggung jawab. Hadir Dua Staf Khusus Presiden Dua Staf Khusus Presiden yang turut hadir yaitu: Tiar Nabilla Karbala, Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital Yovie Widianto, Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif Kehadiran keduanya menjadi daya tarik utama bagi para peserta karena memberikan perspektif strategis mengenai peran AI dalam memperkuat daya saing ekonomi kreatif dan UMKM di Indonesia. Dalam sambutannya, Tiar Nabilla Karbala menegaskan pentingnya kurva adaptasi teknologi bagi UMKM. “AI bukan ancaman untuk UMKM, melainkan akselerator. Kreativitas manusia tetap menjadi pusatnya, sedangkan AI hadir untuk mempercepat proses dan meningkatkan transparansi. Pelaku UMKM perlu beradaptasi agar tidak tertinggal.” Sementara itu, Yovie Widianto menyampaikan bahwa AI dapat menjadi mitra kreatif bagi pelaku usaha. “AI bisa mempermudah proses kreatif, tetapi etika dan penghargaan terhadap kreativitas harus tetap dijaga. Ekosistem ekonomi kreatif yang sehat hanya bisa terbentuk jika ada keseimbangan antara inovasi teknologi dan perlindungan hak kekayaan intelektual.” Materi Pelatihan AIM ASEAN Pelatihan AIM ASEAN mencakup sembilan modul pembelajaran komprehensif, antara lain: Pengenalan dasar AI Konsep Large Language Model (LLM) Generative AI Penerapan AI dalam dunia kerja dan kehidupan sehari-hari Prinsip etika penggunaan AI Praktik langsung bersama para ahli Selain materi teknis, kegiatan ini juga membuka ruang dialog antara UMKM dan pembuat kebijakan. Para peserta dapat menyampaikan tantangan dalam proses digitalisasi, seperti keterbatasan akses teknologi, kebutuhan permodalan, serta perlunya pelatihan yang berkelanjutan. Dukungan Pemerintah Kota Bogor Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mustaqin, menyambut baik terselenggaranya kegiatan ini dan menilai bahwa pelatihan berbasis teknologi mampu memperkuat daya saing UMKM lokal. “Pemerintah Kota Bogor mendukung penuh inisiatif yang dapat membantu UMKM naik kelas melalui teknologi. Kami yakin, ketika UMKM mampu memanfaatkan kemajuan teknologi seperti AI, maka ekonomi lokal akan tumbuh lebih cepat dan inklusif.” Membangun Ekosistem UMKM Berbasis Teknologi Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan lembaga internasional, pelatihan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam membangun ekosistem UMKM berbasis teknologi di Kota Bogor. AI tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu, tetapi juga menjadi katalis untuk memperluas peluang usaha dan mempercepat pertumbuhan ekonomi kreatif di tingkat daerah. Most Recent Posts Dua Staf Khusus Presiden Dorong Pemanfaatan AI untuk UMKM dan Ekonomi Kreatif Kota Bogor Bogor Punya Potensi Besar, AIM ASEAN Dorong UMKM Manfaatkan AI untuk Kembangkan Usaha Lewat AIM ASEAN, Stafsus Presiden Dorong UMKM Bogor Manfaatkan Teknologi AI UMKM Bogor Didorong Go Digital, Pemkot Ajak Pelaku Usaha Berkolaborasi dengan AI untuk Naik Kelas Category BERITA & PUBLIKASI (27) UMKM & Teknologi (7)
UMKM Bogor Manfaatkan AI Pacu Pertumbuhan Bisnis Lebih Cepat

Hubungi Kami UMKM Bogor Manfaatkan AI Pacu Pertumbuhan Bisnis Lebih Cepat Sumber:https:https://swa.co.id/read/465989/umkm-bogor-manfaatkan-ai-pacu-pertumbuhan-bisnis-lebih-cepat?preview=8e6j37b7jppey3dxz2rn Editor Teguh Sri Prambudi Oleh Darandono Diskusi panel “Ekonomi Kreatif dan UMKM di Era Kecerdasan Buatan” yang digelar 11–12 November 2025 di Gedung DPRD Kota Bogor. (Ist) Di tengah laju digitalisasi yang kian cepat, pelaku UMKM tak lagi bisa berpaling dari teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Menyadari hal itu, ratusan UMKM Kota Bogor antusias mengikuti kegiatan panel diskusi dan pelatihan bertajuk “Ekonomi Kreatif dan UMKM di Era Kecerdasan Buatan” yang digelar pada 11–12 November 2025 di Gedung DPRD Kota Bogor. Acara ini tak sekadar memperkenalkan teknologi masa depan, tetapi juga membuka jalan bagi UMKM untuk bertransformasi digital secara nyata, dengan kehadiran dua Staf Khusus Presiden (Tiar Nabilla Karbala dan Yovie Widianto), yang mendorong kolaborasi antara inovasi, kreativitas, dan pemberdayaan ekonomi lokal. Dalam paparannya, Tiar Nabilla Karbala menegaskan bahwa AI bukanlah sesuatu yang harus ditakuti, melainkan akselerator yang mampu mempercepat pertumbuhan bisnis. “UMKM tidak boleh menjauh dari AI. Justru, dengan memahami dan memanfaatkannya secara tepat, pelaku usaha bisa meningkatkan efisiensi, kreativitas, dan daya saing,” kata Tiar Nabilla dalam siaran pers yang diterima SWA.co.id, Selasa (11/11/2025). Yovie Widianto menambahkan dari perspektif ekonomi kreatif teknologi seharusnya tidak menggantikan kreativitas manusia, melainkan memperkuatnya. “AI bisa mempermudah proses kreatif, tapi etika dan penghargaan terhadap orisinalitas tetap harus dijaga,” tutur Yovie. Kegiatan ini merupakan bagian dari program AIM ASEAN (AI for MSME Advancement in ASEAN), hasil kolaborasi antara Kumpul, ASEAN Foundation, dan Pemerintah Kota Bogor. Program ini dirancang sebagai pelatihan intensif yang menggabungkan teori dan praktik langsung, dengan sembilan modul komprehensif, mulai dari pengenalan dasar AI, konsep Large Language Model (LLM) dan Generative AI, hingga implementasi etis dan bertanggung jawab di dunia kerja. Para peserta tidak hanya diperkenalkan pada istilah teknis, tetapi juga diajak untuk mengidentifikasi peluang penggunaan AI dalam bisnis mereka, dari pengelolaan stok dan layanan pelanggan otomatis hingga ide konten pemasaran berbasis data. Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mustaqin, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif ini. Menurutnya, pemberdayaan UMKM melalui pemanfaatan teknologi adalah langkah strategis agar pelaku usaha lokal bisa naik kelas. “UMKM Bogor punya potensi besar. Dengan sentuhan teknologi, mereka bisa lebih adaptif dan kompetitif, tidak hanya di pasar lokal, tapi juga regional,” ujarnya. Gelombang AI sudah tidak bisa dibendung. Namun, seperti ditekankan para pembicara, kunci utamanya bukan sekadar menguasai teknologi, melainkan memahami perannya untuk memperkuat nilai manusia di dalamnya. AI mungkin mampu menulis, menggambar, bahkan menganalisis data lebih cepat dari manusia, tetapi kreativitas, empati, dan intuisi tetap menjadi keunggulan manusia yang tak tergantikan. Program ini menjadi bukti nyata bahwa transformasi digital UMKM bukan sekadar jargon. Di Bogor, perubahan itu mulai nyata, dimulai dari pelatihan, kolaborasi lintas sektor, dan tekad untuk menjadikan AI bukan ancaman, melainkan katalis pertumbuhan ekonomi kreatif yang inklusif. (*) Most Recent Posts Lewat AIM ASEAN, Stafsus Presiden Dorong UMKM Bogor Manfaatkan Teknologi AI UMKM Bogor Didorong Go Digital, Pemkot Ajak Pelaku Usaha Berkolaborasi dengan AI untuk Naik Kelas Dukung Peningkatan Daya Saing, UMKM Kota Bogor Dapat Pelatihan Teknologi AI Stafsus Presiden RI: “Bogor Bisa Mendunia” Lewat AI, Digitalisasi Jadi Kebutuhan UMKM Category BERITA & PUBLIKASI (25) UMKM & Teknologi (7)
