Sumber: https://www.merdeka.com/uang/stafsus-presiden-dorong-transformasi-umkm-digital-garut-melalui-pemanfaatan-teknologi-ai-500200-mvk.html?page=4
Staf Khusus Presiden RI Tiar N Karbala mendorong pelaku UMKM Digital Garut untuk beradaptasi dengan teknologi, termasuk AI, demi meningkatkan daya saing dan pertumbuhan usaha.
Staf Khusus Presiden RI Bidang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta Teknologi Digital, Tiar N Karbala, baru-baru ini mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Dorongan ini bertujuan agar UMKM setempat dapat memanfaatkan teknologi digital secara optimal. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara diskusi bertema “Strategi Transformasi UMKM di Era Kecerdasan Buatan (AI)”. Kegiatan penting ini berlangsung di Gedung Pendopo Kabupaten Garut pada Kamis, 27 November. Tujuannya jelas untuk mendekatkan teknologi langsung kepada para pelaku usaha di tingkat daerah.
Pemanfaatan teknologi digital, termasuk Kecerdasan Buatan (AI), diharapkan dapat membantu UMKM tumbuh dan bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Langkah strategis ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengakselerasi program-program Presiden untuk kemajuan ekonomi nasional.
Tiar N Karbala menekankan bahwa kehadiran Stafsus Presiden di daerah adalah untuk memastikan teknologi digital dapat diakses langsung oleh UMKM. Ini merupakan bagian dari fungsi utama mereka dalam mendukung pengembangan usaha. Pendekatan langsung ini diharapkan dapat mempercepat proses adopsi teknologi.
Peserta UMKM Garut dihadirkan untuk mendapatkan pemahaman mendalam mengenai pemanfaatan teknologi. Pengetahuan ini krusial agar usaha mereka dapat berkembang pesat dan menghasilkan keuntungan optimal. Edukasi yang komprehensif menjadi kunci keberhasilan transformasi digital.
“Kehadiran kami di sini justru memang fungsinya untuk mendekatkan teknologi itu langsung kepada para UMKM di daerah,” kata Tiar N Karbala. Ia menambahkan bahwa teknologi seperti AI menawarkan banyak manfaat instan dan praktis yang bisa langsung digunakan oleh UMKM. Ini membuka peluang baru bagi inovasi produk dan layanan.
Produk UMKM di Garut, mulai dari berbagai jenis kuliner hingga ekonomi kreatif, sangat beragam. Potensi besar ini harus terus didorong agar memiliki daya saing kuat di pasar domestik maupun internasional. Digitalisasi adalah jembatan menuju pasar yang lebih luas.
Pemerintah tidak hanya mendorong, tetapi juga mendatangkan praktisi, asosiasi, dan kementerian terkait. Hal ini bertujuan memberikan manfaat konkret bagi pelaku UMKM di Garut. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan menciptakan ekosistem yang mendukung.
Tiar N Karbala menjelaskan bahwa Stafsus Presiden membantu mengakselerasi agar UMKM lebih banyak mendapatkan materi pengembangan usaha. Ini penting untuk memastikan mereka siap menghadapi tantangan era digital. Kesiapan UMKM menjadi prioritas utama.
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, turut menyampaikan bahwa kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut akan menggerakkan UMKM untuk berinovasi. Mereka diharapkan dapat mengembangkan produk menggunakan teknologi digital. Inovasi adalah kunci pertumbuhan berkelanjutan.
“Bagaimana kita mencoba mengurangi hambatan dalam bidang operasional dan marketing dengan menggunakan teknologi, salah satunya dengan workshop Strategi Transformasi UMKM di Era Kecerdasan Buatan,” ujar Bupati Syakur. Ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memajukan UMKM.
Dinas Koperasi dan UKM Garut melaporkan adanya 178.821 unit usaha yang telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). Jumlah ini menunjukkan kontribusi signifikan UMKM terhadap perekonomian lokal dan penciptaan lapangan kerja. UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah.
Pemerintah Kabupaten Garut berkomitmen penuh membantu UMKM agar terus tumbuh dan berkembang. Berbagai program telah dilaksanakan, termasuk inisiatif unggulan bernama “Wira Hebat”. Program ini menjadi bukti nyata dukungan pemerintah.
Program “Wira Hebat” dirancang untuk mengurangi hambatan, memberikan dukungan permodalan, serta memfasilitasi marketing dan operasional berbasis digital. Ini adalah langkah nyata dalam mendukung UMKM agar lebih adaptif dan kompetitif di era modern.
“Ini tidak bisa lagi kita dengan hanya konvensional, ketika ada konsep digitalisasi saya sangat semangat sekali, karena itu yang dibutuhkan masyarakat Garut,” kata Bupati Syakur. Beliau sangat antusias dengan transformasi digital ini sebagai solusi masa depan bagi UMKM Garut.