Dari Fashion ke Minuman Sehat: Transformasi Sukses Erma Menggunakan AI untuk Usaha Susu Almond dan Kurma

Hubungi Kami Dari Fashion ke Minuman Sehat: Transformasi Sukses Erma Menggunakan AI untuk Usaha Susu Almond dan Kurma Bogor – Botol-botol susu berwarna cokelat keemasan tersusun rapi di atas meja dapur. Aroma kurma yang manis berpadu dengan susu segar, menghadirkan suasana hangat di rumah sederhana milik Erma Kurais. Bagi sebagian orang, ini mungkin hanya minuman biasa. Namun bagi Erma, seorang ibu rumah tangga, susu kurma adalah simbol perjuangan dan ketekunan.Sebelum menekuni usaha ini, Erma sempat mencoba peruntungan di dunia fashion. Ia menjual pakaian, mengikuti tren, dan bermimpi membangun bisnis sendiri. Namun, perlahan ia sadar bahwa usaha tersebut membutuhkan modal besar. Biaya model, foto produk, hingga peralatan promosi terasa memberatkan. Ketika pandemi COVID-19 datang pada 2020, usaha fashion yang dijalani Erma benarbenar terhenti.  Di tengah situasi sulit tersebut, suaminya memberi saran sederhana untuk mencoba berjualan susu kurma. Tanpa rencana matang, tanpa strategi rumit, Erma mulai meracik minuman itu sendiri di dapur rumah. Produksi pertamanya hanya lima botol susu kurma dan pembelinya adalah para tetangga saja. Mereka bilang rasanya sangat enak dan menyegarkan. Dari obrolan mulut ke mulut, pesanan susu kurma mulai berdatangan. Erma lalu berinisiatif membuat akun Instagram sederhana untuk promosi. Foto produknya masih biasa saja, hanya botol bertulisan tanpa banyak hiasan. Namun, rasa dan konsistensi yang ia jaga membuat orang kembali membeli. Dalam sebulan, omzet usahanya berkisar lima hingga enam juta rupiah. Produksirutin  mencapai tiga ratus botol dan bisa naik hingga lima ratus botol saat bulan Ramadan. Meski begitu, Erma juga merasakan naik turunnya penjualan. Pada bulan-bulan tertentu seperti Agustus atau Februari, ketika kebutuhan sekolah meningkat, pesanan biasanya berkurang. Perjalanan Erma tidak hanya soal bertahan, tetapi juga soal belajar beradaptasi. Salah satuperubahan besar datang ketika ia mulai memanfaatkan teknologi AI. Dulu, Erma kesulitan membuat materi promosi yang menarik. Sekarang, dengan bantuan AI, ia bisa menampilkan gambar kurma dan almond yang lebih hidup dan profesional. “Rasanya seperti jadi pintar dadakan,” katanya sambil tersenyum. Bagi Erma, teknologi bukan sesuatu yang menakutkan. Justru sebaliknya, AI sangat membantunya berjualan dengan lebih mudah dan efisien. Ia bisa lebih fokus pada kualitas produk, sedangkan urusanvisual dan promosi menjadi lebih ringan. Kemudian, Erma bereksplorasi dengan menambahkan varian susu almond. Minuman sehat ini semakin diminati, terutama oleh mereka yang peduli dengan gaya hidup sehat. Produk susu almond ini yang hingga saat ini ternyata paling digandrungi masyarakat. Karena produk susu milik Erma tidak lagi identik dengan kurma, ia justru mengubah akun instagram yang tadinya sederhana dan belum mengandung merek, dengan nama @almondmilk_hisyam yang saat ini memiliki postingan postingan produk estetik hasil bantuan penggunaan AI. Kini, hampir lima tahun berjalan, Erma telah memiliki beberapa reseller dan pelanggan setia. Hari ini, susu kurma dan susu almond buatannya dijual seharga lima belas ribu rupiah perbotol. Harga yang terjangkau, rasa yang bersahabat, dan proses yang dijalani dengan disiplin menjadikannya dipercaya banyak orang. Dan setiap pagi, ketika Erma kembali berdiri di dapur rumahnya, ia berdiri sebagai pemenang. Bukan karena usahanya besar, tetapi karena ia tidak berhenti melangkah saat dunia berhenti bergerak. Dari dapur sederhana itu, Erma membuktikan bahwa UMKM tidak lahir dari keberuntungan, melainkan dari keberanian menghadapi hari demi hari. Seperti susu almond dan kurma yang ia racik dengan tangannya sendiri, tenang, sederhana, namun menguatkan, usaha Erma terus mengalir. Pelan, konsisten, dan tak tergoyahkan. Sebuah kemenangan kecil yang nyata, dan karena itulah, sungguh heroik. Most Recent Posts Pemerintah Dorong UMKM Perkuat Identitas Digital Lewat Domain untuk Naik Kelas Asosiasi Domain Internet dan Tiar Nabilla Karbala Memacu UMKM Naik Kelas PANDI Perkuat Daya Saing UMKM Lewat Digitalisasi Primajasa Teguhkan Komitmen Pendidikan Nasional Category BERITA & PUBLIKASI (58) UMKM & Teknologi (12)