Ekraf Tech Summit 2025: Sinergi Lintas Sektor Bangun Ekosistem Ekonomi Kreatif Berkelanjutan

Ekraf Tech Summit 2025 hadir sebagai panggung strategis yang menegaskan pentingnya sinergi antara kreativitas dan teknologi dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.

Diselenggarakan oleh Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf), forum ini menjadi titik temu bagi para inovator dan penggerak perubahan dari pemerintah pusat dan daerah, regulator, pelaku industri, asosiasi, akademisi, hingga investor dan startup, untuk merumuskan arah baru ekonomi kreatif digital Indonesia yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Dalam forum strategis tersebut, Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, hadir mewakili pemerintah untuk memastikan transformasi ekonomi kreatif dan digital sejalan dengan agenda penguatan UMKM nasional.

Kehadiran Tiar menegaskan pentingnya integrasi kebijakan lintas kementerian agar UMKM tak sekadar menjadi objek, tetapi juga aktor utama dalam ekosistem ekonomi kreatif berbasis teknologi.

“Melalui sinergi kebijakan, kolaborasi lintas sektor, dan penguatan peran UMKM, pemerintah berharap ekonomi kreatif berbasis teknologi dapat memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Tiar dalam siaran pers yang diterima SWA.co.id, Jumat (19/12/2025).

Mengusung tema Creative Technology for Smarter Mobility”, Ekraf Tech Summit 2025 menjadi wadah strategis untuk membahas perkembangan teknologi kreatif di sektor transportasi dan mobilitas cerdas.

Forum ini tak sekadar ruang diskusi kebijakan, tetapi juga ajang konsolidasi ekosistem melalui penandatanganan MoU, diskusi panel, awarding, serta pameran dan pitching inovasi teknologi karya anak bangsa.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, Ekraf Tech Innovation Challenge 2025 menghadirkan kompetisi inovasi di sektor transportasi dan smart mobility. Dari sepuluh finalis, tiga inovator terbaik mendapat kesempatan fasilitasi dan pendanaan untuk mengakselerasi pilot project pada 2026.

Kegiatan ini turut melibatkan mitra strategis seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Global Green Growth Institute (GGGI), berbagai kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, asosiasi industri, investor, serta ekosistem startup dan akademisi.

Kolaborasi multipihak ini menjadi fondasi penting untuk memperkuat inovasi nasional, mendorong transformasi teknologi, dan menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang berdaya saing global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *