Sumber: https://kabargarut.pikiran-rakyat.com/kabar-garut/pr-3219822723/tingkatkan-daya-saing-di-era-digital-pelaku-umkm-garut-didorong-manfaatkan-kecerdasan-digital
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM agar mampu beradaptasi dan bersaing di era digital, di antaanya dengan memanfaatkan kecerdasan digital . Hal tersebut ditegaskan Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, saat membuka kegiatan Diskusi Panel bertema “Strategi Transformasi UMKM di Era Kecerdasan Buatan (AI)” yang digelar di Gedung Pendopo Garut, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Kamis, 27 November 2025.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 27–28 November 2025, ini diikuti oleh 161 pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha di Kabupaten Garut. Para peserta akan mendapatkan pendampingan, materi, dan praktik terkait penerapan teknologi kecerdasan buatan untuk meningkatkan daya saing usaha mereka.
Dalam sambutannya, Bupati Syakur menegaskan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Garut. Selain menggerakkan roda ekonomi lokal, UMKM juga menjadi penyedia lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Ia menyebut data Dinas Koperasi Kabupaten Garut yang mencatat sedikitnya 178.821 unit UMKM telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).
“Sejatinya di Kabupaten Garut hari ini, menurut data Dinas Koperasi, 178.821 unit usaha memiliki NIB. Kalau saya bilang Garut adalah kota UMKM,” ujar Syakur.
Ia menekankan, Pemkab Garut berkomitmen penuh dalam membuka akses pertumbuhan bagi sektor UMKM. Salah satu program yang telah berjalan ialah Wira Hebat, yang bertujuan mempermudah permodalan serta mengurangi hambatan-hambatan administrasi. Namun, menurutnya, modal saja tidak cukup karena tantangan UMKM juga mencakup pemasaran dan operasional.
“Maka dari itu kita sangat gembira karena ada bantuan dalam memberikan pemahaman untuk kita semua. Ujungnya akan ada benefit yang konkret untuk mengurangi hambatan operasional dan marketing, salah satunya melalui workshop Transformasi UMKM di Era Kecerdasan Buatan,” tambahnya.
Bupati Syakur juga menyoroti pentingnya konsistensi dalam memanfaatkan teknologi digital. Menurutnya, digitalisasi bukan hanya tren, melainkan kebutuhan agar UMKM mampu bersaing dan bertumbuh. Ia berharap kegiatan ini terus berlanjut melalui kolaborasi lintas instansi sehingga strategi pengembangan UMKM ke depan menjadi lebih efisien dan tepat sasaran.
Panel diskusi tersebut turut menghadirkan Staf Khusus Presiden RI bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar N. Karbala, yang memaparkan berbagai program dukungan pemerintah pusat. Ia menjelaskan pihaknya berperan sebagai badan layanan umum (BLU) di bawah Kementerian UMKM untuk menyediakan dan memfasilitasi berbagai kebutuhan UMKM dari Sabang sampai Merauke.
“Salah satu fokus kami adalah menaikkan kelas UMKM melalui ekspor,” ucap Tiar.
Menurut Tiar, agar dapat menembus pasar global, pelaku UMKM harus memastikan kualitas produk, kemampuan produksi massal, serta memenuhi seluruh persyaratan administrasi seperti sertifikasi izin. Pihaknya berkomitmen mendampingi UMKM memenuhi syarat tersebut, sebelum kemudian mencarikan pasar tujuan ekspor.
Tiar juga mengajak UMKM Garut untuk berani membawa produk mereka ke kancah internasional, sebab produk Indonesia tak kalah bersaing dengan produk global. Keberanian dan kesiapan, katanya, adalah kunci momentum untuk naik kelas.
Antusiasme juga terlihat dari para peserta, salah satunya Jang Ipan, pelaku usaha Cokusi Kameumeut. Ia mengaku mendapatkan wawasan baru yang sangat bermanfaat dari kegiatan ini, terutama terkait bagaimana kecerdasan buatan dapat membantu UMKM berkembang lebih cepat dan lebih efektif.
“Benefitnya luar biasa. Selain menambah wawasan tentang AI, kita bisa memahami bagaimana teknologi ini membantu UMKM untuk terus tumbuh dan naik kelas, sesuai tema kegiatan ini,” ujar Jang Ipan. Ia berharap seluruh UMKM Garut dapat mempersiapkan diri untuk ekspor dan terus berkembang, serta meminta Pemkab Garut menyelenggarakan lebih banyak kegiatan edukatif serupa. Menurutnya, kegiatan ini menjadi dorongan besar bagi pelaku UMKM untuk bertransformasi dan semakin kompetitif di era digital.