Stafsus Presiden Dorong Transformasi Digital UMKM Bogor Lewat Pemanfaatan AI

Sumber: https://www.metrobogor.com/bisnis/107116236432/staf-khusus-presiden-dorong-pelaku-umkm-kota-bogor-adopsi-teknologi-ai?page=2

 

Mendorong Adaptasi AI, Stafsus Presiden Dorong Pelaku UMKM Bogor Memperkuat Daya Saing Digital

Para pemangku kepentingan, termasuk Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, serta Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif, berkumpul dalam pelatihan AIM ASEAN (AI for MSME Advancement in ASEAN) dengan tema “Ekonomi Kreatif dan UMKM di Era Kecerdasan Buatan.” Acara yang berlangsung selama dua hari, 11-12 November 2025, di Gedung DPRD Kota Bogor ini, diikuti oleh ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari Kota Bogor.

Turut memeriahkan dan memberikan pandangan, kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin, Stafsus Presiden Tiar Karbala (Bidang UMKM dan Teknologi Digital), Stafsus Presiden Yovie Widianto (Bidang Ekonomi Kreatif), Pendiri Exobrooch Bunga Maharani, Co-Founder Tempe Azaki Cucup Ruhiyat, dan Kepala Dinkukmdagin Kota Bogor Rahmat Hidayat.

Tiar Karbala menegaskan bahwa peran teknologi sangat krusial dalam menopang kemajuan UMKM, terutama di Kota Bogor. Beliau menyatakan, “Kami sangat berharap agar Kecerdasan Buatan (AI) yang kami perkenalkan melalui inisiatif ini dapat memfasilitasi transformasi digital UMKM, sehingga mampu mengembangkan usaha mereka ke jenjang yang lebih tinggi.” Tiar menggarisbawahi bahwa kunci utama kemajuan UMKM terletak pada kesediaan untuk bertransformasi digital dan memanfaatkan teknologi yang kini semakin mudah diakses seiring waktu berjalan. Ia juga menyoroti keunggulan Kota Bogor yang kaya akan budaya, kuliner, pariwisata, sebagai potensi besar yang siap diangkat melalui dukungan teknologi. Prospek implementasi AI untuk UMKM Bogor dinilai sangat cerah, dengan potensi pemanfaatan yang lebih luas di berbagai sektor lokal.

Sementara itu, Stafsus Presiden Yovie Widianto menyampaikan pandangannya bahwa AI merupakan lompatan kemajuan teknologi yang berpotensi menjadi mitra dan alat pengembangan usaha yang hebat. Namun, beliau menekankan pentingnya menjaga keseimbangan etika dalam penggunaannya. Yovie mengingatkan agar jangan sampai ketergantungan berlebihan pada AI justru “menggilas” potensi dan kreativitas sumber daya manusia. Beliau berpesan agar AI dijadikan perangkat yang mengoptimalkan kreativitas UMKM.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menyambut baik pelatihan ini sebagai bentuk ikhtiar kolaboratif antara pemerintah pusat dan Pemkot Bogor untuk memacu kesadaran masyarakat terhadap teknologi. Jenal menegaskan bahwa meskipun AI adalah fasilitas yang memperluas peluang usaha melalui pemasaran digital, identitas dan karakter unik dari setiap usaha harus tetap dipertahankan sebagai fondasi utama yang tidak dapat dimodifikasi oleh AI. Tingginya antusiasme terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 400 orang, melebihi kuota 300 yang disediakan, menunjukkan keinginan kuat masyarakat untuk belajar. Beliau berharap dua hari pelatihan ini berfokus pada praktik nyata dan bukan sekadar acara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *