PANDI Perkuat Daya Saing UMKM Lewat Digitalisasi

Warta Ekonomi, Jakarta – Pemerintah mendorong percepatan digitalisasi UMKM sebagai bagian dari penguatan ekonomi digital nasional dengan menghadirkan Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, dalam Registry Registrar CEO Meeting 2026 yang diselenggarakan Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) di Semarang, Jawa Tengah.

Tiar Nabilla Karbala hadir sebagai narasumber pada sesi Business Insight and Discussion yang berlangsung di Hotel PO Kota Semarang, Rabu (14/1). Forum tersebut membahas peran identitas domain dalam memperluas akses digital serta meningkatkan daya saing UMKM, koperasi, dan sektor pendidikan di tengah perkembangan ekonomi digital.

Dalam forum itu, Tiar menyampaikan bahwa digitalisasi usaha, termasuk pemanfaatan domain dan website, merupakan bagian dari infrastruktur ekonomi digital yang strategis dan perlu dipahami secara menyeluruh oleh pelaku usaha.

“Pada forum Business Insight ini, pemerintah ingin mendorong pemahaman bersama bahwa digitalisasi usaha melalui pemanfaatan domain atau website merupakan bagian dari infrastruktur ekonomi digital yang strategis. Identitas domain yang kuat dapat menjadi pintu masuk bagi UMKM, koperasi, dan institusi pendidikan untuk meningkatkan kredibilitas, memperluas jangkauan pasar, serta mendorong pertumbuhan usaha yang berdaya saing,” ujar Tiar.

Warta Ekonomi, Jakarta –

Pemerintah mendorong percepatan digitalisasi UMKM sebagai bagian dari penguatan ekonomi digital nasional dengan menghadirkan Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, dalam Registry Registrar CEO Meeting 2026 yang diselenggarakan Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) di Semarang, Jawa Tengah.

Tiar Nabilla Karbala hadir sebagai narasumber pada sesi Business Insight and Discussion yang berlangsung di Hotel PO Kota Semarang, Rabu (14/1). Forum tersebut membahas peran identitas domain dalam memperluas akses digital serta meningkatkan daya saing UMKM, koperasi, dan sektor pendidikan di tengah perkembangan ekonomi digital.

Dalam forum itu, Tiar menyampaikan bahwa digitalisasi usaha, termasuk pemanfaatan domain dan website, merupakan bagian dari infrastruktur ekonomi digital yang strategis dan perlu dipahami secara menyeluruh oleh pelaku usaha.

“Pada forum Business Insight ini, pemerintah ingin mendorong pemahaman bersama bahwa digitalisasi usaha melalui pemanfaatan domain atau website merupakan bagian dari infrastruktur ekonomi digital yang strategis. Identitas domain yang kuat dapat menjadi pintu masuk bagi UMKM, koperasi, dan institusi pendidikan untuk meningkatkan kredibilitas, memperluas jangkauan pasar, serta mendorong pertumbuhan usaha yang berdaya saing,” ujar Tiar.

Sesi Business Insight and Discussion dalam Registry Registrar CEO Meeting 2026 turut menghadirkan sejumlah pemangku kepentingan dari pemerintah dan lembaga pendukung ekosistem digital. Narasumber berasal dari Kementerian Koperasi, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, serta SMESCO Indonesia.

Para pembicara membahas berbagai isu strategis, mulai dari peran identitas domain dalam mendukung digitalisasi koperasi dan sektor pendidikan, hingga pemanfaatan data dan insight UMKM sebagai dasar perumusan kebijakan serta pengambilan keputusan bisnis yang lebih tepat sasaran.

Melalui penyelenggaraan Registry Registrar CEO Meeting 2026, PANDI menargetkan penguatan kolaborasi antara pemerintah, registrar, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendorong pertumbuhan dan pemanfaatan domain .id. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung percepatan transformasi digital nasional serta memperkuat daya saing UMKM dan sektor strategis lainnya di era ekonomi digital.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *